
adiba dan adam pamit pulang, karna hari sudah sore, mereka pamit kepada mama indah dan diana...
"kami pamit ya mah" ucap adiba lalu menyalami dia wanita paru baya, yang menjadi orang tuanya, dan di ikuti oleh adam..
"hati-hati ya sayang" ucap mereka bersamaan, dan di jawab ya oleh adiba dan adam, setelah mereka keluar, mereka melihat papa andre dan Arya, mereka tak lupa pamit juga, setelah itu, mereka pergi...
dalam perjalanan pulang, adiba memikirkan sesuatu, adam yang peka dengan pikiran sang istri, ahirnya bertanya...
"apa yang kamu fikirkan sayang" tanya adam, yang memegang tangan sang istri, adiba memegang tangan adam kembali, lalu melirik nya dengan senyum..
"aku mau baby juga mas"
srek "au, kenapa tiba-tiba berenti mas" tanya adiba yang kaget, karna adam berhenti mendadak, sedangkan adam, hanya diam mematung, karna kaget dengan apa yang di katakan adiba...
dia merasa, perkataan adiba hanya mimpi..
"mas" ucap adiba lagi, dan adam sadar, lalu melirik sang istri....
"sayang, kamu bener kan, ini bukan mimpi" ucap adam dan di angguki adiba..
"bukannya kamu masi mau ngurus kembar dulu sayang" tanya adam mewanti-wanti...
__ADS_1
"iya, aku mau jaga mereka, tapi aku mau jagain anak kita juga mas, aku mau jagain anaknya mba'risti, dan jagain anak kita, biar mereka akur, saat dewasa nanti" ucap adiba...
"dan lagi, aku seneng sekaligus iri pada mbak risti" ucap adiba, membuat adam bingung,"iri kenapa sayang"tanya adam karna penasaran...
"mbak risti udah punya 4 anak, dan kita belum ada tanda-tanda,aku juga mau gendong baby kita, ngajak main dan jalan, nidurin baby dan lain-lain" ucapnya...
"baiklah, kalo gitu, kita program anak ya" membuat adiba tersenyum dan mengangguk...
"ya udah, kita pulang dulu"
ahirnya adam menjalankan mobilnya lagi, dan melanjutkan jalannya...
di mention Bima, si kembar tak hentinya bermain bersama adik mereka yang masih baby, membuat Bima dan risti bahagia...
"sini sayang, duduk deket papa" panggil Bima ke riko, riko pun berjalan ke arah papanya dan duduk di samping papanya...
"benar, riko abang dan cowok, maka dari itu, riko harus jagain adik riko, karna mereka cewek, jangan biarkan adik-adik mu di sakiti seseorang" ucap Bima dan di iyakan riko dengan semangat...
"baik pah, riko akan menjaga adik-adik riko" ucapnya dan berjalan kembali ke samping Rika...
mereka kembali bermain...
__ADS_1
Bima melirik sang istri"sayang, apa kamu lapar"tanya Bima...
"iya kak, aku lapar" ucapnya..
"ya udah, aku telfon maid dulu agar mereka membawa πΆπͺπ΄πͺπ·πͺπ· πΆπͺπ΅πͺπΆ buat mu ke atas" ucap Bima menuju tlfn rumah..
"buat kembar juga kak, kasian mereka"
"iya sayang, gak mungkin, Anak-anak ku, ku biarkan lapar" ucapnya....
tok... tok... tok, setelah beberapa π΅πͺπΆπͺ πΆπͺπ΄πͺπ· πΆπͺπ΅πͺπΆ, ahirnya di antar, Bima membuka pintu, lalu mengambil makanan buat sang istri dan anaknya...
"sayang, makan dulu yok" panggil risti pada anak-anaknya...
"iya mah, kami kesitu" ucap mereka bersama, mereka pun ke tempat makanan yang sudah tersaji...
"papa suapin nak" tanya Bima lembut.. "gak usah pah, kami bisa kok, papa suapin mama aja" ucap riko dan di angguki Rika....
"yaudah, kalian makan banyak ya, papa suapin mama aja" ucapnya namun berhasil membuat pipi risti bersemu π€....
"pipi kamu kenapa sayang" ucap Bima..
__ADS_1
"gak kok, gak tau" jawab risti menunduk malu...
ΰΈΏΙΙ½β΄β³β₯ΰΈΏΚβ¦β²