
Aku dan irwan terus melawan setan itu. Kita sempat kecapean. Namun kita tetep tegar melawan nya. Tubuh kita penuh bekas luka. Hingga eman tersadar dan menarik tangan aku dan irwan. Eman melangkah, 1 langkah dan mendorong setan itu dengan berucap.pergi dan kembalilah. Seketika setan dan wanita tua itu pergi. Aku dan irwan terkejut... Eman segera pingsan.. Aku dan irwan memapah eman. Dan segera mengobati luks eman. Hingga eman tersadar.
"Nis.. Aku di tolongi oleh reina. Ia memberi tahu ku mantra agar setan dan wanita tua itu tidak mengusik kehidupan kampung ini. Kutukan nya telah hilang." Aku dan irwan pun senang. Irwan berbicara dengan eman "kenaapa reina bisa mengetahui mantra nya? ". Eman menjelaskan dengan detail. " reina mengetahui dari ibu indri. Dengan menjadikan reina perantaranya. Maka reina menyampaikan pesan nya. " aku tersenyum. "Terimakasih ibu, reina.. Berkat kalian kampung ini terbebas dari kutukan. Aku, dan irwan telah selesai mengobati luka eman. Hingga kita terlelap tidur... Esok pagi nya. Irwan bersosialisasi membantu warga membangun kembali desa. aku merawat eman yang sedang sakit hingga sembuh.
Perlahan desa pun kembali berkembang, begitu juga dengan eman.. Warga berterimakasih kepada aku, eman dan irwan bwekat kita kampung ini terbebas dari kutukan. Namun pertemuan pasti slalu ada akhir..aku, eman dan alfian kita gak menetap di desa ini. Kita akan menjelajah lagi mencari manusia yang terlibat dengan iblis. Maka dari itu. Aku, irwan dan eman pamit. Berat rasa nya meninggalkan orang orang yang sudah baik kepada kita. Namun petualangan ini harus tetap berjalan. Kita berjalan kembali.
Melewati jurang yang sangat dalam......
Semak belukar......
__ADS_1
Air terjun.....
Gua gua..........
Dan sampai lah kota.
Setiap aku, eman dan irwan datang. Maka kami slalu mencium bunga kantil. Aku, eman dan alfian sangat mencurigai ada hal mistis di sini. Namun kita harus mempunyai bukti yang kuat.. Maka aku, eman dan alfian malam ini kita menyelidiki restoran ini. Aku menyusun trategi. "Gue akan menjaga area depan. Jika ada orang gue akan mengeong, yang menyelidiki di area belakang eman karena area belakang sangat menyengat bau bungan kantil, untuk irwan area dalam. Lihat setiap sudut. Apakah ada sajen di dalam sana..."eman dan irwan mengangguk dan melanjutkan makan. berselang beberapa menit aku, eman dan irwan berjalan ke arah rumah. Sekitar jalan ada hawa tak enak. Hingga aku sampai di rumah." Sreeeskkk "
Akutak tahu suara apa itu, karena pas kita kearah sumber bunyi nya tidak ada apa apa.
__ADS_1
"Ini semakin membingungkan " irwan bergumam. Aku, irwan dan eman saling melengkapi perlengkapan untuk penyelidikan sebuah restoran... Ketika aku, eman dan irwan berjalan. Sunyi sepi kota ini. Seperti kehidupan di malam hari serasa mati.
Semuah orang tak ada yang bersuara.. Kita semakin bingung. Namun kita hiraukan.
Beberapa menit aku, eman dan irwan berjalan. Kita sampai di depan restoran. Kita segera berpencar dan langsung menyelidik. Aku yang berada di depan restoran sangat ketakutan. Seperti ada yang mengamatiku.
"Aduuhhh gila serem... Huftttt abaikan abaikan ".. Aku terus berdoa dalam hati.
Beralih ke eman. Berada di bagian belakang restoran. Eman sangat ketakutan sekelebat hitam perlahan memunculkan sosok nya. Dann." Hihihi.... Ahhhhhhhrrggggg"geramanan sosok itu membuat eman menjerit. Dan seketika
__ADS_1