Buku mistis terkutuk

Buku mistis terkutuk
Perkampungan


__ADS_3

Aku, irwan dan eman memulai pertualangan memburu siluman itu. Perjalanan yang sangat panjang membuat aku, Eman, dan irwan hampir putus asa..


Berjalan.......


Beristirahat.....


Berjalan.......


4 hari aku, irwan, dan eman berjalan tampa hasil hingga, Seketika siluman itu menyerang eman dengan sangat ganas.

__ADS_1


Aku, dan irwan syok, kita tak bisa melakukan apapun. Siluman itu sangat cepat ganas dan liar. Irwan memundurkan langkah nya, 4 langkah ia mundur kemudia ia menarik panah, membidik dan "craaaassshhhhh" siluman kedua itu mati. Aku pun langsung menghampiri eman. Melihat seluruh badan penuh dengan luka robekan yang sangat dalam. Aku, dan irwan memapah eman dengan perlahan. Mencari tempat aman untuk mengobati luka nya.


Di sebuah rumah yang sangat kecil. Aku, dan irwan menaruh eman di atas meja. Irwan bergegas mencari kotak obat. Namun tak lengkap. Aku pun segera keluar dari rumah, dan mencari apotik. Namun seketika "braaakkkkkk"aku terhampas menghantam tembok. Lengan ku yang sempat terluka, terbuka karena benturan yang sangat kencang.


Aku melihat aliran darah segar mengalir dari lengan ku. Seketika aku terdiam melihat siluman itu menatapku dengan hawa nafsu yang besar. "Ayooo"irwan dengan sigap menarik ku dengan kencang, berlari mencari tempat yang aman. "Shhhttt" di sebuah gudang aku, dan irwan berlindung. Irwan menatapku dengan cemas. Memegang lengan ku yang luka. Aku pun tersenyum "tidak apa apa" irwan pun mengelus kepalaku. Siluman itu memutari gudang tempat persembunyian aku, dan irwan. Hingga "brakkkkkkk" pintu gudang di jebol. Aku sangat panik, lemas. Irwan bersigap membidik dan "craaaassshhhh" panah menembus kepala siluman itu. Irwan pun tersenyum lega. "Akhir nya.Kita bisa membunuh siluman sialan ini".


Aku pun tersenyum kepada irwan. "Lo sahabat terbaik gue. Lo gak akan pernah di tinggalkan sahabat".irwan pun tegar.


Aku merawat luka eman hingga sembuh.

__ADS_1


Aku, irwan dan eman menjelajah kesuatu tempat di mana ada aktifitas.


Berjalan, Terus berjalan.


Hingga aku, irwan, dan eman datang di suatu perkampungan yang sangat terpencil.


Aku, irwan, dan eman memulai hidup baru di perkampungan terpencil. Kita membeli rumah. Keganjalan dengan hawa yang sangat tidak enak.Aku, irwan , dan eman sedang menyelidiki perkampungan ini. Dengan perlahan dan pasti ada sesuatu yang aneh di perkampungan ini.


Aku, eman, dan irwan. Kita Setiap hari bersosialisasi dengan penduduk kampung. Namun yang menjadi ciri khas di kampung ini adalah bunga kelelawar Hitam. Di Setiap rumah memiliki bunga kelelawar Hitam. Apa yang sebenarnya terjadi Antara kampung ini sama bunga kelelawar Hitam?

__ADS_1


__ADS_2