CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
83


__ADS_3

"baiklah tuan, jika perkataan ku benar, maka anak anda harus menikahi anak ku, begitu juga dengan anak pak andre" ucap papa nuril dengan angkuhnya...


"enak saja, anak ku sudah menikah, dan lagi, bima sudah menikah dan punya anak" ucap andre..


"hahahah, apa tuan takut, tuan bisa menceraikan, anak anak anda" ucap papa nuril yang seakan otaknya entah kemana...


🤔*kayak otaknya author 🤭🤭


adiba ingin sekali memarahi om dan tantenya, tapi di tahan risti*....


"papaaaaaa,pamaaaann" teriak si kembar sambil berlari ke arah dua pria yang baru masuk...


semua mata mengarah pada teriakan kembar,keluarga mereka tersenyum bahagia, tapi tidak orang tua nuril, mereka mencari anaknya namun tak ada, malah adam dan bima datang bersamaan...


"kalian dari mana" tanya papa Arya..


"kami habis membereskan sesuatu pah" jawab bima yang menggendong dua anaknya sekaligus, dan berjalan ke arah risti, begitu juga adam, dia berjalan mendekati adiba....


"ma.. mana nuril" tanya ayah nuril...


"kenapa tanya kami" ucap bima tanpa melihat ke arah mereka....


"harusnya nuril datang juga, bukanya kalian membawa nuril pergi" ucapnya lagi..


"hahahahahahah, pede sekali anda, jika saya pergi membawa anak anda, dan satu lagi, saya alergi bersentuhan sama wanita-wanita ular, kecuali istri ku dan keluarga ku" ucap bima yang mencium Rika, anak gadisnya....


dan itu membuat orang tua nuril jadi salah tingkah..

__ADS_1


"bukannya anda yang harus tau anak anda kemana, kenapa menanyakannya pada kami" adam tiba-tiba bertanya...


"karna kalian berdua lah yang menerima surat nuril" jawab sang mama dengan ceplos, semua berbalik, dia langsung menutup mulutnya...


"apa maksud mu, surat, bima, adam" ucap Arya, membuat dua orang asing itu gemetar, siapa lagi kalo bukan orang tua nuril....


"ini" ucap adiba dan risti bersamaan, dan meletakkan surat itu ke meja....


adam dan bima hanya tersenyum...


tok... tok... tok...


semua menoleh ke arah sumber suara....


"ada apa tante" ucap risti..


"ini non,ada surat, buat orang tua nuril" ucap maid


"surat dari kepolisia" ucap nya lagi..


"po... polisi, ba... bagaimana mungkin" jawabnya


"saya yang melaporkan anda berdua, dan oh yah, anak anda nuril sudah pergi keluar negri,katanya dia tidak mau tinggal dengan orang tua miskin seperti kalian" ucap adam berbohong...


"kenapa mas lapor polisi" tanya adiba.


"mereka yang membuat orang tuamu meninggal" ucap adam langsung...

__ADS_1


"a.. apa, bu.. bukannya mereka.. "


"ya, mereka kecelakaan, tapi itu kecelakaan yang di sengaja, dan rumah yang mereka tinggali, itu rumah orang tua mu, dan mereka juga menjual mu, jadi apa salahnya saya melapor" ucap adam


"tidak... kami tidak melakukan semua itu"


"tapi sayangnya semua sudah ada buktinya, . .


" a.. apa"ucap mereka.


mereka melihat adiba dan memohon pertolongan, namun adiba tidak bisa menolong, dan lagi dia makin sakit hati, jika dia di jual,dia akan berusaha memaafkan, tapi orang tuanya di bunuh, dan itu sodaranya sendiri, walau beda ibu...


adiba bergegas kekamar tanpa peduli dengan om dan tantenya, adam mengikuti adiba, begitu juga kembar...


sementara risti dia menatap ubah pada adiba, lalu menatap sinis ke arah orang itu...


"minta tolong, dulu saat adiba susah, apa kalian menolongnya, " ucap risti...


***BERSAMBUNG...


mohon maaf jika saya banyak salah dalam berkata 🙏


hari ini fokus istirahat dulu...


tapi saya udah sempatkan nulis BAB selanjutnya...


selamat istirahat semuanya

__ADS_1


 


 


__ADS_2