CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
72


__ADS_3

adiba yang berjalan menuju warung terhenti, dia melihat sesosok pria sedang menatapnya, namun dia mengabaikannya lalu berjalan kembali ke tempat tujuannya...


pria yang mengawasi adiba, mengikutinya, namun tidak mendekatinya, namun saat jalanan sepi, pria itu langsung mendekatinya..


buk...


pria itu memukul adiba dari arah belakang, membuat adiba pingsan, pria itu pun membawanya pergi, tak butuh waktu lama, pria itu sudah pergi dan membawa adiba, namun pria itu tidak tau, jika tempatnya menculik adiba, terpasang CCTV..


setelah pingsan beberapa saat, ahirnya adiba sadar..


"euggg, ini di mana, auuu, kok belakang ku sakit si" ucapnya saat bangun tidur..


adiba melihat sekeliling....


deg....


"i.. ini bukannya rumah rentenir itu" ucapnya kaget,...


"a... apa aku di culik, benar, tadi aku merasa di ikuti, tapi kenapa mereka tau aku di sana" ucapnya sendiri sambil memikirkan seseorang...


"apa nuril yang memberi tahunya" ucapnya lagi...


cek lek....


pintu kamar terbuka, dan terlihatlah seorang pria yang seumuran dengan adam,bahakan wajahnya pun masih terbilang sebelas duabelas belas...


adiba sengaja menutup matanya..


"bangunlah makan, aku tau, kamu sedang pura-pura tidur" ucap sang pria...


ahirnya adiba membuka matanya, lalu menatap pria itu..


"kenapa tuan membawa saya kesini,bukannya hutang om saya sudah hampir lunas, tiap bulan saya mengiriminya ke rekening anda" ucapnya..


"tapi sayangnya adik mu, telah meminjam lagi dan memakai data mu kembali, jadi mau tidak mau, kau harus membayarnya, dan aku mau kau menikah dengan ku" ucapnya


adiba kaget "apa...nuril meminjam uang pada anda" tanyanya dan di anggukan si pria..


"kenapa bukan dia yang Anda nikahi, kenapa harus saya, bukan saya yang mengambil uang anda" teriak adiba kesal..


pria itu terdiam sesaat...

__ADS_1


"aku juga ingin melindungi mu dari keluarga mu, jadi tolong, kita menikah, agar mereka tidak mencari gara-gara padamu, dan nuril akan menjual mu ke tempat lain jika aku tidak memberinya uang" ucapnya menunduk..


pria itu memang menyukai adiba walau usia mereka seperti anak dan bapak, namun jika di lihat orang lain, mereka seperti seumuran, pria itu sangat awet mudah...


adiba terdiam dia juga memikirkan lamaran adam padanya, namun dia juga melihat adam menggandeng wanita lain...


"baiklah aku mau, tapi aku belum bisa sekarang, aku masih ingin bekerja di tempatku" ucapnya...


wajah sang pria tersenyum, lalu mengangguk"baiklah, kalo begitu, makan dulu, dan aku akan mengantar mu pulang"


ahirnya adiba mengikuti kemauan sang pria...


sementara di mention risti, si kembar dan para maid dan penjaga di buat kalang kabut,karna adiba belum pulang, bahkan salah satu penjaga pergi ke tempat adiba tujuan, namun kata penjual, dia tidak pernah melihat wanita yang di foto...


ahirnya kembar menelfon sang mama..


sementara di tempat risti dan Bima,adam di buat kesal oleh wanita yang di bayar Bima..


dreeeet dreeeeet dreeeeet


risti melirik hpnya,lalu mengangkat...


"assalamualaikum sayang" ucap risti


"ada apa sayang, kamu mau nitip kalo kami pulang" tanya risti


"iya ma, tapi bukan itu" ucp riko..


"lalu apa sayang"


"kakak adiba belum pulang ma" ucap riko sambil menitikan air mata...


"belum pulang gimana maksudnya sayang" tanya risti bingung...


"tadi waktu papa mama keluar sama om adam dan calon istri om adam, kami menghabiskan warna, dan kak adiba pergi membeli, namun belum pulang katanya dia pergi membeli di tempat dekat" ucap riko...


"ya sudah, mama dan papa balik sekarang ya, w assalamu'alaikum" ucap risti dan di balas sangat anak, setelah mematikan HP, dia melirik adam dengan wajah di Tekuk...


adam menatap risti "ada apa" tanya adam..


"adiba belum pulang, kata kembar, adiba pergi membeli warna di dekat mension, namun belum pulang, ini sudah sore, dan dia pergi saat kita juga pergi" ucap risti

__ADS_1


deg....


adam langsung berlari menuju tempat mobilnya, meninggalkan risti, adam dan wanita tadi, si wanita terlihat biasa saja...


dia seperti tidak ambil pusing,bahkan dia asik membalas chat sangat suami dan anak....


saat adam pergi, si wanita pun pamit juga, karna sang suami dan anak, sudah datang menjemputnya, saat keluar, Bima memberikan amplop tebal pada si wanita...


setelah itu, risti dan Bima juga pulang...


sementara adiba, telah di antar pulang juga,setelah beberapa jam,ahirnya mereka sampai secara bersamaan, begitu juga adiba yang sudah sampai...


adam melihat jika ada pria yang sedang membuka kan pintu mobil untuk adiba...


risti juga melihatnya namun Bima, membawanya masuk dulu......


adam kenal dengan pria yang memgantar adiba, hatinya seperti terbakar, apa lagi saat adiba tersenyum pada pria itu,dan menciun tangan si pria, seperti suami istri yang akan berangkat kerja....


adan mengepalkan tangannya, lalu Menarik adiba ke dekatnya....


"auuu" ringis adiba, karna adan menariknya secara kasar.....


"maaf adiba, apa sakit" tanya adam khawatir...


tapi untung saja pria yang mengantar adiba sudah pergi duluan...


"lumayan tuan, nanti juga sembuh, saya pamit dulu, mau masuk ke dalam, soalnya tadi saya meninggalkan kembar lama" ucap adiba terburu-buru, lalu masuk, namun sebelum masuk, adam menghentikan adaba..


"siapa pria itu " ucapan adam membuat adiba kaget, sekaligus bingung, kenapa adam menanyakan hal pribadi pada pekerjanya...


"maaf tuan,kenapa tuan menanyakan hal itu pada saya"


"jawab dulu, dia siapa kamu, bukannya dia pria yang di minimarket itu"


"iya tuan, dia tunangan saya, jadi saya permisi" ucap adiba lalu meninggalkan adam...


rahang adam mengeras dan dia mengepalkan tangannya"apa maksud mu, tunangan, hah, apa ini alasannya, kamu tidak mau menerima lamaranku" ucapnya dengan mengepalkan tangannya dengan sekuat tenaga, namun kepalan itu memudar saat mengingat adiba malah bersembunyi di belakangnya saat dia melihat pria itu....


"ada apa sebenarnya,seperti ada yang salah, aku harus mencari tau"...


..

__ADS_1


bersambung..


jangn lupa dukungan like, komen dan favoritenya 😘😘😘


__ADS_2