CEO DAN JANDA 2 ANAK

CEO DAN JANDA 2 ANAK
Clara di Paris


__ADS_3

Pesawat telah mendarat di Paris. Aku dijemput oleh pegawainya Christian.


30 menit kemudian aku sampai di hotel tempat Christian tinggal.


...Four Season Hotel...


Jeez.. Terlihat sangat mewah sekali.


Aku turun dari mobil disambut oleh doorman hotel. "mrs. Anderson, mari saya bantu."


Sesampainya di meja resepsionis. "ada yang bisa saya bantu?" kata pegawai resepsionis hotel


"yes, saya disini ingin bertemu dengan Christian Miles." jawab Clara.


pegawai mulai mengetik di komputernya. "mohon maaf, atas nama siapa?"


"Clara Anderson." jawab Clara


"oh ya, Mr. Miles sudah menunggu, maaf ada ID cardnya?" tanya pegawai itu.


Clara memberikan ID Cardnya ke resepsionis itu. Pegawai itu menuliskan informasi Clara ke komputernya dan menjawab, "Mr. Miles berada di suite Eiffel Tower di lantai 7 ya bu, kami bisa mengantarkan ibu kesana."


"oh tidak usah, saya bisa kesana sendiri. Merci." Jawab Clara


Clara berjalan menuju lift dan mulai berjalan ke lantai 7


Holy moly ...


Karpetnya terlihat mewah, apalagi lampu gantungnya, sangat sangat mewah padahal ini baru koridor hotel. Aku berjalan menyusuri koridor hotel sampai tiba di nomor kamar yang ada di kartuku.


Aku langsung masuk atau ketuk pintunya dulu ya? Batin Clara


Langsung masuk aja deh..

__ADS_1


Ketika aku memasuki kamar hotel, kamar ini luar biasa indahnya. kamarnya luas seperti bukan kamar hotel. Dekorasinya sangat mewah.


"hello." akupun menyusuri kamar dan mencari keberadaan Christian


Aku mendengar ada yang berbicara di teras. Ketika aku lihat, disana ada Christian yang sedang tersambung melalui saluran ponsel dan berbicara berbahasa Prancis.


Aku memberikan Christian suatu sinyal untuk segera menyelesaikan pembicaraannya melalui ponsel itu. tidak lama dari itu, Christian pun selesai kemudian langsung berjalan ke arah Clara dan menciumi bibirku serta menuangkan minuman ke dalam gelas.


"kamu berbicara dengan siapa tadi di telpon?" tanya Clara


"itu asisten pribadi aku." Jawab Christian. Christian kembali menarik tubuhku ke dalam pelukkannya.


Aku tersenyum melihat Christian.


"bagaimana penerbanganmu? Lancar semua?" tanya Christian


"baik, lancar semua." aku mengeryitkan dahi ketika sesuatu terlintas dalam pikiranku. "kamu punya asisten pribadi di Prancis?"


"benarkah? Berapa lama kamu di Paris?" tanya Clara


"sekitar 3-4 bulan pertahun aku tinggal di Paris." jawab Christian.


"kamu tinggal disini 4 bulan dalam setiap tahunnya?" tanya Clara


"iya, aku dan beberapa saudara ku berbagi tugas untuk menjalankan perusahaan disini."


"kamu dekat dengan saudara-saudara kamu?" tanya Clara


"iya..." Christian melihatku dengan aneh, seakan-akan heran dengan pertanyaanku. "aku dan abang-abangku sangat dekat sudah seperti sahabat."


"hmmm... Okay... Sekarang aku udah ada disini, apa yang akan kamu lakukan padaku, Pak Christian?" tanya Clara


"hmm.. Kamu punya dua pilihan, Anderson."

__ADS_1


"okay."


"pertama, kamu bisa membungkukkan badanmu dan aku akan memberikan kamu Eiffel tower versiku."


Clara tertawa mendengarkan itu. Darimana dia bisa memberikan ide yang seperti itu?


"atau.." Christian menghisap minuman dari gelasnya.."aku bisa membawamu pergi untuk makan malam dan berdansa atau apapun itu yang membosankan."


Clara tersenyum melihat Christian


Christian menaikkan alisnya yang seksi itu... "jadi.. Gimana?"


aku menyipitkan mata saat memalsukan konsentrasi. "aku pilih dinner dan dansa, terimakasih."


"ugh.. Aku tau pasti kamu akan pilih yang itu. Kamu membosankan.."


Aku tersenyum dan menatap wajah Christian yang indah untuk beberapa saat.


"aku belum pernah menemukan orang yang sepertimu, Christian Miles."


"ditto.." Christian mengangkat gelasnya ke atas. "mari bersulang"


Aku meneguk champagne dan menyentuhkan gelasku ke gelas Christian


"to swallowing semen" kata Christian


What the hell... Aku mendengus dan memuntahkan minumanku, akupun tertawa "kamu obsesi banget hari ini."


"itu karna aku selalu memikirkannya." kata Christian


Aku tersenyum dan menatap wajahnya yang indah..


Aku rasa aku tidak salah untuk memutuskan pergi menemui Christian di Paris..

__ADS_1


__ADS_2