
bima yang pusing ahirnya menyuruh perawat itu, kembali ke ruanganya..
"aku berani sumpa,aku tidak mendorongnya,dan aku tidak menuduhnya,dia yang mulai" ucap risti tiba-tiba...
bima menatap istrinya yang berbicara sambil menunduk sedih...
"sudah,jangn di ingat terus,lebih baik kamu isterahat,kasian kembar,mereka pasti tidak mau melihat mu sedih" ucap bima..
risti mengangkat pandangannya menatap sang suami,namun bima tidak menatapnya sedikit pun,justru dia seperti kesal...
risti ahirnya menidurkan dirinya di kasur,dan berbalik,dia menghapus air matanya..
"apa dia kesal padaku,apa dia tidak percaya padaku,apa aku yang terlalu kahwatir,tapi tingkahnya seakan berubah" ucap risti dalam hati..
risti merasa hatinya teriris,tingkah bima seketika berubah,padahal kemarin,bima masih mempedulikanya,bahkan bima tidur di sampingnya,namun sekarang,bima malah seperti menjau...
tanpa risti sadari,bima menyeringai menatap ponselnya, dan meletakkanya setelah mengirim pesan...
risti yang hatinya masih sakit,bahkan rasa sakit setelah melahirkan pun belum pulih,di tambah dengan kejadian tadi,belum lagi sikap bima langsung berubah...
"apa sekarang dia sudah bisa bersentuhan dengan wanita,dan dia sekarang ingin memilih kriteria wanita pilihanya" bahkan risti berasumsi yang tidak tidak...
__ADS_1
risti mengambil ponselnya dan mengetik sesuatu,dia berbalik melihat suaminya dan dan tersenyum getir...
"kalo jodoh akan bertemu,maaf,mungkin sikap ku masih kekanak-kanakan,tapi hatiku seperti teriris,bahkan hampir meledak 😢"...
"kamu juga langsung berubah saat wanita lain menuduhku,bahkan kamu tidak memakinya seperti wanita yang sudah-sudah,apa kamu juga menyukainya saat pandangan pertama"...
"semogah berjodoh" setelah mengatakan itu risti tertidur...
pagi tiba,dan pagi ini membuat semua orang hebo,termasuk bima yang baru bangun,dan mendengar teriakan suster risna..
"tuan,tuan bangun" ucap risna membangunkan bima,dia membangunkan bima seperti seorang istri membangun kan suaminya...
"nyonya risti dan kembar hilang tuan" icap risna panik,namun dalam hatinya bahagia..
mata bima membulat sempurna,dia melihat kesana kemari,namun tidak melihat anak kembar dan risti,dia mengambil hp lalu menelfon rumah,namun tak ada,dia menelfon mertuanya,namun tak ada jawaban,lalu menelfon adam,nmor adam tidak aktif,dia lalu menelfon hp risti,namun hp istrinya itu ada di sana,bima melihat dan kaget,bahkan di bawa hp ada tulisan yang besar...
"*jika berjodoh akan bertemu,jika tidak,berarti tidak jodoh" isi kertas itu,bima meremas kertasnya..
risna tersenyum* penuh **kemenangan
"tuan,bagaimana ini,mungkin nyonya tidak menyukaiku,makanya dia pergi,hiks hiks hiks,harusnya aku berhenti kemarin"ucapnya dengan nada orang sedih dan merasa menyesal...
__ADS_1
bima merasa frustasi,baru kemarin bahagia karna anak kembarnya,sekarang jadi begini...
bima berlari keluar namun tanganya di tahan risna,dengan cepat bima menepis tanganya,lalu menatap risna.risna yang di tatap,wajahnya seketika merona..
"ada apa" ucap bima yang menepis tanganya.
"maaf tuan,kemarin saya mendengar kalo nyonya mengatakan,jika di tidak menyukai tuan,tapi hanya ingin harta tuan" ucap risna bohong..
bima terpaku mendengar penuturan risna
"lalu,apa lagi yang kamu dengar"
"katanya,anak kembar itu bukan anak tian,dan saat itu saya bilang akan mengatakan pada tuan,dia mengancam saya,makanya dia mendorong saya tuan" ucapnya makin berbohong...
ahirnya bima tidak jadi melangkahkan kakinya ..
"lalu itu anak siap" ucap bima dengan pandangan kosong
"mungkin anak selingkuhanya tuan " ucap risna lagi...
bima langsung menatap suster risna,dengan wajah yang tak bisa di artikan**...
__ADS_1