BINTANG Untuk ANGKASA

BINTANG Untuk ANGKASA
Ryan Bimantara


__ADS_3

...~Happy Reading~...


"Bi!"


Langkah laki Bintang berhenti, ia membalik badan dan melihat kekasih nya tengah berjalan ke arah nya dengan seorang gadis.


"Kenapa kamu semakin menghindari ku?" tanya laki laki itu yang tak lain dan tak bukan adalah Bima.


"Bukan aku yang menghindari mu, tapi kamu yang melupakan ku!" ucap Bintang dengan raut wajah datar nya.


"Bi.. "


"Bim, aku rasa hubungan kita udah gak sehat, bagaimana kalau—"


"Sehat Bi, kita baik baik saja. Jangan bicara sembarangan! Aku gak suka Bi!" potong Bima dengan cepat menggenggam tangan Bintang.


"Bisakah lo pergi? Apa lo mau jadi setan disini?" tanya Bintang melirik datar pada gadis yang sejak tadi berdiri di samping kekasih nya.


"Kami itu harus pergi, karena ada—"


"Oh begitu, pergilah kalian! Kita bisa bicara lain waktu!" ucap Bintang malas mendengarkan alasan alasan dari Tania dan juga Bima yang selalu memiliki banyak waktu untuk berdua.

__ADS_1


"Bi.. "


"Pergilah! Waktu kalian sangat berharga bukan." sindir Bintang mengepalkan tangan nya erat, "Temui aku saat pulang sekolah!" imbuh Bintang menepuk dada bidang Bima sekilas.


"Pulang sekolah kita harus ke toko buku!" saut Tania dengan cepat.


"Oh ya? Woahhh ckckck!" Bintang langsung menggelengkan kepala nya seraya memberikan tepuk tangan menatap laki laki yang sudah menjadi kekasih nya dalam beberapa tahun ini, ternyata begitu sibuk dengan gadis lain.


Bohong bila Bintang tidak sakit hati. Bohong bila Bintang tidak ingin menangis saat ini, nyatanya hatinya begitu sakit dan terasa sangat sesak. Namun, apa daya, dirinya tidak ingin terlihat lemah.


"Perut gue mules btw. Jadi gue ke toilet dulu ya. Kalian have fun!" ujar Bintang pura pura lalu ia segera pergi begitu saja tanpa menunggu jawaban atau respon dari Bima.


Brukk!


"Raka, hiks hiks hiks." Bintang langsung memeluk Raka dan menumpahkan rasa sesak nya di sana.


Tentu saja hal itu membuat semua orang terkejut, termasuk seorang wanita yang sedang berdiri di samping Raka, diam diam ia mengepalkan tangannya dan mencoba untuk meredam emosi agar tidak meledak.


"Lo kenapa?" tanya Raka melepaskan pelukan Bintang, "Dia bikin ulah lagi?"


Dia yang di maksud oleh Raka adalah Angkasa.

__ADS_1


"Gue capek Ka hiks hiks. Gue capek kaya gini terus! Gue mau putus hiks hiks!" ucap Bintang terisak.


What! Tunggu? Putus? batin Ryana, maksudnya putus dari siapa? apakah Bintang menjalin hubungan dengan suami nya? Memikirkan hal itu, seketika membuat darah Ryana semakin mendidih.


"Kalian ngobrol aja berdua! Gue cabut!" cetus Ryana lalu ia memilih untuk langsung pergi.


"Ehh!" Bintang terkejut dan baru sadar bahwa sejak tadi ada Ryana, "Na tunggu!" seru nya namun Ryana tidak perduli dan masih terus berjalan dengan begitu cepat.


"Udah gapapa, sekarang cerita kenapa lo nangis?" Raka mengajak Bintang untuk berbicara di kursi yang berada di taman.


Dan disitulah Bintang menceritakan semua hal tentang Bima dan Tania. Membuat tangisnya kembali pecah dan amarah nya kembali meluap.


"Jadi, lo pacaran sama Ryan?" pekik Raka terkejut karena baru tahu, bahwa adik nya berpacaran dengan ketua OSIS. sedangkan yang ia tahu adalah ketua OSIS itu saudara ipar nya.


"Kok jadi Ryan sih! Bukan Ryan Ka, tapi Bima, ketua OSIS. Kalau Ryan dia kan ketua kelas," ralat Bintang menghela napas berat.


"Iya ketua OSIS itu namanya Ryan, Ra!" jelas Raka ikut menarik napas panjang, "Ryan Bimantara kan? Dia saudara kembar nya Ryana, istri gue!"


"What!" pekik Bintang kini terkejut. Ia tidak menyangka Bahwa ternyata kekasih nya memiliki saudara kembar. dan saudara kembar nya adalah istri dari Raka, kakak nya sendiri.


'Apakah ini yang di maksud, dunia tak selebar daun kelor. Mengapa kami saling berhubungan seperti ini?' gumam Bintang dalam hati nya.

__ADS_1


...~To be continue... ...


__ADS_2