BOSSKU Ternyata SUAMIKU

BOSSKU Ternyata SUAMIKU
Bab 15.kesabaran Hannum


__ADS_3

Suasana kelas kini sudah ramai.


Setelah meletakkan tas di kursi tempat duduk nya.


Biasa nya hannum selalu pergi ke toilet sebentar bersama kedua sahabat nya untuk rapi-rapi terlebih dahulu.


karena Andara dan Adilah masih belum datang.


Hannum akhirnya pergi duluan karena takut nanti dosen nya keburu masuk.


Berjalan ke arah toilet yang ada di lorong sebelah ruangan nya.


karena tadi dia berangkatnya dari rumah sakit.


jadi Penampilan nya hari ini bisa dibilang sangat sumpek dari hari-hari biasanya.


Hannum melihat Rossa yang sedang berdiri di depan pintu toilet.hannum langsung membalikkan badannya untuk kembali Ke ruangan.


"wah..wah.. Wah ,mau kemana lo, kenapa putar balik?"


pekik Rossa yang sengaja menunggu hannum di depan toilet .


Hannum benar-benar ingin mengacuhkan Rossa kali ini. namun tidak bisa.


"ehh saya mau balik ke ruangan kak .Dosen nya ternyata sudah masuk. "Hannum menghentikan langkahnya mendengar ucapan Rossa.


"sini dulu deh lo...ada yang mau gue tanya sebentar"pekik Rossa menjentikkan jarinya agar hannum mendekat.


"Mati deh gue ka rossa pasti tadi ngeliat gue kan pas turun dari mobil nya ka ilham."gumam batin nya.


Dengan ragu hannum melangkah mendekat .Dia berdoa dalam hati agar seseorang menyelamatkan nya dari pertanyaan-pertanyaan rossa .


"lo dengar baik-baik ya perkataan gue ini dasar wanita murahan! Jangan fikir ilham bakal suka sama lo , hanya karena tadi pagi lo datang kemari bersamanya.haha menyedihkan.. wanita rendahan seperti mu tidak mungkin selevel dengan ilham!" .pekik rossa dengan suara yang tegas sambil mendorong beberapa kali tubuh hannum.


Untung saja ditoilet itu hanya ada mereka berdua saja.


Jadi tidak akan ada yang mendengar perkataan yang tidak pantas keluar dari mulut cantiknya itu.


Hannum terperanjak kaget mendengar ucapan rossa..

__ADS_1


Bibirnya bergetar dan tak mampu berkata sepatah kata pun.


Mental nya melemah. Karena baru kali ini dia mendengar ucapan yang meng intimidasi dirinya.


Dugaan nya benar rossa pasti meilhat nya tadi turun dari mobil ilham. Namun hannum tidak berani menjawab perkataan rossa. Dia tau kalau pun dia berani menjawab urusan nya akan semakin panjang. jadi dia memilih diam saja.


Kalo sekali lagi lo berani-berani nya deketin ilham.


Gue bakal malu-maluin lo di kampus ini dengan sebutan pelakor!.Dan gue bisa aja bikin lo keluar dari kampus ini dengan tidak terhormat. Selaku gue anak ketua yayasan kampus ini jadi gue punya kekuasaan untuk itu!. " ucap Rossa kuat di telinga hannum. membuat kuping nya terasa seperti berdengung.


ntah mengapa Mata Rossa kini tertuju pada pria yang sedari tadi memperhatikan dan menatap nya dengan tatapan tajam.


Rossa segera mengalihkan pandangan mata nya dari pria itu.


Wajah Rossa langsung berubah menjadi pucat pasi.


Bibirnya terasa kelu dan tak bisa berkata apa-apa lagi.


Rossa langsung berjalan dan pura-pura tidak melihat pria tadi.


Dia meninggalkan hannum sendiri an yang masih tertunduk .dan terdengar suara isak tangis dari mulutnya pelan.


Hannum langsung meng hapus air mata nya ketika melihat rossa pergi. hannum menghusap dada nya lega dan segera menuju kembali ke ruangannya.Namun Dia masih bingung kenapa Rossa bisa tiba-tiba pergi dan berlari .


