Cinta?

Cinta?
awal yg slh?


__ADS_3

"permisi, apakah anda tuan..?" tanya sinb sopan


Belum sempat sinb menyiapkan kata katanya,pria yg ditanyai membalikkan badan dan menatap wanita yg sedang memasang ekspresi terkejut tersebut, sepasang mata kelam miliknya bertemu dengan mata indah milik sinb


seperti kaset rusak kenangan akan beberapa tahun lalu kembali terngiang di kepala sinb. kenangan yg timbul tanpa di minta. kenangan yg menyisakan luka yg begitu sakit.


"ka..uu.." ujar sinb sambil menutupi keterkejutannya


semantara pria yg di tanyai hanya memberi ekspresi datar dan dingin. Namun, dibalik itu semua ada tersembunyi sebuah kenangan yg pahit juga.


***


beberapa tahun yg lalu


sma juanjing


"apa kau tahu ada anak baru di kelas sebelah?" tanya yeri


"hmm,,, tahu dan aku di tunjuk saem untuk menemaninya berkeliling disekolah" ucap sinb lesu


"baguslah kalau gitu" ucap somi sambil tersenyum jail


"apa yg bagus?" tanya sinb


"kudengar dia murid yg tampan, yeoja seluruh sekolah tergila gila padanya" ucap somi


tiba tiba suasana kelas menjadi ribut karena murid pindahan yg tampan itu memasuki kelas mereka dan menuju meja tiga yeoja tersebut.

__ADS_1


"permisi, apakah disini ada yg namanya sinb?" tanyanya sopan.


"saya sinb" jwb sinb sopan


"saem choi.." ucapnya namun terpotong oleh perkataan sinb "oh, baiklah. ayo"


mereka pun pergi keluar kelas untuk memperkenalkan lingkuangan sekolah kepada murid baru tersebut. Membuat beberapa yeoja iri karena itu. Tapi, tidak dengan dua orang sahabat sinb itu.


***


pulang sekolah


"hyunggggg, ayo temani aku ke toko buku" teriak yeri dari jauh, membuat yg di teriaki merasa malu


"aishh bocah itu, untung saja yeoja kalau namja sudah ku telan hidup hidup" ketusnya kesal


"hyung, ayo ayo kita pergi ke toko buku" ajak yeri sambil menggandeng tangan pria tersebut.


"hmm...sinb menemani si murid baru, somi harus pulang cepat karena ada urusan dan cuman hyung yg tersisa,hehe"ucap yeri sambil cengengesan


"hmm aku tahu aku cuman pilihan terakhir" ucapnya pasrah


"yaa hyung, jangan begitu dong" bls yeri


"lagian kau ini yeoja yer, seharusnya kau memanggil ku oppa" ucapnya sambil geleng geleng kepala


"oppa jimin, aishh aku tidak suka mending hyung jimin" ucap yeri sambil tersenyum

__ADS_1


"terserah kau saja" ucap jimin pasrah, memang tidak ada yg pernah menang jika berargumen dengan nyonya yeri.


mereka pun pergi ketoko buku untuk membeli buku yg yeri butuhkan. Yeri gemar membaca novel tapi tidak untuk buku pelajaran itulah dia.


"ini dia buku yg sangat ku inginkan. aishh tinggal 1" ucap yeri hendak mengambil buku tersebut namun buku tersebut sudah ada ditangan orang lain.


"hei, aku duluan yg melihatnya" ucap yeri


"hanya melihat? yg menyentuh duluan kan aku" ucapnya enteng sambil mebawa buku itu menuju kasir tapi di cegat oleh yeri.


"yaa aku duluan" ucap yeri sambil menarik buku itu dari tangan org itu.


"adik manis kaka duluan yg menyentuh buku ini" ucapnya.


"yeri, ada apa? kenapa ribut ribut?" tanya jimin heran


"hyungg, dia mengambil buku yg mau aku beli" ucap yeri memelas


"maaf, saya sudah membayar buku ini jdi buku ini milik saya, kalau begitu saya pamit" ucapnya tanpa bersalah


Yeri hanya bisa diam sambil memendam Amarah.


"sudahlah ayo pulang, besok pasti ada lagi" bujuk jimin


mereka pun pulang dengan yeri yg memasang wajah cemberut dan jimin yg tersenyum diam diam karena menurutnya yeri sangat lucu saat sedang seperti itu.


"sebuah pertemuan ada pengorbanan di akhir"

__ADS_1


TBC....


THANKS udh mampir♥♥♥


__ADS_2