
Christian segera menyelesaikan komunikasinya dengan sekretarisnya itu melalui sambungan telepon. Lalu berjalan menghampiri Clara dan Angel. Christian menyodorkan tangan kanannya untuk berjabat tangan "hai, aku Christian Miles" wajahnya yang dipenuhi rambut-rambut halus alias brewokan itu dan senyumannya yang sangat indah
Clara menjabat tangan Christian. Tangannya yang besar dan kuat. Clara segera disadarkan akan sekualitasnya yang membara. getaran getaran yang diberikan Christian membuat Clara mengambil langkah mundur tanpa sadar. Clara tidak ingin Christian tau jika dirinya tertarik dengan Christian
"halo, saya Clara Anderson" Clara menunjuk Angel" dan ini Angela Brody asisten saya"
"hai Angela" Christian tersenyum "senang bertemu denganmu" Christian memberikan gestur ke kursi "silahkan duduk"
"mau minum apa, kopi, teh atau yang lainnya?" tanya Christian
"kopi ya pakai cream" kata Clara
"samain aja ya" tambah Angel
Christian menuangkan kopi dan memberikannya ke Clara dan Angel
Sepasang mata Christian melihat Clara dan berbicara "akhirnya kita bertemu ya Clara, saya banyak mendengar tentang anda"
Clara mengangkat satu alisnya dengan rasa yang kesal "ya, saya juga sama"
"bagaimana dengan kabarmu minggu ini? Lanjut Christian
"kabar saya baik" Kesabaran Clara mulai menipis "langsung saja ke topik utamanya ya Pak Christian, bisa kan?"
__ADS_1
"Chris" jawab Christian
"Chris, kenapa anda ingin bertemy dengan saya? Sampai-sampai anda menghubungi saya lima kali bulan lalu? Tanya Clara
Dia mengusap jari telunjuknya ke bibir, matanya menatap mata Clara "saya telah memperhatikan dan mengamati Media Anderson beberapa waktu terakhir" jawab Chris
Clara menaikkan alisnya lagi dan berkata "dan coba ceritakan... Apa yang anda pelajari?"
"perusahaan anda melepaskan staf setiap bulannya" pernyataan Chris
"perusahaan saya memang mengurangi staf" jawab Clara
"bukan karena pilihan" lanjut Chris
"saya tidak tertarik apapun penawaran anda Pak Christian" Clara membentak Christian. Clara merasakan sakit di kakinya. Ow... Sakit. Clara melirik ke arah Angel dan melototinya agar Anger diam.
"bagaimana anda tau kalau saya ingin menawarkan sesuatu?" tanya Christian
berapa banyak Christian melakukan percakapan ini? Tanya Clara dalam hatinya
"bukannya anda ingin menawarkan sesuatu ke saya?" tanya Clara
"bukan" Christian mengangkat cangkir kopi dan meminumnya "saya ingin membeli perusahaan anda, Clara"
__ADS_1
"mohon maaf perusahaan saya tidak dijual" Clara mengejeknya
Clara merasakan sakit lagi di kakinya akibat Angel. Angel memalsukan senyum lebarnya dan berkata "happy happy" tanpa mengeluarkan suara
Christian memberikan senyuman seksinya seperti ia menikmati seluruh percakapan ini "saya tau, anda itu seorang wanita yang sangat bersemangat, Clara. Tapi bisakah kita serius..?"
"tiga tahun terakhir ini perusahaan anda mengalami kerugian besar. Perusahaan anda kehilangan iklan dimana dimana." Christian meletakkan tangan di pelipisnya sambil menatap Clara "saya menebak bahwa finansial perusahan anda sedang mengalami masalah yang cukup besar"
Clara menelan ludahnya. Christian dan Clara saling bertatapan.
"saya bisa mengambil semuanya dari anda, dan anda dapat mendapatkan waktu untuk istirahat" lanjut Christian
Rasa amarah Clara mulai memasuki pembuluh darah dan menjalar ke seluruh tubuhnya
"anda suka dengan itu, yakan? Memainkan peran sebagai bapak yang baik hati dan mengambil semuanya... Menyelamatkan hari seperti seorang ksatria?"
Matanya menatap mata Clara dan mulutnya membentuk sebuah senyuman
"saya akan mempertahankan perusahaan ini jika itu adalah hal terakhir yang harus saya lakukan" kata Clara dengan penuh rasa marah dan Clara merasakan lagi tendangan dari Angel "stop nendangin kaki gue Angel"
Christian tersenyum dan menatap Clara serta Angel "tendangin aja Angel sampai Clara sadar"
"Clara, ada satu hal yang harus kamu ketahui. Saya selalu mendapatkan apa yang saya inginkan. Dan yang saya inginkan adalah Media Anderson. Saya bisa mengambilnya sekarang dan anda bisa beristirahat atau ~ " Christian mengangkat kedua bahunya "atau saya bisa menunggu selama 6 bulan kedepan sampai perusahaan anda menyatakan kebangkrutan. Kita berdua tahu hal itu sudah sangat dekat"
__ADS_1
Christian berdiri dan memberikan kartu bisnisnya ke Clara "coba pikirkan lagi Clara, sampai jumpa lagi"