
kini usia kandungan risti sudah memasuki bulan, bahkan risti sudah berada di ruang bersalin...
"sayang, kamu tidak apa-apa kan" ucap Bima yang menemani sang istri...
"tidak kok,kakak gak kerja" tanya balik risti.
"tidak, saya mau temani kamu😊"
"kan ada papa mama dan papa mama mertua".
" tidak mau, saya mau temani kamu, temani kamu melahirkan "ucapnya sambil mengusap sayang rambut istrinya dan tersenyum.
risti yang sebenarnya takut-takut, menjadi tenang, karna suaminya mau menemaninya.
" au" ucap risti yang meringis kesakitan sambil memegang perutnya...
"sayang, kamu kenapa, dokter dokter dokter" panik Bima sambil teriak memanggil dokter.
"maaf tuan, sepertinya nona risti mau melahirkan, kita harus ke ruang bersalin" ucap sang dokter...
__ADS_1
"ba... ba... baik dokter." ucap Bima terbatas, karna melihat sang istri ke sakitan
sebelum menemani risti masuk ruang bersalin, Bima lebih dulu mengabari keluarganya...
setelah itu, Bima masuk, menemani istrinya, dia melihat semua proses kelahiran anaknya, dia menggenggam erat tangan istrinya dan memberi ke kuatan, namun yang terjadi, membuat dokter dan perawat kaget...
"akkhhh, auuuu, huff hufff, akhhhh, eeeeeeeeee huf huf" bukan suara risti, melainkan Bima,bahkan risti kaget dengan suami tuanya itu, namun tidak di peduli, karna dia juga kesakitan, mau tidak mau, dokter dan suster harus mendengar 👂 suara Bima juga...
sementara di luar, mereka di kagetkan dengan suara pria di ruang bersalin,.
"apa ada pria yang sedang melahirkan di sana ucap polos adam"
"hah, apa Bima juga mau melahirkan," plak.
"au, sakit mama besan" ucap adam pada mertua adiknya..
sebenarnya mereka juga bingung, kenapa Bima seperti wanita yang akan melahirkan.
saat fikiran mereka saling beradu, mereka di buat kaget sekaligus lega, karna mendengar suara bayi 👶 yang menangis lantang, namun tak lama mereka di buat kaget lagi, karna mendengar suara bayi 👶 lagi...
__ADS_1
mereka saling lirik...
"Bima" ucap bersamaan, tak lama dokter keluar,dan melihat keluarga 👨👦👧👩 sedang menunggu di luar, dokter menghampiri..
"selamat tuan dan nyonya, cucu kalian lahir dengan selamat, bahkan mereka kembar" ucap sang dokter lalu meninggalkan mereka yang masih saling melirik, namun saat mereka membuka pintu mereka melihat Bima yang baik-baik saja, mereka merasa lega, karna fikiran mereka yang terlalu aneh, mereka melihat risti yang berbaring sementara Bima, dia menemani istrinya dan menggendong satu anaknya sementara anak yang satu masih ada pada suster...
"bapak baru nih" ucap adam
bima berbalik melihat teman, asisten dan iparnya itu dengan bolah mata jengah..
"oh iya, tadi aku kira kamu melahirkan juga, bersamaan ama risti" ucap adam tanpa pikir
"kau pikir aku bisa hamil hah, aku hanya bisa menghamili istriku" ucap Bima yang mendapat tatapan tajam risti, sementara 4 orang tua hanya menggeleng dan melihat cucu2, mereka...
tanpa mereka sadari, ternyata suster yang menggendong satu bayi itu, sesekali melirik bima,...
"gila, ganteng banget, sayang udah punya istri,sama anak, tapi kenapa istrinya masi mudah, apa jangan-jangan, mereka menikah karna di jodohkan, di jebak atau apa, kalo memang benar, aku yakin keluarga si gadis yang menjebak" batin suster
"kasian si cowok, di jebak gadis muda dan keluarganya, bisa jadi anak-anak itu bukan anak si pria, melainkan anak selingkuhan" hatinya lagi.
__ADS_1
"pria ganteng dan mapan seperti ada, hanya cocok dengan gadis seperti aku" ucap sang suster dalam hati, si suster sedang merencanakan sesuatu...