CEO ATAU MAFIA

CEO ATAU MAFIA
85


__ADS_3

bulan pun berlalu, kini adiba dan Bima sudah pindah ke rumah mereka yang baru...


"mas... mas cepet mandi, aku juga mau mandi" teriak adiba dari luar pintu kamar mandi....


"kan aku udah bilang, kita mandi bareng sayang" balas adam dalam kamar mandi...


namun tak ada jawaban dari adiba, dia mengerytkan alisnya bingung, kenapa istrinya tak menjawab...


cek lek...


akhirnya dia keluar dari kamar mandi, dengan hanya memakai handuk...


"adiba... sayang kamu di mana" teriak adam saat dia tak menemukan istrinya...


cek lek...


saat membuka pintu kamar, akhirnya dia tenang...


"sayang, kamu kenapa keluar" ucap adam, adiba melirik suaminya..


"loh, katanya mandi, kenapa rambutnya gak basah" tanya adiba saat rambut sangat suami tidak basah, adam tersenyum kikuk....


"hmmm, sapa tau aja kamu mau jadi bareng" ucapnya..


"iiiihhh, udah di tunggu lama juga, gak taunya belum mandi" kesal adiba...


"yok mandi bareng" ajak adam, adiba menggeleng..


"gak mau, nanti bukannya mandi, malah sibuk ngegombal" ucapnya sambil melipat tangan di dada...

__ADS_1


"gak, kok, kita mandi beneran, hari ini kan kita mau ke tempat risti,buat liat baby Riska dan mariska" ucap adam, adiba pun setuju, mereka akhirnya pergi mandi, dan benar kata adam, jika mereka hanya mandi, tanpa ada embel-embel apa pun...


selesai memakai semua pakaian, mereka pun berangkat, adam menyetir mobil keluar,setelah beberapa jam, akhirnya mereka tiba di kediaman bima dan risti....


"assalamu'alaikum " ucap adiba dan adam....


"Walaikum salam, masuk sayang" teriak mama indah dan mama diana...


adam dan adiba pun masuk "kalian udah sampe mah, papa mana" tanya adam pada, sang mama..


"ada di dalam, kenapa" tanya nya...


"gak kok mah, soalnya gak liat papa jadi nanya" ucap adam...


"mbak risti ada di kamar kan mah" tanya adiba.


"iya sayang, risti ada di kamar ama anaknya" ucap mama diana dan mama indah bersamaan...


adiba hanya tersenyum dan menarik tangan sangat suami"yok mas, aku pengen liat baby Riska dan mariska, kayaknya riko ama Rika juga di dalam" ajak adiba...


"kami ke kamar mbak risti dulu ya mah"


"iya kak/sayang" jawab keduanya, mereka sudah menganggap adiba bakal anak sendiri, apa lagi saat mereka tau, adiba sudah yatim piatu sejak kecil...


.


tok... tok... tok...


"masuk" teriak Bima yang sedang menemani kembar tidur di atas ranjang, sementara risti menyusui Riska dan mariska bergantian, adam dan adiba masuk...

__ADS_1


"assalamu'alaikum mbak" ucap adiba masuk


"Walaikum salam, masuk dek" ucap risti, mereka pun masuk...


"kakak adibaaa, kami kangen" ucap Rika langsung bangun saat tau siapa yang datang....


"kakak juga kangen sayang" ucapnya lembut..


"jangan manggil kakak, adiba itu istri om, jadi panggil dia tante" ucap adam pada ponakannya..


"no, kami akan memanggil kakak adiba dengan sebutan kakak, dan gak boleh manggil tante, kakak adiba masi mudah, dan om sudah tua, jadi kakak adiba gak pantes di panggil tante" ucap riko yang tiba-tiba bangun, membuat Bima tertawa...


"astaga, itu anak gak pernah berubah, untung kau ponakan ku, kalo bukan, sudah ku kasi makan singa kau" ucapnya kesal..


"kau berani melakukan itu pada anak ku" tanya Bima


"berani lah, kalo bukan anak mu" jawab adam, lalu duduk di dekat istrinya, yang menatap baby Riska dan mariska....


"halo sayang" sapa adiba pada riska dan mariska..


"halo juga sayang" jawab adam, membuat risti dan Bima memutar bolah matanya malas...


"ihhh,paman adam, kakak adiba itu nyapa dedek kembar dasar orangtua narsis" protes riko..


semua menahan tawa, namun adam makin kesal..


"bisa tidak jangan bilang tua mulih, bapak kau juga tua dariku" kesal adam dalam hati...


adiba menepuk munggung sangat suami "sabar mas, biar tua tapi adiba tetep suka kok" bisik adiba, membuat adam tersenyummm

__ADS_1


bersambung


__ADS_2