CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
18


__ADS_3

risti mengambil bajunya yang berserakn di lantai dan meninggalkan bima yang masih setia melihat risti yang berlari kekamarnya...


bima mengambil hpx..


siapakan data2 risti dan data ku,bawa ke kantor catatan sipil dan bawa penghulu ke sini malam ini...suru mereka menyiapkan surat nikah secepatnya,saya akan membayar berapa pun...


setelah orang di seberang menyanggupi semuanya,bima mematikan hpnya,sementara risti masi terisak di kamar mandi..


"apa aku memang murahan,harusnya aku memukul kepalanya om bima,kenapa tubuhku seakan terhipnotis..akkkhhhhh,apa aku suka sama om bima,tapi kan om bima tidak mungkin menyukaiku,dan semalam om bima mengatakan dia di jebak mbak nia dengan obat.".


"dari pada aku di sini,dan mungkin setelah ini om bima mengusirku,bukankah semua sama jika sudah mengambil maka akan di tinggalkan,lebih baik aku kabur saja dari om bima,aku takut om bima mengusirku dan mengataiku wanita tdk baik,karna semalam aku tidak menolak 😭😭😭" ahirnya risti mengepak barangnya,dia mengintip keluar dan tidak melihat siapa pun bahkan maid tidak ada...


risti menarik kopernya yang besar dari dirinya menuruni tangga...


brukkk risti menabrak seseorang,karna memang risti menarik kopernya dengan menunduk...


"mau kemana bawa koper besar yang lebih besar dari tubuh mu,apa mau kabur dan tidak mau tanghung jawab" mata risti melotot dan mengangkat wajahnya melihat wajah tampan bima,deg


"deg,gila ganteng bamget walau sudah tua,tapi kan nggak mungkin aku nikah di bawa umur,aku masi mau sekolah" gumamnya yang terdiam tapi di dengar bima...


bima tersenyum mendengar perkataan risti..

__ADS_1


"aku memang ganteng walau sudah tua" kata bima..


risti melotot "bukanya tadi risti ngomong dalam hati" gumam risti platak "awww sakit" gumam risti sambil memegang keningnya...


"kamu bicara dalam hati tapi keluar dari suara mu" kata bima.yang gemas...


"sekarang jawab kamu mau kemana bawa koper "


"mau kabur,risti takut di usir sama om,risti takut kalo om ngira risti sama kaya wanita murahan,padahal sumpah risti semalam mau berontak,mau mukul pala om.pake lampu tapi tubuhnya risti menghianati risti,tubuh risti memusuhi risti" kata risti sambil nangis bima yang mendengar hanya tersenyum..


" risti juga masi ingin sekolah,risti tidak mau keluar dari sekolah,besok risti ulangan risti nggak mau nggak ikut ulangan" gumam risti lagi dengan wajah merasa bersalah dan menyesal..


"jadi kamu tidak mau tanggung jawab sama aku" tanya bima dengan tampang polos...


"bukanya om ya yang harus tanggung jawab ke risti" kata risti dengan tampang lebih bodoh lagi dari bima...


bima menarik risti ke ruang tamu,dan.di situ.sudah ad penghulu...


risti kaget karna ada penghulu dan maid semua ada di sana...


"bagaimana apa pengantin wanita sudah siap" kata penghulu dan risti kaget..

__ADS_1


"om ada apa kok ada penghulu" tanya risti...


"kita akan nikah,tapi mama dan papa belum bisa tau,yang ada mereka akan membawa mu jau ,jadi nanti setelah lulus sekolah kita baru resepsi." kata bima enteng.


risti kaget,bukanya anak sekolah belum boleh nikah" om,bukanya risti belum boleh nikah"


"kata siapa kamu belum boleh menikah,semua sudah di ataur dan kamu boleh menikah di umur mu masih kecil,asalkan kamu sudah SMA jika masi SMp mungkin akan lebih mahal lagi,jadi tanghung jawab sekarang" risti terdiam,sementara bima mengucapkan ijab qhobul....


pernikahan mereka dadakan dan hanya orang rumah saja yang tau.,


bima tersenyum karna risti jadi istrinya " harusnya aku berterimakasih ke nia karna rencananya yang gagal tapi rencanaku yang berjalan mulus" monolog bima dalam hati...


setelah selesai risti ke kamarnya dan di temani bima yang membawa kembali koper istri kecilnya....


"om,jika om sudah tidak suka sama risti atau bosan,om bilang ke risti ya,biar risti pergi" kata risti sedikit takut,karna dia tau bima adalah pria yang cukup mampu jika sudah tidak menyukai wanita bisa menggantinya..tapi itu hanya fikiran risti saja...


karna bima tidak akan melepas risti...


"sudah sekarang tidur besok kamu ulangan,apa masih sakit yang di situ" kata bima menunjuk inti risti,risti mengangguk,karna memang tadi bima melihat risti seperti menahan sakit waktu di bawah...


"ya sudah sekarng tidur." kata bima lagi dan di anghuki risti...

__ADS_1


bersambung


__ADS_2