
riko mencengkram tangan ayana dengan sangat keras, ia lalu menghempas kan ayana hingga ayana duduk bersimpuh dilantai.
"apa kau fikir rumah ini rumah nenek moyang mu ha? apa kau fikir rumah ini tidak di beli dengan uang, kau memang benar² tidak berguna" ujar riko dengan amarah
ayana hanya mampu menunduk dan menahan tangis nya agar tak pecah di hadapan riko, ia tak mau riko mengetahui sisi lemah dirinya
"kalau kau tidak mau memasak setidak nya jangan hancur kan rumah ini, apa kau memang tidak bisa menghargai orang kecil, apa memang keluarga mu selalu mengajar kan hidup berfoya² terhadap mu haa?" teriak riko dengan emosi
"jika kau tak tahan hidup dengan ku, maka susul lah orang tua mu dan hidup bersama mereka. tapi jangan salah kan aku jika kau dan keluarga mu menuju neraka bersama²" ucap riko sinis
__ADS_1
setelah mengatakan semua isi hati nya, riko segera pergi dari sana, ia masuk ke kamar nya kembali, melupakan makan siang nya.
begitu pun dengan ayana, setelah kepergian riko ia segera menuju kamar nya dan menumpah kan segala tangis nya di sana
ayana langsung mengobati luka di tangan nya yang terlihat membiru akibat cengkraman keras dari riko tadi mengapa setelah perlakuan buruk nya terhadap ku, aku justru tidak bisa membenci nya? batin ayana
lalu ayana teringat akan perkataan ibu nya
apa mungkin ini yang ibu maksud?
__ADS_1
aku benar² menuruti apapun yang ia katakan, aku juga mencoba untuk membuat nya bahagia dengan memasak kan makanan untuk nya, dan aku tidak bisa marah padanya bahkan saat ia menyakiti ku sekalipun. apa aku mencintai nya? mencintai pria yang menganggap keluarga ku sebagai musuh besar nya? batin ayana
"jika memang benar ini yang di maksud orang dengan cinta, maka aku tidak akan pernah membiar kan rasa ini tumbuh lebih lama, aku tidak akan pernah mencintai nya, aku tidak akan membiar kan kebodohan ini terus berlarut, karena ku hanya melakukan semua ini untuk keluarga ku" ucap ayana.
"ayah, ibu, aku rindu kalian. jika bukan karena rasa sayang ku terhadap kalian maka aku akan membunuh orang itu, aku akan membunuh nya dan merebut kembali harta nya, walau aku tahu apa yang aku fikir kan ini salah, karena memang keluarga kita lah yang merebut hak mereka, tapi aku benar² muak dengan kehidupan ini. aku tidak bisa" ucap ayana terisak
ayana tak menyadari bahwa riko berada di depan pintu kamar nya, mendengar kan semua perkataan nya.
riko sedikit merasa iba dengan ayana, namun langsung ditepis nya karena ia kembali mengingat bagaimana menderita nya ibu nya selama bertahun². dan itu semua perbuatan tuan wijaya, ayah dari orang yang saat ini menjadi istri nya.
__ADS_1
jika kau bukan anak dari wijaya, mungkin aku bisa mencoba sedikit untuk menghargai mu, dan mungkin aku juga bisa membalas cinta mu, tapi takdir kita berbeda. kita dilahir kan di dunia ini memang sudah di takdir kan untuk menjadi musuh batin riko
riko segera meninggal kan kamar ayana karena ia tidak mau jika sampai ia merasakan perasaan iba yang berlebihan terhadap gadis itu, karena bagaimana pun ia harus bisa mempertahan kan ego nya untuk terus menyiksa ayana