Bunga Yang Kesepian

Bunga Yang Kesepian
chapter 6-3


__ADS_3

Mereka pun cerita sambil memakan makanan yang disediakan bik yati. Sampai akhirnya mereka semua memutuskan pamit pulang karena hari sudah sore. Setelah temannya pulang Adinda ingin menuju kamarnya yang di bantu oleh bik Yati. Setelah itu Adinda mengganti pakaiannya dengan baju tidur. bik Yati pun mengetuk kamar Adinda.


"Ini non buburnya dan juga obatnya" kata bik Yati meletakkan makanannya di meja.


Bik yati kembali keluar dari kamar Adinda. Adinda sangat ingin dijenguk oleh kedua orang tuanya saat sedang sakit seperti ini. Menyuapi Adinda dan memanjakan nya seperti seorang anak yang manja kepada orang tuanya saat sedang sakit. Adinda sangat ingin itu tapi itu hanyalah hayalan Adinda saja.


Adinda tidak selera untuk memakan bubur nya. Dia memutuskan membuka HP nya yang telah dikembalikan oleh Aurel saat dia sudah sadar. Al pun mengirim pesan pada Adinda.


Chat


Al jelek:


*Udah makan?


Udah minum obat*?


Belum.


Makan biar bisa minum obat.


Gak selera.


Chat end


 

__ADS_1


Al pun video call Adinda. Adinda yang di video call oleh Al pun bingung antara angkat atau enggak. Saat Adinda ingin mematikan tapi malah dipencet tombol hijau.


"Halo. Makan din jangan gak makan" kata Al.


"Iya entar" kata Adinda sedikit gerogi.


"Makan sekarang gue liatin. Kalau gak entar lo gak makan" kata Al maksa.


"Gak selera gue" kata Adinda.


"Kalau gak mau makan gue kerumah lo biar gue suapin" kata Al.


"Ehh gak usah. Iya gue makan nih" kata Adinda sambil mengambil bubur nya dan menyuapkan ke mulut nya.


Al pun melihat Adinda yang sedang makan. Tanpa sadar Al berkata.


"Apaan?" tanya Adinda karena dia kurang jelas mendengar perkataan Al yang pelan.


"Gak" kata Al gelagepan.


Adinda pun melanjutkan makan nya dan setelah itu meminum obat nya. Al pun setia menunggu Adinda sampai selesai.


"Udah sekarang tidur udah malam" kata Al.


"Belum ngantuk" kata Adinda.

__ADS_1


"Yaudah gue nyanyi biar lo tidur yah" kata Al yang di jawab anggukan oleh Adinda.


"Nanti kalau gue udah tidur matiin sambungan nya" perintah Adinda.


Al pun mulai bernyanyi. Adinda mendengar kan Al bernyanyi sambil memejamkan mata nya. Menurut Adinda suara Al itu bagus. Adinda pun mulai mengantuk dan mulai memasuki alam mimpi. Al tersenyum melihat Adinda yanh mulai tertidur dan terus melanjutkan lagu nya. Saat lagu sudah selesai Adinda sudah berada di alam mimpi.


"Good night flowers ku" kata Al.


Setelah itu Al mematikan sambungan nya. Al tersenyum sebelum dia menyusul Adinda ke alam mimpi.


🍁🍁🍁


Hari ini Adinda kembali ke sekolah. Sebenar nya Adinda belum boleh sekolah. Tapi dasar Adinda yang keras kepala dia memaksa untuk ke sekolah. Meski wajah pucat nya masih menghiasi tapi Adinda sangat senang bisa kembali ke sekolah. Sesampai nya di kelas sudah ramai.


"Lo dah sekolah din?" heran Salsa.


"Lo kan masih sakit din" kata Aurel.


"Gue udah baik-baik aja" kata Adinda.


"Apa nya baik-baik aja? Wajah lo aja masih pucat" kata Aurel kesal yang di angguki oleh Salsa setuju dengan Aurel.


"Gue udah gak papa" kata Adinda meyakinkan teman-teman nya ini.


TBC~~

__ADS_1


ikutin cerita nya samapi habis yah:)


Author sayang kalian eheh><


__ADS_2