CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
66


__ADS_3

adiba melirik majikannya "lalu, saya nona, bukanya kembar saya yang jaga nona" tanya adiba bingung...


"apa sa... saya di pecat nona" ucapnya lagi dengan takut...


risti melirik nya dan tersenyum...


"gak kok dek, saya cuma mau ngumpul ama keluarga kecil kami aja, soalnya jarang-jarangkan bisa satu paket" ucap risti tersenyum..


"kok paket, emang kita mau di bungkus" tanya Bima polos...


risti menggeleng, lalu menepuk pundak suaminya dengan menunduk buang nafas "emang ya, kalo udah tua, bawaanya pikun mulu" ucapnya dengan geleng-geleng kepala..


"say... " Bima ingin protes namun di tahan oleh risti...


"gak mungkin loh, kita di bungkus empat orang kayak paket, maksud aku itu semacam kUmpul keluarga sayang."


Bima pun manggut-manggut....


"k'adam, tolong anterin adiba ya, sekalian beli bahan makanan di rumah" ucap risti langsung pergi tanpa peduli protesan adiba...


"udah, jangn banyak protes, orangnya juga tidak dengar, yok saya antar, sekalian beli yang di suruh risti" ucap adam berdiri...


"tapi tuan, saya bisa pergi sendiri" ucap adiba


"mau pergi sendiri atau di pecat" ucap adam, adiba mengangkat wajahnya, menatap adam, begitu juga adam, tatapan mereka terkunci...


"*ya Tuhan, tuan adam ternyata ganteng, mirip nona risti" . ucapan adaiba dalam hati...


adiba langsung menggeleng kepala*...

__ADS_1


"maaf tuan, tuan bukan ma.... " ucapnya terputus karna di sodorkan benda pipih milik adam di depannya, matanya seketika membulat..


"kak tolong, tanya adiba,pergi belanja atau di pecat, dan kakak harus temenin dia, kalo kakak gak temenin adiba, ku tanya mama dan papa, biar kakak juga di pecat jadi anaknya, karna udah gak sayang ama adiknya" ucap adiba dalam pesan, ahirnya mereka pun pergi belanja di supermarket....


dalam perjalanan adam tak berhentinya melirik adiba, bahkan dia menahan senyumnya, bagaimana tidak, saat melihat pesan dari risti, adiba berai dan masuk dalam mobil dan duduk dengan cantik di atas...


"hem, pagai mana kabar adikmu yang dulu, dia sudah tidak mengganggu kamu kan" tanya adam tiba-tiba...


adiba menggelengkan kepalanya


"tidak tuan, saya juga belum pernah melihatnya" jawab adiba..


"oh, iya, orang tua kamu di mana"


pertanyaan adam membuat adiba menunduk..


adam melirik adiba, dia pun langsung meminta maaf..


adiba mengangkat kepalanya...


. "tidak apa tuan, saya juga minta maaf"...


" orang tua saya sudah meninggal, mereka meninggal dalam kecelakaan" ucap adiba tersenyum paksa...


"kenapa bisa kecelakaan"


"katanya rem mobil, orang tua saya, udah di sabotase, ada pihak dari musuh-musunya yang mencelakai nya" ucap adiba lagi...


adam merasa ubah, tapi dia memikirkan satu hal, wajah adiba mirip dengan anak temannya....

__ADS_1


dia pun memberanikan diri untuk bertanya nama orang tua adiba...


😳 woaaaaaaaahhhhh umur kakak tua berapaan tu, kalo adiba anak temenya 😳😳😳😳, lah, umur Bima apa kabar yang tuaan dia....


"nama orang tua kamu siapa" tanya adam


adima melirik adam..


"emang, hubungannya apa tuan" tanya adiba..


"ya gak ada si, cuma pengen tanya aja" ucapnya cuek...


"nama ibu ku, feronika amanta putri, dan nama papa ku ardy putra nugrah"...


cekrik... suara mobil berhenti mendadak, adiba terpental dan hampir kejedot...


" tu... tuan kenapa berhenti tiba-tiba, apa kita melewati supermarket nya" tanya adiba polos...


"tidak, maaf, aku hanya kaget saja, soalnya nama ayah mu, mirip dengan nama rekan bisnisku dulu, sekaligus teman dan kakak kelasku saat SMA dulu" ucap adam, adiba hanya manggut.


"mungkin, nama seperti itu, lagi pasaran" ucap adiba lalu tersenyum...


"lalu, kenapa adikmu seperti membencimu, kalian kan sedarah" ucap adam yang mengingat kelakuan adiknya adiba waktu itu...


adiba tersenyum getir "dia anak om saya tuan, anak tiri dari almarhum kakek saya" ucap adiba menunduk...


***BERSAMBUNG


LIKE, KOMEN, FAVORIT + RITE..

__ADS_1


MAKASIH 😘***


__ADS_2