
malam pun tiba,Adiba dan Adam sedang berada di ruang tamu,karna mereka kedatang tamu...
"selamat ya kakak ipar "ucap tamu itu,yang tak lain adalah Risti. ..
Risti dan Bima datang bertamu saat Adam memberikan kabar gembira itu pada sang adik..
dan Risti sangat bahagia,dia akan mempunyai ponakan....
"mba'jangan panggil gitu,usia aku masih muda"jawab Adiba...
"hehehehe,iya lupa"ucap Risti nyengir kuda.....
" tuan, nona, silahakan, makan malam sudah siap"ucap maid paru baya...
"makan yuk mbak"ajak adiba ....
risti dan anak-anaknya pun menuju rung makan...
" aku panggil mas adam dulu ama bang bima "pamit adiba...
risti mengangguk, dia mengambilkan makan malam untuk anaknya....
tok...tok...tok
" masuk..."
"mas, bang mkan malam yuk" ajak adiba...
__ADS_1
ahirnya Bima berjalan menuju ruang makan,sementara Adiba di tahan Adam...
"kenapa mas"tanya Adiba saat Adam memeluknya...
"boleh di tengokin kan entar malam" ucapnya..
"belum mas,kata dokter apa "tanya Adiba...
"yahhh,padahal mau nekok"ucapnya dengan memelas,Adiba tersenyum,dia sedang mengerjai suaminya,padahal Adiba sudah bertanya ulang sama dokter lewat chat,dokter berkata bisa tapi harus pelan,agar tidak mengagetkan janin dan agar janin tidak dalam bahaya....
cup"iya boleh,aku cuma becanda mas,Napa kusut sih mukanya" ucap Adiba yang mencium bibir sang suami.
"beneran bisa,kata dokter gak bisa"ucap Adam
"tadi saya chatan Ama dokternya,asalkan mas pelan,dan tidak mengagetkan janin kecil ini,tidak masalah"ucapnya dan membuat Adam seketika menciumi perut rata sang istri....
plak..."kok di pukul sayang"tanyanya karna Adiba memukul lengan suaminya yang masih menciumi perutnya dan berkata yang ane2....
"kita makan sekarang,udah laper"rengek Adiba karna malas mendengar celotehan aneh Sang suami..
ahirnya Adam berdiri dan memegang tangan istrinya,lalu berjalan ke ruang makaan ....
"maaf mba lama"ucap Adiba tak enak pada Risti dan Bima,namun saat akan sampai ke meja makan,adaiba dan Adam hampir menjatuhkan rahangnya,bahkan Bima yang sudah dari tadi ke meja makan,masi setia dengan ekspresinya itu....
"astaga untung kau adik dan ponakan-ponakan ku"ucap Adam mendapat tatapan tajam dari Adiba...
"Tante"panggil Adiba ke maid....
__ADS_1
"iya no...."ucapannya terhenti saat melihat meja makan.....
sementara Risti dan kembar masih makan,tidak peduli dengan yang lain,bahkan Bima sampai geleng kepala....
Adiba tersenyum melihat ekspresi maid itu,yang sama dengan Adam,Bima dan dirinya tadi....
"makanan masih ada kan Tante"tanya Adiba...
"iya non,masih ada,tunggu saya bawa keluar"ucap maid itu lalu menuju dapur...
"astaga,kau tidak memberi adik dan ponakan ku makan"ucap Adam...
"aku selalu memberinya makan,tapi mereka selalu menghabiskan tanpa sisa sedikit pun" ucap Bima...
"kalo kembar aku tidak akan heran,tapi ini Risti,kenapa dia ikut-ikutan"ucap Adam lagi....
"mungkin karna dia sedang hamil"ucap Bima santai,membuat Adam dan Adiba kaget...
"hamil"ucapnya bersamaan.
"iya,dan itu tripele"ucap Risti..
"Alhamdulillah"ucap Adiba ...
"kok Alhamdulillah sayang"
"masa astagfirullah mas,kan itu rejeki mbak Risti Ama bang Bima"ucap Adiba ...
__ADS_1
bersambung