CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
64


__ADS_3

saat Bima melihat semuanya, Bima merasa puas, dan akan mengomfirmasikan kepada atasan mereka....


ahirnya miting selesai, semua orang sudah keluar, kecuali Bima, risti dan si gadis tadi...


😌 udah mau pecah palaku thor, katanya kaga ada orang, nah ono si bima, risti ama si calon palakor 😁 bukan pelakor yak 😌.. dah intinya pala author lagi koslet...


Bima melirik si gadis, dan gadis yang di lirik tersenyum manis ke arah Bima, namun saat ke arah risti, dia malah memasang wajah tak suka....


detik kemudian, Bima langsung menatap si gadis dengan sinis,saat si gadis balik menatap Bima lagi...


glek, si gadis hanya mampu menelan salivanya, dia merasa gugup di tatap sinis oleh Bima...


Bima membantu risti berdiri, niatnya ingin membawa risti makan di restoran, dekat kantor, dan akan menghubungi asistennya untuk mengerjakan semua kerjaan yang belum selesai


"maaf tuan, saya masih ada perlu sama tuan" ucap gadis itu secara tiba-tiba, dan menahan tangan Bima, namun langsung di hempaskan oleh Bima...


"perlu apa lagi, lebih baik kamu jangan punya fikiran yang aneh" ucap Bima tanpa melirik si gadis, yang wajahnya sudah memerah....


risti melirik si gadis dan tersenyum...


"kak, kalo ada perlu, silahkan bicara aja di sini, biar cepet" kata risti ramah...


namun di tatap tak suka oleh si gadis...


risti tersenyum kikuk, karna respon si gadis seperti memusuhinya....

__ADS_1


"bisa diam gak, dasar bucit, jelek, bukan kamu yang aku temani berbicara" ucap si gadis blak-blakan dan langsung mengutarakan, ketidak sukanya ke risti...


mata risti seketika berkaca-kaca, lalu melirik suaminya..


"emang aku jelek ya sayang"


dan mendapat celengan dari Bima..


"gak kok sayang, kamu cantik, bahkan seksi dengan perut buncit, yang jelek itu dia" jawab Bima, melirik si gadis. .


"tu... tuan, ke... napa melirik saya seperti itu, sa... saya hanya mau bicara sama tuan, bukan orang luar yang penyakitan, mirip busung lapar, dan saya gak jelek kok tuan, saya cantik, dan gak penyakitan kayak dia" tunjuk si gadis...


Bima langsung meninggalkan, tempat membawa risti, lalu menarik HP dari tas risti, kemudian mengetik sesuatu, sementara si wanita, teriak terusmenerus, namun di abaikan...


"ada apa ini,kenapa kalian menarik ku, lepaskan akau" bentak si gadis kepada 4 pria tinggi yang tiba-tiba, menariknya menjauh dari Bima dan risti, risti berbalik, dan melihat si gadis, namun tak bisa apa-apa, karna dia juga lagi emosi, karna di bilang buncit dan mirip penyakit busung lapar...


namun di urungkan, dia lagi mode malas ngomong...


"kita makan siang dulu ya di resto dekat sini, kayaknya si baby lapar " ucap Bima memegang perut risti.


risti kesal dan memanyunkan bibirnya, Bima gemas dengn istrinya..


"kenapa sayang, kok manyun, minta di cium ya" tanya Bima, risti balik..


"cuma baby aja, emmaknya gak di kahwatirin laper" ucapnya sewot...

__ADS_1


Bima tersenyum dan menggigit hidung istrinya...


"iya, maaf ya sayang,kirain kamu makannya entar malam" jawab Bima lagi dengan senyum jail..


risti yang gak ngerti bertanya dan protes..


" ya makan siang juga dong, biar sehat ama anak, masa makannya malam doang, kan bisa lemes".. ucap risti


"bukannya entar malam, kamu makannya doble sayang, tapi emang si, bakal lemes habis makan " tanya Bima sambil menahan senyum...


"kok makan malam doble" tanya nya bingung..


.


"entar malam kan, kamu makan nasi dan daging tambah sayur, trus habis itu, kamu makan lagi, tapi makannya satu sosial,dua telur, tambah mayones" ucap nya,seketika wajah risti bersemu merah karna malu dan adegan di belakang mereka, memperlihatkan seorang wanita yang di seret paksa...


"udah ah, jangan gombal lagi, udah laper tau "


"iya sayang, ayok"


ahirnya mereka ke kuar kantor,dan masuk mobil, yang sudah terparkir di depan pintu kantor...


cek lek "Hati-hati sayang" ucap Bima yang membantu risti masuk mobil, tangan Bima menghalangi kepala risti, agar tidak kepentok..


***bersambung...

__ADS_1


terimakasih dukungannya 🄰🄰😘😘***


JANGAN LUPA LIKE, KOMEN , FAVORIT & RITE 🤩🤩


__ADS_2