
kini risti sudah berada di rumah sakit,dia sedang di periksa dokter, Bima sangat khawatir pada istrinya...
sementara si kembar berada di rumah kakek neneknya...
cek lek...
suara pintu terbuka, Bima melihat kea arah pintu, lalu menghampiri sangat dokter yang membuka pintu ruang rawat...
"bagai mana dok, bagaimana istri saya" tanya Bima langsung, yang masih khawatir...
"maaf tuan, sepertiny, nyonya sedang sakit, badanya sangat panas sekarang" jawab dokter..
Bima langsung masuk, dan dia melihat istrinya yang sedang tertidur..
Bima mendekati istrinya dan mengusap sayang surai rambut istrinya...
"cepat sembuh sayang," ucapnya dengan nada pelan
dia mengira istrinya hamil lagi...
sementara itu, risti yang ternyata belum tidur, hanya cengar cengir dalam hatinya...
teng,tak lama lampu kamar yang di tempati padam, Bima kaget, dan lansung merai tangan istrinya, namun yang mau dia raih malah tidak ada, ahirnya dia berdiri dan meraba ranjang istrinya, namun tak ada juga...
teng..
__ADS_1
Tiba-tiba lampu menyala, Bima kaget, karna istrinya, anaknya, dan dua keluarga mereka berkumpul di ruangan itu, Tiba-tiba dia memeluk istri dan anak kembarnya...
"selamat ulang tahun sayang" ucap risti di pelukan Bima, Bima mengangguk dan mencium kening istrinya,dan tak lupa mencium sekilas bibir istrinya,dia larut dalam ke sedih annya dan rasa bahagianya...
"umur papa tua,harusnya papa jadi kakek kita" ucap riko yang sebenarnya bercanda, namun membuat suasana hati Bima jadi down..
Bima melirik anak usia 3tahun itu yang mengoceh..
"tapi papa ganteng tau, aku mau nikah ama papa" bela gadis kecilnya, Bima tersenyum karna di bela...
"makasih sayang, ummmmaaa" ucap Bima dan mencium kening anaknya...
"papa punya mama" ucap riko manyun...
Bima menatap istrinya..
"sayang, kamu istrahat ya,makasih suprise ny,kamu masih sakit, dan harus isterahat ya" ucap Bima, namun risti menggeleng.
"sayang" ucap Bima terhenti karna mendengar suara tawa, Bima mengeryitkan alisnya, lalu menatap istrinya untuk mencari tau, namun istrinya malah tersenyum...
"sayang" ucap Bima lagi.
risti mengeluarkan sesuatu dari tangannya "taraaaaa" ucap risti, Bima melihat sesuatu yang di pegang risti, matanya berbinar, bahkan air matanya keluar, lalu memeluk risti lagi...
"makasih sayang, tapi kamu lagi sakit, apa kamu sanggup pertahankan.. "
__ADS_1
plak.. belum sempat Bima melanjutkan, dia mendapat pukulan, dan tawa semau keluarganya, tapi tidak dengan riko dan Rika, mereka malah asik makan kue ulang tahun sang papa, bahkan sudah hampir habis, namun tidak ada yang sadar...
"kenapa sayang, kok di pukul" tanya Bima, lalu melirik keluarganya dengan dingin, bahkan perubahan wajahnya 90drajat ..
risti yang melihat keluarganya yang langsung diam di lirik Bima, menahan tawa, tapi juga kasian, ahirnya dia merai wajah Bima..
"suamiku yang sangat tua, hehehe, becanda sayang, aku itu ngeprank, aku gak sakit kok, emang si sakit, sakit masuk angin" ucap risti, sementara Bima kaget, dan langsung menarik selimut menutupi badan risti..
"panas sayang" ucap risti, sementara semuanya hanya menatap dengan malas
"katanya masuk angin"
"pufffttt hahah, gimana gak masuk angin, tiap malam di Kompas" ucap risti dan ahirnya Bima paham...
Bima tersenyum mesum ke arah istrinya...
entah mungkin mereka tau atau tidak, mereka pamit dan membawa kembar pulang...
tinggalkan Bima dan risti di kamar itu, adam yang memiliki ide aneh, mengunci pintu kamar rawat risti dari luar, lalu memasukan kuncinya lewat bawa pintu..
"paman, kenapa pintu di kunci" ucap rika,, yang melihat adam.
"sayang, kalo tidak di kunci, gimana papa kalian berkenalan dengan calon dede kalian" ucap adam tanpa pikir..
BRuk....
__ADS_1