
malam 🌛🌟pun tiba, semua sudah pulang ke rumah masing-masing, ter sisah Bima, risti, suster, dan dua anak 👶👶 kembar itu...
suster itu di tugaskan untuk mengurus bayi 👶👶 kembar itu oleh sang dokter, karna permintaan Bima...
suster itu selalu melirik Bima, yang sedang menyuapi risti, namun suster itu tidak sadar, jika risti melihat dan menyadari ada sesuatu yang salah....
"kenapa dia melirik Bima, kayaknya ada yang aneh" ucap risti dalam hati, yang menerima suapan dari Bima...
"oh iya, besok aku masuk kantor sebentar ya sayang" ucap Bima yang meminta isin...
risti hanya mengangguk, karna fikiranya masih bersama dengan sang suster yang selalu melirik suaminya...
"aku pamit keluar dlu ya sayang, ingat, tidur cepat, oke",..
" mau ke mana" bukan risti yang bertanya, namun suster itu, suster yang ber Nama risna.
Bima yang tidak menyadari apa-apa, malah dengan santai menjawab.
"mau keluar sebentar nyari angin, tolong jaga mereka"
"iya, tenang aja, aku jagain" ucap suster yang tidak memakai embel-embel tuan, risti sudah sangat curiga, bahakan Bima baru menyadari ada yang salah dengan panggilan itu, namun tidak di gubris...
__ADS_1
cup "aku keluar sebentar ya sayang" ucap Bima setelah mencium kening istrinya, dan di angguki oleh risti...
setelah Bima keluar, risti melihat perawat itu, perawat itu menatap kepergian bima..
"kenapa melihat suami saya sampai segitunya" ucap risti, membuat sang suster berbalik lalu tersenyum...
"karna dia ganteng, dan kayaknya cocok buat ku" ucap sang suster tanpa rasa malu atau takut, bahkan dia berani mengatakan itu langsung di hadapan risti..
risti kaget dengan pengakuan si suster, karna berani mengakui perasaanya pada suaminya padanya, bahkan sangat pede..
"apa tante berniat jadi pelakor" ucap risti, yang mengikut sertakan kata tante...
risti mengepalkan tanganganya, dia ingin menampar mulut suster itu, namun dia tidak kuat...
tak tak tak suara langkah kaki yang tenang terdengar di telinga keduanya...
cek lek...
brak "au" bersamaan terbukanya pintu kamar dan risna yang jatuh tersungkur di bawah,.
"risti" teriak Bima, risti kaget, dia masih kaget karna suster bernama risna itu, membuang dirinya sendiri, lalu di kagetkan lagi oleh Bima yang menyebut namanya...
__ADS_1
"tuan, hiks hiks, aku rasa nyonya risti, tidak menyukaiku, dia mendorong ku," ucap suster bohong,.. Bima menatap risti, risti menggeleng..
"kenapa kamu mendorongnya" tanya Bima, risna tersenyum, mendengar pertanyaan Bima yang nadanya seperti memarahi, risti kaget lalu menatap suaminya...
"aku tidak mendorongnya, dia menjatuhkan dirinya sendiri" jawab risti...
Bima mendekati risti, dan melepas tangan risna di lengannya, bahkan dada risna yang seperti balon 🎈 melompong yang siap meledak, menempel di lengan Bima, Bima merasa risih dan seperti biasa, seperti ada yang aneh di kulitnya..
"tapi aku melihat dia terjatuh, dan tangan mu yang tertuju ke arahnya" lanjut Bima yang duduk di kursi dekat ranjang istrinya..
"maaf tuan, hiks hiks, sepertinya nyonya membenciku yang mengurisnya dan anak kembar kalian" ucap risna...
Bima menatap istrinya dalm dalam, dia menatap risti seperti sedang marah besar, lalu berkata...
"aku paling tidak suka ada yang berbohong " ucap Bima menatap risti dengan emosi dan tangan mengepal...
air mata risti terjatuh, dia takut pada Bima, karna baru kali ini Bima memarahinya dan menatapnya seperti itu, padahal dia tidak berbohong..
"aku memang berniat menampar mulutnya, dia menyukaimu, dia mengatakan anak anak ku, aku memang mau memukul mulutnya, tapi aku tidak bisa bangun" ucap risti dengan menangis, takut tatapan Bima yang baru dia lihat, risna tersenyum., lalu mengubah wajahnya menjadi sangat kasihan..
"hiks hiks hiks, nyonya jangan menuduh, aku tidak menyukai tuan Bima, aku tidak mungkin menyukai suami orang, dan aku tidak pernah mengatakan anak anak anda, nyonya jngan menuduhku, hiks hiks hiks" ucap risna dengan sendirinya...
__ADS_1