
setelah melihat kondisi hannum yang telah diperiksa dokter, ilham pergi keluar,dan segera menuruni anak tangga , setengah perjalanan turun tangga,dia mendengar suara gadis-gadis sahabatnya hannum,ilham langsung mengalihkan wajahnya agar tidak dikenali Andara dan Adilah .
Dia menyelesaikan urusan administrasi dan urusan-urusan lainnya.karna tidak ingin membebankan hannum dengan biaya-biaya itu.
Lalu ilham kembali ke sekolah untuk menjemput teman-temannya yang tadi dia tinggalkan,karena harus membawa hannum dulu ke rumah sakit
ketika di perjalanan pulang hp nya berdering,ilham menepikan mobilnya dan langsung mengambil HP dari dalam tas,ternyata mama nya menelfon, namun dia tidak mengangkat telfonnya dan mengembalikan hpnya ke tempat semula.
"Ngapain si mama nelfon.. palingan juga mau marah-marah lagi ,sebel banget dari tadi pagi dimarahin mulu,mending ga usah gue angkat deh"gerutunya dalam hati.
~lalu dia kembali melaju ke arah sekolah.
sebelum tadi berangkat ke kampus ilham sempat bertengkar kecil dengan mamanya.
"Ilhamm ayo bangun! Gimana sih kamu ini,hari ini kan kamu kuliah! mau jadi apa kamu kalau bangunnya jam segini terus? "ucap mamanya dari luar pintu kamar.karena pintu kamarnya terkunci.
"Apaansii mah.. berisik banget orang baru tidur juga.. "ucap ilham setengah sadar,karena masi ngantuk berat.
sebenarnya dia baru tidur tadi setelah sholat subuh,bukan karena alasan dia sholat,hanya saku baru selesai push rank game bersama teman-teman Online nya.
"Bangun buruan! Mama hitung sampai 3 kalo kamu belum juga bukain pintunya, mama ga akan kasih kunci mobil satu minggu ini,biar kamu naik ojek online aja dulu,1... 2... Ti... "ucap mamanya diri balik pintu kamar,namun sebelum mamanya selesai bicara ilham langsung membuka pintunya.
Sebelum nya ilham tak perduli dengan omongan mamanya,karena bosan mendengar omelan mamanya setiap pagi dari balik pintu kamar nya.Namun karena mendengar ancaman tidak akan dikasih kunci mobil selama seminggu dan harus terpaksa memakai ojek online, ilham yang tadinya masi ngantuk berat segera bangun untuk membuka pintunya.
Jgrekk..
Suara pintu terbuka..
"sudah.. Udah bangun kok ma"ucap ilham sambil mengusap-usap matanya yang masih sangat ngantuk.
"kamu buruan mandi sekarang!nanti terlambat masuk kampus, soalnya mama tidak punya waktu untuk datang ke kampusmu ,karena alasan kamu sering terlambat"ucap mamanya sambil menatap anaknya yang matanya masih keliatan belum tidur sama sekali."kamu juga kan udah mama bilang jangan main game terus mata kamu tu sekarang udah kaya orang yang belum pernah tidur satu tahun, jelek banget, malu mama punya anak kaya kamu begini,udah pemalas, boros lagi kerjaannya main hp muluu"ucap mamanya
"udah dong mah masi pagi loh ini, aku cape banget dari tadi dengerin omelan mama"jawab ilham mengeluh
"yaudah sana buruan siap-siap ke kampus! "ucap mamanya sambil melihat hp nya yang berdering karena ada telfon masuk.
Epilog~
__ADS_1
ilham dan mamanya memang sering tidak akur.karena kepribadian mereka yang hampir sama yaitu,emosian,keras kepala dan ilham juga kadang masih labil karena dulu sering di manja karena dia anak bungsu keluarga.Bahkan ilham sering tidak pulang ke rumah karena malas bertemu mama nya.
Beda dengan Raffi wahyu widiansyah,dia memiliki kepribadian yang sabar ,dewasa,namun kadang sedikit tegas juga seperti ayahnya ,terkadang raffi lah yang menjadi penengah ketika mama ji dan adiknya sedang bertengkar
Alya wahyu widiansyah,anak perempuan satu-satunya dirumah.Yang pasti kesayangan semua orang.Bukan hanya karena fisik dan rupanya yang cantik.Alya juga memiliki kepribadian seperti Raffi dan Ayahnya yaitu penyabar.Tutur kata yang sopan dan lembut bisa menghipnotis siapa pun orang yang bertemu dengannya.
