
Raffi baru saja selesai menangani pasien-pasiennya.Dia berlalu dari ruangan itu dan hendak ingin kembali ke dalam ruangan nya.
Lorong rumah sakit yang sudah sepi membuat nya bisa menemukan suatu ke janggalan di salah satu depan ruangan pasien .
Sudah tengah malam,biasanya tidak di perbolehkan lagi keluarga pasien berada di luar ruangan.
Tetapi mata raffi menangkap sesosok tubuh yang sedang duduk di atas kursi.dia berjalan mendekat.
ternyata seorang gadis yang sedang tidur meringkuk kedinginan.kepalanya bersandar lemas ke tepi kursi yang di duduki nya.
Raffi ingin membangun kan gadis itu untukmenyuruh nya masuk ke dalam ruangan.
dengan tidak sadar hannum menyibak rambut yang terurai menutupi wajah nya. Raffi kaget ternyata gadis itu adalah hannum.
Dia memandangi wajah hannum yang ter tidur lelap sekali karena kelelahan.Namun dirinya masih terlihat sangat cantik walaupun sedang tidak memakai riasan apapapun di wajahnya.
Raffi merasa kasihan melihat hannum meringkuk kedinginan di luar sini.dia bergegas menuju ke ruangan nya untuk mengambil kan hannum selimut miliknya .
saat raffi membawakan selimut nya untuk hannum.Tidak ada seorang pun yang melihat nya,karena saat ini sudah tengah malam.dan kondisi rumah sakit sudah sangat sepi.
Setelah sampai di depan ruang rawat bu ririn.
raffi segera membaring kan tubuh hannum yang sedari tadi tidur dengan posisi duduk. Dan memakai kan selimut nya pada hannum.Tubuh hannum merasa hangat karena sesuatu yang tebal kini menyelimuti tubuh nya.
Raffi mengelus lembut pipi gadis di hadapan nya itu.Ntah mengapa dia merasa sangat nyaman berada di dekat nya. hati nya merasa tenang ketika menatap wajah hannum.
Setelah beberapa menit memandangi wajah hannum. raffi berjalan ke ruangan nya untuk ber istirahat.
Ke esokan pagi nya..
Raffi masuk ke dalam ruangan bu ririn untuk memeriksa bagaimana kondisinya.
Alhamdulillah ternyata pagi ini bu ririn sudah siuman dan detak jantung nya juga sudah mulai stabil.
Raffi bertanya pada bu ririn bagaimana diri nya bisa pingsan dan apa saja yang telah di makan bu ririn semalam.
__ADS_1
Bu ririn menjawab dia semalam memang sangat merasa lelah ketika sepulang mengajar dari sekolah . Bu ririn bercerita apa saja yang dia makan semalam.
"saya Kemaren makan pagi dengan sarapan lontong .kemudian di sekolah saya cuma mesan nasi dan telur dadar saja. dan ketika makan sore saya makan nasi bungkus dengan lauk daging rendang yang dibelikan anak saya di jalan sepulang dari rumah teman nya." jawab bu ririn.
Dokter raffi tersenyum dan mengangguk kan kepalanya mendengar jawaban dari bu ririn ternyata penyebab dirinya pingsan akibat darah tinggi nya naik, Karena dia memakan daging sapi.makanan ini sangat berbahaya untuk yang menderita penyakit kolesterol dan jantung.
"Pantes saja ibu tadi malam pingsan,ternyata karena makan daging sapi kan "ujar dokter raffi tersenyum kecil pada mama nya hannum.
"hehe iya dok.. Padahal saya makan daging nya cuma dikit doang. Tapi bisa langsung pingsan ya"jawab mama hannum membela diri.
"Bukan masalah sedikit atau tidak nya bu..tapi Penyakit yang ada di dalam tubuh ibu ini sudah semakin parah. Jadi jangan coba bermain-main dengan penyakit ini. "ujar dokter raffi serius namun masih dengan raut muka yang ramah.
