
Riko dengan senang menjawab " kelemahan makhluk itu di telinga nya. Terimakasih karena kalian sudah mau membantuku untuk memusnahkan mahkluk itu. Aku akan ikut bersama kalian. Aku, anwar, dan irwan menyusun rencana. Aku akan mengumpulkan persenjataan.irwan,dan anwar membantu riko untuk membuat baju pelindung. Gigi makhluk itu sangat tajam dengan mudah merobek apapun. Maka riko, irwan,dan anwar segera membuat baju dari baja .
istri,dan anak dari riko menghampiri ku "kalian hati hati, aku tak bisa membantu apa apa" aku menjawab"bisa... Dengan berdoa. Doa akan melindungin aku, irwan, riko dan anwar"
karina tersenyum... Putri memeluk aku dengan erat "kembali". seutas kata yang janji terucap dengan lancar.
__ADS_1
Setiap hari anwar, irwan,dan riko terpaku dengan baju besi. Aku, dan Karina memasak dan memantau gerak gerik dari makhluk itu. Hingga suatu hari. Karina yang sedang mengamati makhluk itu, terdapat gerak gerik yang mencurigakan makhluk itu seperti mendengar sesuatu yang bisa membuat makhluk itu kesakitan.
Namun seketika ribuan makhluk itu terbang ke arah rumah. Dengan cepat karina memberi tahuku, dan juga yang lain.. Aku, irwan, anwar dan riko sangat terkejut, riko menenangkan aku, irwan, anwar, Karina dan putri. "Tenang rumah ini sudah di jaga ketat. Tak akan ada yang bisa menembus rumah ini." Dan yapp.. Sekeras dan sebesar apapun kekuatan makhluk itu tidak akan bisa menerobos.
Seketika mata kami menangkap sebuah makhluk yang sangat lebih besar dari makhluk lain. "itu adalah raja nya" riko mengatakan nya dengan tegas.. Aku, irwan dan anwar di buat takjub dengan raja makhluk itu.. Karina berkata "raja nya mendengar suara bising dari rumah ini makanya mereka menyerang. "riko segera menyuruh aku, irwan, anwar, Karina,dan putri masuk. Riko membuka jalan rahasia perlindungan terakhir yaitu, bawah tanah.. Tergesah gesah kami Turun. Segala aktifitas kami beralih di bawah tanah. Anwar, irwan, dan riko dengan cepat menyelesaikan baju besi itu. 4 hari sudah anwar, irwan Dan riko membuat baju besi Dan selesai.
__ADS_1
Aku, irwan, anwar,dan riko berhenti berjalan kita beristirahat dengan membuat rumah dari kayu dan ranting. Malam pun tiba. Sangat sunyi. Dingin nya malam menusuk kulit ku. Benar benar malam yang menakutkan.
Matahari terbit.menyinari bumi dengan kehangatan. Aku, irwan, anwar,dan riko terbangun namun kita terkejut karena, terdapat banyak sekali telur.
Riko, meneliti telur tersebut dan hasil nya mengejutkan "ini adalah telur makhluk itu, kita harus berhati hati. Kalau ada telur pasti ada induk nya.
__ADS_1
Aku, irwan,dan anwar melihat sekeliling dan ternyata tak jauh dari tempat kita terdapat puluhan makhluk itu sedang terdiam. Aku segera mengisyarat kan irwan, anwar,dan riko untuk terdiam. Riko, irwan, dan anwar pun terdiam. Dengan menggunakan isyarat riko berkata "kita harus keluar dari sini." aku, irwan, dan anwar perlahan berjalan menjauh dari telur itu.. Ketika kita berjalan menjauh, riko berhenti. Membuat aku, irwan,dan anwar kebingungan. Riko menunjuk sesuatu.
.