
Hari ini...
hari pertama masuk kampus, dan lembaran baru pun aku mulai. Apakah akan menjadi menarik. aku terdiam di kelas entah apa yang ku rasakan saat pertama ku menginjakan kaki. kini ku bertemu orang baru, Apakah dia akan menerima ku menjadi teman nya?.
Aku pun memulai percakapan namun tak ku sangka, Respon nya tak seperti ku bayangkan.jika kita membawa aura baik maka akan mendapatkan yang baik. Tak butuh waktu lama, aku sudah memiliki teman yang banyak. (Aku pun senang).
Bersyukur, bisa memiliki teman yang bisa menerima aku apa ada nya.Mereka adalah fajar, tri, nabila, eman, yunita, irwan. Semuah nya mempunyai karakter yang sangat unik. Namun, ada satu yang ku kagumkan Yaitu. Eman. Entah kenapa sekejap aku bisa kagum dengan nya... Padahal kita baru berapa menit berteman.
__ADS_1
Kelas pun di mulai kami pun belajar dengan fokus, hingga istirahat pun di mulai. Kami berkeliling kampus, Untuk mengenal area kampus. Namun satu ruangan yang sangat misterius, Yang bisa membuat bulu kudu kami berdiri, Yaitu ruangan gudang.
Gelap, sumpek, dan kotor. Irwan yang berkepribadian keingintahuan yang tinggi, dan sok berani pun memasuki ruangan itu. Kami yang melihat pun langsung menarik irwan.(dengan cekatan kami pun menarik tangannya irwan) "Irwan, jangan masuk ah, serem begitu, Lo mau ngapain masuk. kurang kerjaan banget lo." (yunita berkata dengan sedikit takut) irwan yang mendengar itu langsung membalas. "Jangan megang ah, Apaan si lo.Gue ngerasa ada aura yang mistis.. Kaya nya harus gue selidiki." (Fajar pun membalas dengan jengkel) "Udah si ngapain lo selidik sesuatu yang gak penting.Udah yu lanjut lagi jangan jadi penghambat deh! " Kami pun langsung pergi menjauh dari gudang, tetapi..
Irwan, tetap ada di depan gudang dan tak mengikuti kami.
dengan seribu tanda tanya di dalam otak nya pun mendorongnya untuk menyelidiki ruang gudang, mencari sesuatu untuk di buat eksperimen. Namun ketika irwan sedang mencari benda yang cocok untuk percobaannya, terdapat sebuah buku.Yaitu hutan lebat dengan kutukan..Dengan penasaran irwan mengambil buku itu, dan segera membacanya, Namun sensasi dalam ruangan gudang pun menjadi sangat mencekam, tapi irwan pun tak menghiraukan dan melanjutkan baca. Lembaran demi lembaran irwan baca sampai selembar kertas terdapat kata kata seperti mantra. Irwan pun membaca nya, walau dalam hati ia takut akan apa yang akan terjadi. Dengan keberanian yang rendah irwan melantunkan mantra.
__ADS_1
Setelah irwan melantunkan mantra, Maka terjadilah angin yang berhembus kencang dengan suara bisikan yang sangat mengerikan. Irwan yang sudah ketakutan pun langsung pergi dengan cepat menjauh dari gudang dan meninggalkan buku nya di gudang.
Kami yang melihat irwan datang menghampiri dengan raut wajah pucat, Tersentak kami pun bertanya kepada irwan. "Lo kenapa, pucet banget muka lo. Ya ampun.Lo sakit? "(Yunita bertanya dengan khawatir) tri pun bertanya "lo kaya abis ngeliat setan.. apa jangan jangan lo?.. Menemukan buku yang terkutuk. "(Kami yang mendengar tri bicara pun tersentak dan memandang nya dengan penuh penasaran.)
"Maksud? Buku terkutuk, Emang nya ada di jaman sekarang?.Jangan memperkeruh keadaan tri " (Ucap aku untuk menenangkan suasana) irwan yang mendengar pun langsung berbicara dengan tergesa gesa "pulang kampus kita ketemu di kafe, Ada yang ingin gue jelasin. "(Irwan pun meninggalkan kami dengan beribu tanda tanya) Eman yang sedari tadi hanya menyaksikan pun berkata "jangan di ambil pusing, sekarang lebih baik kita ke kelas." (dengan suara menenangkan)
kami pun ke kelas dan mengikuti pelajaran dengan fokus, Namun Irwan pun menjadi sangat tak karuan.Dia pun menjerit ketakutan hingga seisi kelas pun menjadi riuh oleh irwan.Apa yang di lihat orang lain belum tentu bisa di lihat oleh kita...
__ADS_1
Semuah pun menjadi panik.irwan pun menunjuk segala arah dan berteriak, Ada sosok yang sangat jahat. Tetapi kami semuah tak melihat nya. Hingga irwan pun terlempar hingga terkena kaca. Kami yang melihat itu pun sangat terkejut, Tak tahu harus apa. Kami hanya bisa menenangkan irwan sampai ambulan pun datang. Dan membawa irwan ke rumah sakit.
serentak, Kelas pun di bubarkan dan kami di perbolehkan pulang. Perasaan kami pun menjadi tak enak, Dan penciuman kami menangkap bau busuk yang sangat menyengat. Fajar pun bertanya "gila ini bau apaan si, Dari mana coba bau nya berasal Nyengat banget." tri yang menyadari dari awal pun langsung to the point "ini adalah bau kejahatan yang terlahir dari nerakan yang paling bawah. Dia bebas, ini semuah pasti irwan telah melantunkan mantra terkutuk..