"oh iya bu.. saya juga sudah menulis kan resep obat yang harus ibu tebus di apotik lantai bawah nanti."
ujar raffi mengulurkan kertas yang sedari tadi dia pegang kepada pada bu ririn.
"ohh iya ... Trima kasih ya dok. Jadi saya sudah bisa pulang kan hari ini?. Tanya bu ririn.
"sudah bu.. Kondisi ibu juga sudah semakin membaik. Tapi ingat jangan sampai terlalu kelelahan dan harus me makan makanan yang sehat.kamu juga harus mengingat kan ibu mu agar menjaga makanan nya ya."ujar dokter raffi menasehati bu ririn dan memperingati nadya juga.
"oke dokter ganteng. "seru nadya semangat .karena sedari tadi dia hanya fokus menatap ketampanan wajah dokter di samping nya ini.
Hannum tersentak dari tidur nya ketika mendengar suara azan dari arah musholla.
Hannum mengerjap kan mata nya bingung ,melihat selimut tebal yang ada di atas tubuh nya.
Karena merasa tadi malam dia tidak memakai selimut . hannum menatap sekeliling nya ternyata hanya dia sendiri yang tidur di luar.
Dia segera beranjak pergi ke musholla untuk melaksanakan sholat subuh.
Setelah selesai .hannum melipat selimut yang di pakai nya tadi dan masuk ke ruangan untuk meletakkan selimutnya didalam.
ternyata di dalam ibu nya sudah siuman dari tadi.namun ibu nya tidak tega untuk membangun kan anak-anak nya.
__ADS_1
Karena dia tahu pasti mereka sangat kelelahan dari tadi malam
.
Hannum berjalan ke arah mama nya.
"alhamdulillah yaallah mama udah siuman. Mama sudah merasa lebih baik belum sekarang? "ujar hannum lembut sembari berjalan ke arah mama nya.
"sudah nak alhamdulillah.kepala mama tadi malam pusing banget rasanya makanya mama pingsan. Tapi ini udah lebih membaik kok. Pusing nya juga udah tidak terasa lagi."jawab mama nya tersenyum lebar agar hannum tidak merasa cemas memikir kan nya.
"kamu nanti harus pergike kampus ya nak. Mama ga mau kamu bolos kuluah. Jangan khawatir kan mama.kan ada nadya disini yang jagain. "ujar mama nya pada hannum.
"tapi maah... "masih setengah kalimat.mama nya langsung me motong pembicaraan hannum.
"udah.. Jangan ada kata tapi lagi nak.. Mama juga pasti nanti sudah di boleh kan pulang karena sudah sangat sehat. Yang penting mama ga mau kamu bolos kuliah."ucap mama nya agar hannum pergi ke kampus.
hannum bersiap pulang dan memesan ojek online.sembari menunggu ojek nya datang. hannum pergi keluar sebentar membeli sarapan nadya adiknya dulu. karena mama nya pasti akan dapat sarapan dari rumah sakit.
ketika keluar dari rumah sakit. Hannum berdiri menunggu pesanan nya selesai .
Tin..tin..tinnn...
Bunyi klakson sebuah mobil putih Dari arah depan hannum berdiri.
Hannum kaget melihat ke arah mobil yang tak asing baginya berhenti di depannya.seseorang di dalam mobil menurunkan kaca mobil nya dan memanggil nama hannum dari dalam.
hannum kamu mau kemana? Pekik seseorang dari dalam mobil.
"eh i.. Iya kak..ini lagi beli
sarapan"seru hannum lebih kaget karena mengenal siapa orang yang ada di dalam mobil itu.
"hannum gimana kalau kita berangkat ke kampus bareng?"ajak nya pada hannum.
"eh.. Ga usah ka.. Aku tadi udah mesan ojek online .bentar lagi juga pasti sampai ojek nya."tolak hannum sopan .padahal dalam hati hannum pengen banget ikut bersamanya ke kampus bareng.
__ADS_1
yang ditolak merasa kecewa dengan perkataan hannum.
dia segera melajukan mobil nya menuju ke depan pintu rumah sakit untuk menjemput seseorang yang sudah menunggu nya.