Buku mistis terkutuk

Buku mistis terkutuk
Pembunuhan


__ADS_3

Hari sudah mulai sore. Aku, anwar,dan irwan beristirahat dan mencari tempat perlindungan. Ketika aku, dan anwar sedang beristirahat. Irwan mencari tempat perlindungan dengan menggunakan teropong binocular, seketika irwan melihat sebuah rumah dengan penjagaan yang sangat ketat. Irwan berjalan perlahan ke arah ku dan memberi kabar baik "aku melihat sebuah rumah dengan penjagaan yang sangat ketat tak jauh dari sini, kita bisa kesana dan beristirahat."


anwar membalas pembicaraan irwan "itu adalah rumah seorang ilmuan yang menciptakan makhluk ini." aku, irwan dan anwar bergegas menuju rumah seorang ilmuan. Berjalan sangat pelan, Hingga


Aku, irwan, dan anwar berada di sebuah gerbang rumah..

__ADS_1


Anwar segera memencet bel, aku, dan irwan terkejut karena anwar memencet bel dan nanti nya bakal bersuara. Namun anwar tersenyum "tenang... Rumah ini terlindungi. Makhluk itu tidak akan mendengar suara bel itu. Dan kalian lihat, makhluk itu tidak bisa menembus rumah ini."


Aku dan irwan lega. Beberapa menit aku, irwan,dan anwar berada di depan gerbang, "kriiiet" suara pagar terbuka. Seorang ilmuan itu menyambutku dengan sangat senang.


"selamat datang di rumah ku. Silahkan masuk" aku, irwan , dan anwar segera mengikuti dengan perlahan... Rumah yang sangat indah, aku melihat seorang anak perempuan sedang bermain ayunan. Aku tersenyum dengan anak perempuan itu, anak itu membalas senyuman ku. Aku, irwan dan anwar memasuki rumah, dan seorang ilmuan memperkenalkan nama nya kepada kita " kenalkan. Aku adalah seorang ilmuan yang menciptakan makhluk itu. Nama ku adalah riko. " aku, irwan,dan anwar memperkenalkan diri kepada riko. Seketikan anak perempuan itu masuk kedalam rumah, dan terlihat seorang wanita terlihat elegan namun rapuh. Riko memperkenalkan 2 wanita itu "mereka adalah penyemangat hidup ku. Istri ku bernama karina dan anak ku bernama putri. Aku memperkenalkan diri kepada istri dan anak dari riko. "Nama ku nisa. " riko mengetahui maksud,dan tujuan aku, irwan dan anwar datang.

__ADS_1


Aku bertanya dengan riko " kenapa anda tidak memusnahkan saja makhluk itu, mereka sangat ganas.". Riko yang mendengar penjelasan nisapun murung "mereka bisa musnah kalau kita membunuh raja nya, raja seperti nyawa dari ribuan makhluk itu. Cukup kita bunuh raja nya maka makhluk itu akan segera mati hingga akar akarnya."


Anwar bertekat" ayo kita bunuh raja makhluk itu"


irwan, dan aku bertekat untuk membunuh makhluk itu, namun riko murung. "Tak ada yang bisa menembus pertahanan mereka. Raja mereka mempunyai pendengaran yang sangat tajam. Detak jantung, tarikan nafas seseorang bisa terdengar.

__ADS_1


Aku, irwan, dan anwar sangat terkejut. Namun anwar berbicara kepadaku dengan penuh keyakinan " kita pasti bisa...makhluk itu pasti mempunyai kelemahan, kita harus mencari kelemahan makhluk itu,dan menyerang di titik lemah nya. Dengan begitu kita bisa dengan mudah membunuhnya..


irwan, dan aku mengangguk dan mengumpulkan tekat kembali untuk membunuh makhluk itu..


__ADS_2