CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
90


__ADS_3

plak... plak...


suara tamparan itu membuat adam meringis, sekaligus kaget...


...----------------...


"apa yang kamu lakukan, kamu berani menampar saya" ucap kariawan bernama lulu...


"itu tamparan, karna kamu sudah membuat makanan suami saya terhambur, bahkan sudah tak layak di makan" teriak adiba kesal, yap dia menpar kariawan itu, dan membuat adam meringis, karna tamparan adiba sangat kencang...


"salah kamu sendiri, siapa suru nabrak saya, dan tolong ya, jangan teriak, di sini bukan hutan" ucapnya santai 💆... adam yang mendengar itu menatap sinis ke arah lulu....


"kamu yang nabrak,tadi makanan itu masih layak di makan, tapi kamu malah menendangnya, dan membuat makanan itu terhambur ke bajuku"....


adam mengepalkan tangannya, bahkan rahangnya sudah mengeras, mendengar perkataan adiba...


" hah, itu karna kamu mengotori gedung ini... "


duk... suara pintu tertutup keras,cek lek cek lek dan suara pintu terkunci....


adam mendekati lulu, membuat adiba mematung lagi, air matanya ingin keluar, dan adegan yang tadi dia lihat terulang lagi....


"akhhhh.... tu.. tuan to uhuk to.. tolong lep... lepaskan tuan, sa... saya uhuk uhuk bisa ma... mati tu.. tuan" mohon lulu karna dia di cekik keras oleh adam, yap tadi yang di lihat adiba adalah, adam mencekik lulu, lalu menghempaskan nya, dan itu membuat adam takut, jika adiba membencinya....

__ADS_1


"lepas kan, aku akan melepaskan mu, jika kau meminta maaf pada istriku, dan memakan habis makanan yang kau tendang itu, jika tidak, aku akan membunuh mu di sini juga" ucap adam yang semakin mengeratkan cekikannya...


"i... i... istri" ucap lulu dalam hati, dan melirik adiba, adiba yang di lirik lulu, tak bisa apa-apa, dia takut, namun dia juga bersukur karna namanya di sebut...


adam kaget karna tiba-tiba ada yang memeluknya dari belakang...


"mas...lepasin dia, aku takut" bisik adiba dari balik punggung sang suami,sambil memeluk adam, adiba tidak peduli, jika dia akan di hempaskan, tapi dia benar-benar takut, dan adam merasakan jika sang istri gemetaran....


adam melepaskan cekikannya dan menghempaskan tubuh lulu ke dinding, adam berbalik memutar badannya, dia memeluk sang istri... "maaf kan aku sayang" ucapnya


adiba tersenyum mengangguk dalam pelukan adam..


"tapi, tadi mas kenapa mencekiknya juga tadi" ucap adiba...


"dia mau menggodaku, bahkan dia membuka kancing bajunya, dan itu membuat ku jijik padanya, kalo itu kamu, aku langsung akan membawa mu ke ruang istirahat" ucapnya sambil menggoda adiba...


"tidak kok, mas, hanya makanannya aja" ucap adiba menunduk sedih, sementara lulu sudah gemetaran...


"astaga, harusnya aku tidak menggoda tuan adam, apa lagi tabiatnya seperti seorang pembunuh, aku kira hanya tuan Bima saja yang bertabiat seperti pembunuh, ternyata tuan adam juga" ucap lulu dalam hati karna ke takutan....


"ap aku akan selamat, jika tuan adam menyuruhku minta maaf sambil mencium kakak istrinya, aku akan lakukan, asal tuan adam melepaskan ku, kenapa aku bodoh si" ucapnya lagi dalam hati...


adam langsung melirik lulu, dan itu membuat lulu menunduk ketakutan...

__ADS_1


lalu melirik adiba "apa makanan itu masih ada sayang" tanya adam...


"sudah ku buang mas,maaf, soalnya udah gak layak di makan lagi" ucapnya tertunduk....


"aku akan memaafkan mu, dan makan siang kita di ganti di ruang isterahat saja sayang" bisik adam, tentu saja adiba tau,dia hanya pasrah dan mengangguk...


adam berbalik ke arah lulu...


"ambil gajimu, dan pergi dari sini" ucap adam.. lulu merasa lega, karna hanya di pecat, saat lulu akan keluar, langkahnya terhenti...


"sebelum kamu mengambil gaji mu, lebih baik kau habiskan makanan yang di masak istriku" ucapnya, lalu menelfon seseorang untuk mengambil sesuatu di tong sampah wc...


adiba membulatkan matanya, begitu juga lulu..


"ta.. tapi tuan, itu kotor" ucapnya takut-takut...


"iya mas, itu kotor, bagaimana kalo dia sakit" bela adiba...


"itu resiko dia, dia yang melakukan itu, maka dia yang bertanggung jawab" ucap adam...


"ta.. tapi mas... " ucapan adiba terpotong, karna adam membawanya pergi dari sana...


"kenapa diam, cepat ikut, karna makanan itu sudah ada di meja mu" ........

__ADS_1


lulu hanya bisa pasrah dengan ketakutannya, sementara adiba tidak bisa apa-apa....


bersambung


__ADS_2