
arghhh....".Ilham membanting setir mobil dihadapan nya dengan kasar.
"Dasar bodoh, kenapa dia bisa -bisanya menolakku.
emang aku kurang apa lagi untuk nya!"rutuk hatinya.
Ilham memandangi kaca spion mobil yang diarahkan nya ke arah hannum berdiri.
Dia merasa hannum terlalu jual mahal padanya.
karena menyangka bahwa Hannum sudah pasti jatuh hati padanya se waktu mereka pertama kali berkenalan.
seperti para gadis-gadis yang biasa dia temui.
Ilham termasuk kating favorit dengan fans wanita paling banyak di sekolah nya.
Jadi tidak heran kalau gadis-gadis selalu
mengejarnya.
Namun hannum berbeda. sekarang posisi nya malah ilham yang mengejar gadis satu ini.
Tak lama menunggu. Akhirnya Raffi datang dan masuk ke dalam mobil.
raffi juga datang dengan raut muka yang sedikit cemberut. Dirinya galau karena tidak jadi bekenalan dengan gadis itu pagi ini.
Mobil masih berparkir di depan pintu rumah sakit. Mereka hanya saling diam di dalam obil.
Bahkan kedua nya semakin berlarut di alam khayalan nya masing-masing.
Tanpa sadar kakak adik ini sebenarnya sedang memikirkan satu wanita yang sama.
Kalau masalah tentang cinta dan perasaan mereka memang jarang sekali bertukar cerita untuk membahas tentang siapa ,dan bagaimana sosok yang sedang mereka idamkan .
bagi mereka perihal hati masing-masing itu sangat privasi.
Ilham akhirnya tersadar dari lamunan nya dan langsung melirik jam ditangan nya.
Sangkin asik nya berkhayal tadi mereka berdua sampai tidak menyadari hannum yang sudah pergi dengan ojek online nya meninggalkan area rumah sakit untuk menuju ke kampus.
Ilham memutar kan kemudi nya ke arah jalan pulang menuju rumah nya dulu.untuk mengantar abang nya raffi pulang.
"ham lo dari tadi gue perhatiin kok ga fokus ya bawa mobil nya.ada masalah apa. sini cerita ke gue. "tanya Raffi memecahkan keheningan di dalam mobil.
karena sedari tadi ilham sering sekali mengetem mendadak karena tidak fokus menyetir mobil.
ilham tersentak kembali dari khayalan nya .
"ahh ngga kok ..gue ga punya masala. ini cuma karena kelelahan doang. soalnya tadi malem gue begadang . "jawab nya menyembunyikan kenyataan katena enggan untuk bercerita masalah yang ada di hati nya.
--------
__ADS_1
Hannum berdecak kesal , Karena ban motor ojek yang ditumpangi nya bocor di tengah jalan.
hannum melirik jam yang ada di tangan nya ternyata sudah menunjukkan waktu sebentar lagi masuk ke kampus.
Karena ini hari senin.Gerbang kampus pasti langsung ditutup setelah bel masuk berbunyi.
"mbak maaf ya.. ban motor nya bocor sebelum kita sampai"ujar driver ojek sambil mengecek ban sepeda motornya yang bocor.
Mereka kini juga sedang terjebak macet di lampu merah. Kalau pun hannum ingin memesan ojek lagi sudah pasti harus menunggu lama lagi.
Hannum kebingungan memikirkan bagaimana dirinya agar bisa sampai ke kampus.
Mobil putih milik ilham kembali berhenti disebelah nya.
Kali ini dia hanya membuka kaca mobil nya.ya!ilham kembali ke mode cuek nya.
tanpa berkata sepatah apapun dan dengan memasang muka datar yang hanya menatap jalanan depannya.
ilham membuka kan pintu mobil nya.untuk membiar kan hannum masuk. karena sudah pasti hannum akan naik karena tidak punya pilihan lain.
mau tidak mau hannum harus terpaksa ikut dengan nya karena waktu nya juga yang sudah mepet untuk tiba ke kampus.
------
Hannum yang sekarang berada di dalam mobil itu masih kebingungan dengan sikap orang disebelahnya ini.
yang hanya diam tak bergeming. menatap lurus jalanan dihadapan nya dengan raut muka datarnya sambil melajukan mobil nya menuju arah kampus.
