
setelah pamit kepada orang tuannya,begitu pun risti,dan sekarang merekabdalam mobil...
sunyi menghantar mereka hanya ada suara mesinbmobil...
"hmmmmmmm,maaf ya om soal yg kemarin2 itu,sumpa risti nggak liat om di sana pas risti nendang kaleng" ahirnya risti buka suara,dengan nada sedikit takut untuk bertanya dan sekalian minta maaf...
"om,masih marah sama risti,oh iya,risti lupa,ternyata kemarin risti kayak kabur gitu yah,maaf om,kemarin2 risti nggak ada niat kabur,cuma emang risti lagi nunggu angkutan umum" timpal risti lagi yg masi takut di mintai ganti rugi...
tapi bima hanya mendengarnya saja,dia tidak niat menjawab,karna dia masih menunggu apa lagi yang akan di katakan risti...
"aduuuhhh gimana nih,jangn sampai om ini ngadu sama nyonya dan tuan,kalo kemarin2 risti nendang kaleng ke kepalanya om,gimana dong bisa2 saya di pecat lagi sama nyonya" monolog risti dalam hati dan gelisa memikirkan semua,dan pada ahirnya
"om,kok diam" risti bertanya kepada bima dengan wajah cemas karna takut kalo om itu akan mengatakan semuanya ke nyonya,dan dia di pecat..
"hem" jawab bima dengan berdahem...padahal dia ingin tertawa melihat waja cemas risti..
"hmmm om,boleh minta tolong nggak,kalo om nolongin risti,apa pun yang om suruh pasti risti bantuin" tanya risti dengan raut wajah cemas
"benar,kamu mau dengerin saya kalo kamu saya tolong" ahirnya bima bicara panjang tapi tidak lebar 😂😂😂
"iya om janji" jawab risti
dan kesempatan itu tidak akan di sia2kan bima,karna bima memang menyukai risti dari pandangan pertama 😂 aseeeeeeekkkkk pandangan pertama cok...
"ya sudah,kamu mau minta tolong apa" tanya bima
risti sesaat ragu2 dan ahirnya ..
__ADS_1
"om bisa rahasian gak sama nyonya dan tuan waktu risti nendang kaleng dan kena pala om" jawab risti dengan menunduk...
"loh,emang kenapa kalo mereka tau kalo kamu sudah bikin kepala saya luka" tanya bima dan dia senang melihat risti makin was2 dan panik,walau pun tidak di tunjukan dengan harus kesana kemari...
risti yg mendangarnya makin panik dengan menggigit bibir bawahnya,dan itu dilihat oleh bima...
"ya ampun itu bibir pengen aku ***** aja,kenapa manis banget si caranya panik" gumam bima dalam hati..
"om tolongin risti ya,risti nggak mau di pecat,soalnya risti butuh uang buat biaya sekolah,dan hari" tanya risti yg hampir mengeluarkan air mata...
bima yang melihatnya pun tidak tega
"baiklah,saya tidak akan bilang sama mama dan papa,tapi ada syaratnya" jawab bima...
risti yang mendengarnya langsung mengusap air matanya dan dengan semangat bertanya
"jangan panggil saya om,saya belum tua,panggil kakak,masa,atau bima,ya walaupun umur saya sudah 31,tapi saya masih mudah".. jawab bima santai..
risti masi ragu tapi dari pada di pecat..
"i i iya m m mas" jawab risti takut2 dan juga risih.tpi dari pada di pecat...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...
__ADS_1
ahirnya bima sampai antar risti ke sekolah,risti pamit dan turun dari mobil bima...
"risti" panggil pria yang memakai seragam juga,mendekati risti
risti yang di panggil pun menoleh
dengan tatapan jutek risti balik,nengok org yang manggil...
"ada apa kak alvin manggil-manggil" dengan sedikit ketus risti bertanya kepada alvin alias kakak kelasnya...
alvin yang memang sudah biasa dengan cara risti kepadanya mendekat dan tidak peduli dengan ke ketusan risti..
"masuk bareng yok..." jawab alvin sembari berhadapan dengam risti..
sementara di jalan seorang pria melihat risti berhadapan dengan cowok ganteng,yah itu bima,bima mengepalkan tanganya karna cemburu melihat risti dengan cowok ganteng...
bima memang belum meninggalkan sekolah itu,karna mendapat telfon,pada saat bima berhenti menelfon,dan melihat pemandangan di sana,sangat marah dan cemburu.
...****************...
...****************...
...****************...
BERSAMBUNG
__ADS_1