Hannum,Andara dan adilah kaget mendengar bahwa seluruh administrasi sudah lunas.
"hah kok bisa lunas ya sus padahal kita datang kesini baru mau melunasinya"tanya hannum pada suster dengan raut muka bingung seperti meminta penjelasan
"oh iya sudah lunas semua karena tadi ada anak cowo yang membawamu datang kemari melunasi semuanya,jadi kamu boleh pulang setelah recikan obatnya selesai, tunggu lima menit lagi ya"jawab suster memberi penjelasan kepada hannum.
"ooh gitu.. Kalo boleh tau yang melunasinya atas nama siapa ya sus?"ucap andara
"hmm maaf, tapi tadi orangnya meminta agar tidak memberitahukan siapa namanya karna dianggap privasi"jawab suster
Mereka bertiga saling bertatapan dan bertanya tanya kenapa ada orang sebaik itu dan anehnya dia tidak ingin orang mengenalinya
"makin penasaran deh gue jadinya kali Begini"ucap hannum.
"iya gue juga"ucap andara
Mereka pulang menaiki ojek online tapi kali ini dipesan dua, karna tidak mungkin mereka bonceng empat dengan pak supirnya, ketika setengah perjalanan pulang, hp hannum berdering ada telfon masuk
Ka Arya memanggil..
Hannum sengaja tak menjawab karena memang masih dalam perjalanan, tak lama kemudian notif pesan whatsapp masuk dari
Ka Arya
Assalamualaikum
Hannum tadi katanya pingsan ya?gimana sekarang keadaannya dek?
hannum hanya membacanya,dia berencana untuk membalasnya ketika sudah sampai dirumah dulu.
__ADS_1
tiba di persimpangan jalan akhirnya Ojek mereka berpisah.karena memang jalan menuju rumah Adilah,andara dan hannum berbeda simpang, adilah dan andara ke kiri sedangkan hannum ke kanan.
setelah sampai di depan rumah.hannum segera turun dan melepaskan helm yang dipinjamkan bapak ojol tadi.
"jadi berapa pak? "tanya hannum.
"jadi dua puluh lima ribu ya"jawab bapak ojolnya.
hannum mengeluarkan uang dari sakunya,dan memberi uang tiga puluh ribu kepada pak ojol.
"ini pak kembalikannya anggap aja tip buat bapak ya"ucap hannum.
"oh iya terimakasih ya nak"jawab bapak ojol sambil tersiat senyum tipis di bibirnya,karena mendapat tip yang walaupun tidak banyak namun tetap dia syukur.
hannum membuka pagar rumah dan kembali menutupnya.kemudian ketika hendak membuka kunci rumah.karena memang mereka selalu membawa kunci rumah ketika hendak pergi Keluar.
hannum berulang kali merogoh sakunya ,namun dia tetap tidak menemukan kunci rumahnya
"aduh apa kuncinya terjatuh ya ketika aku pingsan Tadi"tanyanya dalam hati sambil membongkar isi tas nya mencari kunci.
"Aduh jatuh dimana kuncinya ya"?ucapnya.
Ketika hannum ingin kembali ke halaman depan rumah, karena dia mengira mungkin kuncinya terjatuh tadi sewaktu dia mengambil uang untuk mmbayar gojek.
suara pintu terbuka Jgrekk..
"Hannum"panggil mamanya
"eh ternyata mama didalam ya,kirain tadi ga ada orang makanya aku sibuk nyari kuncii yang hilang"jawab hannum.Tumben mama ga ikut pengajian mingguan? tanya hannum.
"mama tadi kurang enak badan,sebenarnya mama pengen banget dengar ceramahnya ,tapi kalo dipaksain mama takut penyakit mama kambuh disana."jawab mamanya hannum.
"iya mama banyakin istirahat aja dulu kan kata dokternya mama ga boleh kecepek an,emang mama mau di rawat inap? "ucap hannum serius.
"ah ngga lah nak, mama ga mau di rawat-rawat biar gini aja mama udah mendingan sehat kok"jawab mamanya sambil tertawa agar suasana tidak terlalu serius.
"
__ADS_1