 


Setelah berpisah dengan Rossa tadi untuk masuk ke dalam ruangan masing-masing.


ilham merasa ada yang di sembunyikan Rossa dari nya.


ketika Rossa keluar dari ruangannya ilham mengikuti gadis itu dari belakang dari jarak yang lumayan jauh.


namun ilham masih bisa melihat jelas ke mana arah Rossa berjalan.


Dirinyaa mendengar semua ucapan rossa yang menyelekit di telinga hannum Dan juga hatinya.


ilham merasa sangat benci pada rossa yang mencaci hannum dengan sebutan wanita murahan.


Padahal yang pantas mendapatkan julukan wanita murahan itu sebenarnya Rossa.Ilham sering mendapati Rossa di club malam yang sering dia kunjungi juga.

__ADS_1


Rossa memang setiap malam selalu nongkrong di club dengan para sahabatnya dan para pria yang kadang mereka sendiri pun tidak mengenali nya. Namun karena papa nya Rossa pemilik yayasan ini. jadi tidak akan ada dosen yang berani menegur nya.


ini salah satu penyebab ilham tidak bisa mencintai Rossa. walaupun dia memiliki fisik dan rupa yang lebih dari Hannum.


Darah didalam tubuh ilham mendidih melihat apa yg terjadi di depan mata nya.


Ingin sekali rasanya dia menghajar rossa saat itu juga.


Namun dia sadar kalau rossa seorang perempuan.Dan dia juga sedang tidak ingin menciptakan keributan karena itu hanya akan mempersulit nya lulus dari kampus ini.


Ilham kembali masuk ke ruangan nya ketika melihat hannum juga sudah berjalan kembali ke ruangan nya. Hati nya merasa sedih melihat hannum menangis walaupun hanya melihat dari jauh. Namun ilham melihat jelas kalau hannum tadi sempat menangis walau sebentar.


 


"Alhamdulillah ternyata dosen nya ga masuk ya hari ini. Bisa di hukum gue udah telat begini."gumam batin hannum.


"Hannummm! Dari mana aja lo..?kita berdua dari tadi nanyain lo ke teman-teman tapi pada ga ada yang tau lo pergi ke mana. "pekik adilah ketika melihat hannum memasuki ruangan.


"Gue tadi abis dari toilet. Kenapa kangen ya kalian berdua sama gue? "jawab hannum ceria yang berusaha menutupi kesedihan nya.


agar teman-teman nya tidak bertanya. Namun hannun akan bercerita kalau dirinya sudah merasa lebih tenang nanti.


"truss kok lo lama banget num? Kita tadi heran tas lo udah ada disini,tapi kenapa orang nya ga ada."ujar andara . Dia mulai curiga karena melihat mata hannum yang sedikit membengkak .


karena tadi menangis.


"oh iya kata ka arya mama kamu tadi malam pingsan yaa, kok lo ga ngasi kabar ke kita sihh num?. "tanya adilah.


"iya kenapa sih lo. Ga mau cerita ke kita tentang masalah lo? ."tanya hannum.


"teman-teman..tenang dulu.. Bukan aku ga mau cerita ke kalian..tapi posisinya itu udah tengah malam pas mama gue pingsan.


Gue ga mau kalian datang malam-malam .karena kalian perempuan, gue takut lo berdua nanti kenapa-napa dijalan. "hannum tersenyum tulus mendengar kedua sahabatnya ini sangat perhatian pada nya.


"makanya gue minta tolong ke ka arya.


Mama gue juga alhamdulillah udah siuman kok tadi pagi.Kata nadya mama sudah boleh pulang dari rumah sakit dan ga perlu di rawat inap lagi."hannum menenangkan kedua sahabat nya yang masih butuh penjelasan tentang keadaan mama nya sekarang.


"oke!kalau gitu nanti kita ikut yaa ke rumah sakit. Gue bawa mobil kok hari ini." Ujar Andara.

__ADS_1


Mereka masih lanjut bercerita, sampai dosen kedua masuk dan mengajar.


Bersambung......


__ADS_2