
adiba sudah sampai kantor sangat suami, dia langsung masuk ke dalam, semua orang menunduk hormat padanya....
dan dia membalas dengan sopan, dan juga tersenyum, lalu dia memanggil satu karyawan di sana....
"kak, sini dulu" panggil adiba...
"iya nona" jawab karyawan wanita...
"ini, tolong bagiin ama yang lain ya, ini masih anget, soalnya baru bikin" ucap adiba memberikan papper bag besar ke karyawan itu, dan karyawan itu menerimanya....
"terimakasih nona" ucap karyawan itu, dan pergi meninggalkan adiba, saat adiba menyuruhnya kembali....
"sekarang tinggal mas adam" ucapnya sambil mengangkat makanan yang berada di tangannya, dia juga tersenyum....
brug.... "kalo jalan pake mata, jangan mata di taro di dengkul" ucap karyawan itu kesal...
"jalan itu pake kaki mbak, bukan pake mata, mbaknya duluan yang nabrak saya, makanya mbak jalan pake kaki, jangan pake mata, jalan itu pake kaki, mata buat ngeliat,makanya kalo jalan jangan liatin HP" jawab adiba...
"dasar ya kamu, malah ngelawan lagi, tuh beresin tuh lantai, jadi kotor kan lantainya gegara makanan busuk mu itu" ucapnya sambil menendang rantang makanan adiba....
"sopan dikit ya mbak, ini makanan bukan makanan busuk, yang busuk itu mulut mbak, ini makanan buat suamiku, dan mbak menendangnya gitu aja mbak mau saya laporin ama atasan mbak" kesal adiba, lalu mengangkat rantang nya...
"untung gak tumpah" ucapnya, saat akan berdiri, si karyawan wanita itu menendang rantang adiba lagi, alhasil semua isi makan itu, tertumpah, dan terkena adiba...
__ADS_1
"hahahahahahaha memang cocok jika wajah mu itu seperti ini, aku yakin, suami mu akan malu melihat mu," ucap sang karyawan puas...
adiba mengepalkan tangannya"dasar nenek lampir jahat hiks hiks hiks, padahal udah susah paya masak buat mas adam, tapi malah di tumpahin"ucapnya....
karyawan lain yang melihat itu, Buku-buku menolong adiba berdiri...
"nona tidak apa-apa kan"...
" iya Pak, saya gak apa-apa kok"...
"tapi baju nona kotor"...
" nanti aku ganti aja pak di atas"ucap adiba sambil membereskan rantang itu...
"biar kami bantu nona" ucap karyawan lain...
" iya nona"...
setelah itu, adiba berjalan ke wc dan menangis, dia menangis bukan karna terkena makanan yang tumpah, atau hinaan karyawan tadi, tapi dia menangis karna dia membuat masakan itu untuk adam...
setelah selesai, adiba mengetuk ruangan adam...
tok tok tok...
__ADS_1
"kok gak ada jawaban ya, apa mas adam gak ada di ruangannya" ucap adiba sambil masuk ke dalam...
"ma... mas adam" ucap adiba terbata-bata saat melihat adegan di depan matanya......
adam dan seorang wanita seksi itu berbalik ke sumber suara, mata adam melotot....
adam takut jika adiba membencinya, dia berjalan menghampiri adiba, adiba masih mematung, dia menahan air matanya...
dan wanita tadi juga kaget, karna wanita yang makanan nya dia tendang tadi, memanggil atasannya dengan sebutan mas...
"a... apa mereka sodara, atau mereka kekasih, apa jangan-jangan wanita itu ingin menggoda pak adam, dan bukannya tadi dia bilang, dia punya suami, kalo sodara, tidak mungkin, sodara pak adam itu nona risti, dan istri pak adam, tidak mungkin orang kampungan ini walaupun saya tidak tau wajah istri pak adam..., atau mereka selingkuh" ucapnya dalam hati....
"sa... sayang, kamu kenapa ada di sini, baju kamu kenapa ada basah kayak gini... " tanya adam...
"jangan mengalihkan pembicaraan mas, mas apain dia" tanya adiba yang masih menatap wanita itu...
"bukan urusan kamu, kamu itu ya, punya suami yang kerja disini tapi malah mau selingkuh sama bos suami kamu" ucap sang kariawan....
"aku tidak bertanya padamu"
"saya tau, tapi saya itu pacar pak adam, jadi... "
plak... plak...
__ADS_1
suara tamparan bolak balik itu, membuat adam meringis ....
Bersambung