
Mereka pun hanya pasrah menghadapi Adinda yang keras kepala seperti ini. Adinda sangat sulit di tentang. Bel pun berbunyi menanda kan pelajaran pertama akan di mulai. Adinda sama sekali tidak mendengarkan guru yang mengajar. Dia memilih mendengarkan lagu dengan earphone nya. Aurel yang melihat Adinda hanya geleng-geleng dengan tingkah teman nya ini. Bel istirahat pun berbunyi Semua murid berhamburan menuju kantin untuk mengisi perut mereka.
"Kantin kuy din" ajak Salsa.
"Males. Kalian aja" suruh Adinda masih dengan earphone nya.
Aurel dan Salsa pun menuju kantin. Saat di kantin sudah ada Al dengan temam-teman nya. Aurel dan Salsa pun gabung dengan mereka saat mereka sudah memesan makanan masing-masing.
"Adinda mana?" tanya Al.
"Di kelas" jawab Aurel.
Al berpikir tentang bagaimana dia menyatakan cintanya kepada Adinda. Sedari tadi dia hanya diam mengacuh kan teman-teman nya. Yang lain heran dengan Al sedari tadi hanya diam membisu. Mereka pun mencoba untuk bertanya dengan Al.
"Ada apa Al?" tanya Dino.
"Gue bingung cara nembak cewek" kata Al sambil berpikir.
Al kembali dalam lamunannya. Dia takut Adinda akan menolak dan menjauhinya. Tapi dia harus mencobanya dulu. Sekarang dia sudah tahu bagaimana menyatakan perasaannya.
__ADS_1
"Memang siapa?" tanya Leon.
"Adinda" kata Al.
Salsa yang sedang memakan Bakso nya pun tersedak karena sangkin terkejutnya. Yang lain hanya ber oh ria.
"Kapan?" tanya Doni.
"Nanti sehabis pulang sekolah" kata Al.
"Oke nanti kita bantuin. Tapi gimana nembak nya?" tanya Dino.
"Nanti gue kasih tau" kata Al.
"Rel" panggil Adinda bisik-bisik kepada Aurel yang sedang menulis tugas yang di berikan guru bahasa indonesia.
"Paan?" tanya Aurel masih fokus dengan buku nya.
"Kalau kita merasakan senang saat di dekat cowok itu apa yah?" tanya Adinda polos.
__ADS_1
"Itu namanya sedang jatuh cinta. Emang saat di dekat siapa?" tanya Aurel penasaran.
"Ciee Adinda jatuh cinta" ejek Salsa.
"Masa sih gue jatuh cinta" kata Adinda yang di jawab anggukan dari Aurel.
"Siapa orang nya hem? Al?" tebak Aurel.
Adinda hanya diam memikir kan perasaan nya yang aneh saat di dekat Al. Apa benar dia jatuh cinta sama Al? Adinda tidak ingin ambil pusing jadi dia memilih melanjutkan mengerjakan tugas. Bel pulang berbunyi semua murid langsung berhamburan untuk pulang. Termasuk Adinda dan yang lain nya.
"Pulang yuk" ajak Salsa.
Mereka pun jalan bersama sama menuju parkiran. Saat di tangga ada Clara bersama dayang-dayang nya. Adinda hanya cuek dengan mereka. Clara pun mengata ngatain mereka.
"Ehh ada geng cabe" kata Clara sambil menatap Adinda.
Adinda hanya diam tanpa menjawab, dia masih menahan diri untuk tidak langsung mencakar wajah Clara. Salsa mulai terpancing emosi tapi di cegah Aurel.
"Dasar cewek kecentilan. Sok paling cantik. Cantikan juga gue" kata Clara dengan pede nya.
__ADS_1
TBC~
Aku ada cerita baru yang berjudul "The lonely girl go yora" jangan lupa mampir yah:)