Buku mistis terkutuk

Buku mistis terkutuk
Terluka


__ADS_3

Aku, dan irwan pun terkejut. Ternyata sosok iblis itu adalah sosok iblis terkuat. Dengan sayap yang mematikan bisa membuat manusia terbakar hangus. Aku, dan irwan pun sangat gugup. Eman pun benar benar tidak suka dengan iblis ini.iblis ini, iblis terkejam. Detikan jari bisa membuat manusia lenyap. Aku, dan irwan yang mendengar cerita dari eman pun terkejut. "Iblis itu harus cepat kita kembalikan " eman pun putus asa "susah mengembalikan nya karena kita gak tahu kelemaham nya apa " aku, dan irwan pun berfikir. Seketika ide terlintas dari pikiran ku "seperti nya iblis itu kelemahan nya di nama. Dengan kita mengetahui nama nya, kita bisa berdoa dengan nama nya agar dia melemah dan kembali ke dunia nya gimana " eman,irwan pun setuju.. Irwan berbicara dengan sangat tegas. "Siapa kamu? ... " iblis itu terdiam dan mengeluarkan geraman nya sangat seram


"aggggggggrrrrhhhhhhh.............. LUCIFER". Aku, eman dan irwa terpaku. Mendengar nama itu. Aku, eman dan irwan bersamaan mengucap arti nama iblis itu "raja dari seluruh iblis" seketika iblis itu mengamuk. Mengeret aku, hingga tubuh ku remuk. Irwan berusaha membantuku namun tak bisa, iblis itu menginginkan seluruh manusia patuh kepada nya, dan menjerumuskan manusia untuk masuk golongan nya. Eman tak sadarkan diri ketika badan nya di terjang batu batu besar. Aku, eman dan irwan. Kita kehilangan kesadaran, raja iblis itu pergi meninggalkan aku, eman dan irwan. Iblis itu mengahasut para manusia yang lemah iman ny.

__ADS_1


Iblis itu berkelana, mencari pengikut nya...


Hingga seketika raja iblis itu membuka portal dan membawa pengikutnya ke neraka. Tersisalah manusia yang slalu taat kepada tuhan, dan kuat iman nya.

__ADS_1


Aku tersadar. Tubuh ku sangat sakit, aku melihat eman, dan irwan dengan tubuh yang sangat rapun. Aku berusaha bangkit namun tak bisa. Tubuh ku tak bisa menopang badan ku, aku menangis "ahhhhhrrrhgggg.. Kenapa gue seperti ini " aku terus menangis hingga irwan tersadar dari pingsan dan melirik ku... "Nisa...... Kamu...tidak apa apa" aku yang mendengar suara irwan pun melirik irwan dan melihat irwan tersenyum. Irwan bangkit dan menghampiri ku, tak ku sangka irwan menggendongku dan membawa ku ke tempat yang aman, meninggalkan eman. Di tengah perjalanan aku bertanya kepada irwan. "Bagaimana dengan eman" irwan menjawab dengan lirih. "Eman mati".


Hingga sampai di sebuah rumah tua, irwan menaruh ku di tempat tidur dan segera mengambil kotak obat. Aku terus diselimuti kesedihan, hingga irwan menatap ku dengan tatapan sedih. "Aku tahu kamu kehilangan orang yang di cintai, mungkin ini jalan yang terbaik untuk kamu dan eman. Tuhan tidak pernah salah menakdirkan seseorang. Ambil hikmah nya dan cobalah tegar. Masih ada aku disini " irwan menguatkan ku. Aku pun berfikir sejenak dan tersenyum. "Kamu benar, jangan terlarut dengan kesedihan. Aku rela eman pergi, ini adalah yang terbaik.". Aku dan irwan tersenyum..

__ADS_1


Irwan merawat luka ku... Tulang ku remuk di bagian kaki. "Kamu masih bisa jalan namun tak bisa berlari. Remuk tulang kaki mu tak bisa di sembuhkan dengan total. Aku pun mengangguk.. Hingga


ahhhhhhrggggg......

__ADS_1


__ADS_2