Bunga Yang Kesepian

Bunga Yang Kesepian
chapter 8-2


__ADS_3

"Mungkin dia ada urusan kali din" kata Rian menenang kan.


"Kalau ada urusan kan bisa bilang. Udah tadi gue di jegat preman" kata Adinda.


"Lo gak papa kan din?" tanya Rian khawatir.


"Enggak. Bang anteri gue sama kesya pulang" kata Adinda minta tolong.


"Yaudah ayo" kata Rian sambil menuju motor nya.


Saat di jalan tidak ada yang berbicara sama sekali. Adinda sibuk dengan pikirannya. Dia heran mengapa Al meninggalkannya tadi. Sesampainya di rumah Adinda langsung turun dari motor Rian. Setelah itu motor Rian meninggalkan perkarangan rumah Adinda. Adinda dan kesya langsung masuk ke dalam rumah. Adinda langsung mandi karena sudah sangat gerah.


"Kesya mau beli baju nya sekarang?" tanya Adinda.

__ADS_1


"Iya kak. Kesya udah pengen banget sekolah" kata kesya menatap Adinda penuh harapan.


"Yaudah kesya mandi dulu setelah itu kita pergi ke mall" kata Adinda yang langsung dilaksanakan kesya.


Adinda pun pergi untuk mengecas HP nya yang mati. Saat HP dihidupkan banyak panggilan tak terjawab dari Al. Dan ada beberapa pesan dari Al. Adinda Sangat malas untuk membaca pesan Al. Dia benar-benar sedang kesal. Saat Kesya sudah mandi mereka langsung menuju ke mall. Papa dan Mama Adinda sedari tadi tidak kelihatan. Mungkin sedang mengurus bisnisnya. Sesampainya mereka di mall langsung menuju toko baju untuk anak sekolah.


Adinda memilihkan baju untuk Kesya. Semua barang yang diperlukan untuk ke sekolah telah dibeli. Adinda mengajak Kesya untuk makan bersama di restoran yang ada di mall ini. Adinda pun memesan makanan untuk dia dan juga kesya. Kesya memakan makanannya dengan lahap yang membuat Adinda gemas dan langsung mengacak-ngacak rambut kesya. Setelah itu mereka kembali ke rumah. Sesampai nya di rumah Adinda langsung masuk ke dalam mimpi nya begitu juga dengan kesya.


                            🍁🍁🍁


"Nanti di sekolah jangan nakal yah key" pesan Adinda sambil fokus menyetir.


"Iya kak. Kesya gak akan buat kakak Adinda kecewa" kata kesya sambil tersenyum dengan manis.

__ADS_1


Sesampainya di sekolah banyak yang melihat ke arah mobil Adinda. Adinda pun turun dengan Kesya. Banyak mata yang melihat Adinda dengan tatapan kagum. Setelah menyalam Adinda, Kesya langsung masuk menuju sekolah barunya. Hari ini hari Adinda akan masuk dalam anggota basket. Dia ingin menyalurkan bakatnya tentang basket. Adinda sudah membawa baju ganti untuk latihan.


Sesampainya di lapangan masih sepi. Hanya ada beberapa orang yang sibuk latihan. Adinda meletakkan tasnya di pinggir lapangan. Setelah itu Adinda mulai melakukan pemanasan. Gurunya pun datang bersama dengan anak lainnya. Guru itu bernama kak Ega. Dia menatap Adinda dan mulai memperkenalkan dirinya kepada yang lain.


"Perkenalkan dia Adinda Putri anggota baru di basket" kata Ega.


"Salam kenal Adinda" sambut semua nya dengan ramah.


Yang dibalas senyum seada nya dengan Adinda. Mereka pun mulai latihan. Adinda berusaha fokus dengan bola yang menjadi titik sasaran. Saat Adinda mulai bisa mencuri bola dia langsung mengambil bola dan mengoper nya ke kawan satu tim. Dan tim Adinda mencetak angka. Ini saatnya mereka untuk istirahat. Adinda meminum airnya sambil membuka HP nya. Adinda benar-benar ingin menghubungi Al. Dengan cepat Adinda mengirim pesan singkat pada Al.


"Seharus nya pacar marah itu di bujuk" kata Adinda sambil menghela nafas kasar.


Al jelek:

__ADS_1


                                Al lagi apa?


TBC~~


__ADS_2