Buku mistis terkutuk

Buku mistis terkutuk
Menetap


__ADS_3

Sosok dengan lidah yang sangat panjang tubuh yang terlihat organ jantung, tulang rusuk, tulang punggung, melayang tampa kaki. Rambut panjang dan kepala yang tak layak di lihat. Semuah warga sangat ketakutan.. Dengan doa setan itu menjadi lemah namun ketakutan yang mendominasi membuat setan itu mempunyai power untuk menyerang manusia.


Aku berada di belakang dan melihat eman yang sangat ketakutan mengahadapi mahkluk tesebut. Semuah teekejut dan bertanya tanya makhluk apa itu. Namun semuah tak ada yang tahu. Semuah berdoa, makhluk itu mundur, dan kemudian menghilang. Irwan pun segera keluar 4 orang warga membantu nya untuk membakar sesajen.. Seperdetik kemudian restoran itu terbakar.


Makhluk yang berada di tempat restoran pun menampakkan wujud nya. Aku, eman dan warga tercengang melihat nya. Seketika. Anak dari seorang warga yang hilang pun kembali. Sosok itu marah. Namun tak marah kepada kami tetapi kepada yang memanggilnya. Setelah itu makhluk itu menghilang. Semuah warga sangat senang dan berterimakasih kepada aku, eman dan irwan... Namun, kita harus mencari pemilik dari restoran ini. Nyawa nya di ujung tanduk. Salah satu warga memberitahu kepada kita bahwa rumah nya berada di sebelah cafe koffe. Aku, eman dan irwan bergegas mendstangi rumah nya. Di perjalanan aku di hadang oleh pohon besar yang tumbang. " makhluk itu memberi kita pesan bahwa kita tidak boleh ikut campur " irwan mengatakan nya. Aku dan eman bergegas ke eumah pemilik restoran itu.


Irwan pun menghadang aku dan eman. "Kenapa lo masih mau menolongnya, dia itu salah, biar dia tanggung akibatnya. " aku berkata dengan emosi "irwan, semuah tau dia salah, tetapi apakah di tebus dengan dosa? ".

__ADS_1


Irwan pun menatap ku. Aku tak menatap irwan "kalau kamu berfikir kejahatan harus di bayar dengan nyawa. Itu salah.


Aku meninggalkan irwan. Eman pun berbisik kepada irwan,"pikir lagi bro. semuah ada sebab akibat" eman pun menyusul aku. Irwan pun segera menyusul aku. Hingga sampai di depan rumah pemilik restoran, aku, eman dan irwan mendengar jeritan dari orng itu.


Kita segera masuk kerumah nya kemudian "zleebbb?"( mati lampu) . ada yang gak beres.?" irwan takut. Aku pun segera menulusuri rumah nya, namun yak ada orang. Hingga di kamar terdengar gaduh.


Aku, eman dan irwan kita menetap di sini. Melakukan aktifitas bersama, membaur dengan warga aku suka di sini.. Tampa kemewahan pun kebahagiaan tetap tercipta.

__ADS_1


eman perlahan memanggilku. "nisss sini "


Aku pu perlahan ke arah eman. Hingga eman memberiku sebuah kalung yang sangat bagus di hiasi dengan liontin berwarna merah. Aku pun terkejut. "Eman ini untuk ku? "


Eman pun memasangkan kalung kepada ku. Dan kita saling bertatap..


"Terimakasih aku menyukainya" aku pun senang. Eman pun mengucapkan kepadaku "iya sama sama. Tidur gih istirahat. Sampai bertemu besok..aku mengangguk. Segera Aku dan eman pun memasuki kamar masing masing... Dan kita tertidur pulas

__ADS_1


__ADS_2