
cup
"lebih baik,kita tidur,karna besok, pasti akan sangat melelahkan bagimu" ucap adam sambil mencium kening adiba...
adiba masih terpaku dengan apa yang di lakukan adam padanya....
sesaat kemudian adiba sudah sadar, lalu masuk ke kamarnya, karna adam sudah pergi meninggalkannya duluan....
adiba memasuki kamar mandi, untuk membersihkan dirinya, setelah itu dia pergi tidur, sebelum tidur, adiba memikirkan ucapan adam, dia lalu tersenyum "dasar om-om, tapi ganteng "...ucapnya lalu tertidur pulas.....
...----------------...
pagi pun tiba, mata hari bersinar lebih gelap 🤠...
semua orang tengah sibuk, sementara risti dan Bima baru selesai mandi, dan kembar sudah menunggu di meja makan, namun beda halnya dengan adiba,saat dia ingin bangun, dia merasakan berat di area pinggangnya, dan dia pun berniat memijat pinggangnya..
aaaaakh.... bruk
"auuu"
adiba kaget lalu mendorong tubuh besar yang ada di belakangnya, sementara yang di dorong meringis kesakitan, teriakan adiba itu sontak membuat beberapa maid yang berlalu lalang di depan kamar adiba langsung masuk, bahkan teriakan itu terdengar oleh orang di meja makan...
brak..... "adiba, kamu kena..." ucapan maid paru baya terhenti, karna melihat adam yang terduduk di lantai dengan meringis kesakitan....
__ADS_1
"ada ap.... " ucap risti dan Bima saat masuk kamar adiba, mereka bergegas kekamar adiba saat mendengar teriakan adiba, namun mereka menghentikan perkataan mereka, karna melihat adam di sana....
Bima dan risti mengerjap-erjapkan matanya tak percaya, adam berada di dalam, bahkan sedang meringis kesakitan, dan sudah mereka pastikan, jika adam di dorong oleh adiba...
"kalian semua kembali, kalian di gaji bukan untuk menonton" ucap Bima pada semuanya, mereka semua bergegas ke kamar adiba karna mendengar adiba teriak....
mereka semua pun bubar, adiba merasa tkut-takut...
"adam, ikut aku" ucap Bima
"baiklah" jawab adam
mereka pun pergi ke ruang kerja Bima...
"huffff" adam menarik nafasnya, lalu mendudukan bokongnya ke sofa depan Bima...
"semalam aku menangkap orang yang menyusup masuk kekamar adiba" ucap adam
Bima mengeryitkan alisnya bingung..
"kenapa ada penyusup, bukannya banyak penjaga di sini" jawab Bima...
"salah satu penjaga telah di sogok oleh seseorang untuk melakukan sesuatu pada adiba" ucapnya
__ADS_1
"karna aku takut, jika bukan cuma orang itu yang di sogok, maka aku tertidur di kamar adiba" ucapnya lagi...
"siapa yang melakukannya" tanya Bima..
"saya belum memastikannya, tapi sepertinya aku tau siap" jawabnya...
"ya sudah, itu urusan mu, tapi adiba akan malu di sini, karna banyak orang yang melihat mu di kamarnya"...
" aku tau, dan aku akan menjadikan alasan itu untuk mau menikahiku" ucap adam tersenyum licik..
"dasar" ucap Bima lalu berdiri, untuk keluar menemui sang istri di ruang tamu bersama adiba...
"mau ke mana" tanya adam
"mau keluar lah, masa mau di dalam sini terus, nanti di kira kenapa-kenapa lagi sama orang" ucapnya membuka pintu....
Bima pun ke ruang tamu, di ikuti adam di belakangnya, adiba dari tadi hanya diam dan menunduk, karna risti tidak seperti biasanya, dia sangat takut jika nonanya itu akan memaki dan memecatnya...
"sayang" panggil Bima, lalu duduk dekat istrinya...
sementara adam duduk di dekat adiba, risti menatap kakaknya horor....
"jangan menatapku seperti itu"...
__ADS_1