"ka arya maaf ya menolak ajakan kakak, soalnya aku tadi udah mesan ojek sambil masih menunggu pesanan ku siap dulu."ujaranya pada ilham merasa bersalah.
ilham sama sekali tidak menghirau kan pernyataan hannum. Dia malah melajukan mobil nya dengan kecepatan penuh.
Hannum terlonjak dari duduk nya. Dia berpegangan pada sisi pintu mobil.
"kak arya kenapa harus ngebut sih, pelan-pelan aja..aku takut jadi nya. "pekik hannum me makamkan matanya karena takut melihat kearah depan jalanan.
Setelah sampai di depan gerbang kampus. Hannum sempat meminta untuk turun disini saja dan tidak perku ikut ke parkiran lagi.
"kak aku turun disini aja ya"ujar hannum yang mencoba membuka pintu mobil.
Namun pintu mobil nya langsung di kunci otomatis oleh ilham.
hannum merasa tertekan di dalam mobil itu.
selain karena perkara an nya yang sedari tadi tidak di jawab oleh ilham.
Dia juga takut ketika turun nanti ada seseorang yang melihat nya keluar dari mobil milik ilham.
Sesanpainya di parkiran.
Ilham membuka kunci pintu dan menyuruh hannum untuk keluar duluan dari mobil nya.
__ADS_1
Perasaan hannum langsung lega setelah keluar dan menutup pintu mobil.
"huftt akhirnya.. "benar-benar gila,kenapa dia hanya diam sepanjang jalan tadi. Membuat orang bingung saja.Apa karena tadi aku sempat menolak nya ya? Gerutu batinnya.
hannum segera berlari kecil meninggalkan ilham yang masih berada di dalam mobil nya.
--------
Setelah hannum keluar dari mobil nya.
Ilham tertawa terbahak bahak ketika mengingat kelucuan muka hannum ketika sedang kesal tadi karena di cuek i oleh nya." bisa bisa nya dia kelihatan sangat gemas ketika sedang cemberut."batinnya.
Ilham akhirnya keluar dari dalam mobil nya.
"khmm...khmm... "terdengar suara batuk seseorang dari belakang ilham.
"eh leo ternyata ross, ngapain berdiri di sini?."tanya ilham kaget karena takut Rossa melihat hannum keluar dari mobil nya tadi.
"Gapapa.. gue cuma nungguin lo keluar dari mobil doang kok.
Biar kita masuk nya barengan.yah boleh ya... " ujar Rossa sambil menarik tangan ilham untuk berjalan masuk ke kampus .
"eh rossa tunggu dulu.. Kita ga perlu pegangan tangan begini."pekik ilham melepaskan tangannya dari genggaman rossa.
"emang kenapa?lo takut siapa yang liat?, oh... Atau jangan-jangan.. Lo udah punya pacar ya di kampus ini?, mana pacar lo gue mau kenalan!."
tanya rossa yang kelihatan kesal karena ilham melepas genggaman tangan nya.
"apaan si lo Rossa..emang lo mau apa kalo gue beneran punya pacar di kampus ini ?.Kita kan ga punya hubungan apa-apa."jawab ilham dengan raut muka datar.
"ih bisa-bisa nya lo ngomong begitu ke gue ham.. Pokoknya gue ga bakal diem kalo kenal siapa pacar lo itu.. Awas aja ya!
.pekik Rossa berjalan meninggalkan ilham.
"eh rossa tunggu duluu..lo kenapa sih? Kok lo marah kalo gue punya pacar.
Kita kan ga punya hubungan apa-apa. " jawab ilham berjalan mengejar Rossa yang berjalan masuk meninggal kan nyaa.
"ihh ilham.. Lo tau kan gue tu udah dari lama suka sama lo.
trus dengan mudah nya lo bilang kalo udah punya pacar? Huft.. sakit banget tau hati gue dengannya ham.. "
jawab Rossa berhenti berjalan dengan suara yang sendu.
"eh iya.. udah jangan sedih gitu dong.. Gue tadi bercanda doang kok."
Jawab ilham menenang kan Rossa karena takut gadis itu menangis di sepanjang jalan.
"hah.. Benar kah? Ihh ilhamm lo jangan buat gue sedih mulu deh..!"ujar Rossa yang kini wajah nya sumringah mendengar jawaban dari ilham.
Rossa kembali menggandeng tangan ilham untuk masuk ke dalam kampus. Ilham hanya bisa pasrah agar gadis di samping nya ini tidak sedih lagi.
__ADS_1