
kakek pun menganga dan tak terasa air mata nya jatuh saat mendengar penuturan dari riko, ia tak menyangka bahwa dugaan nya selama ini benar. ia tak menyangka bahwa riko adalah anak dari rekan bisnis nya yang sudah ia anggap seperti anak nya sendiri.
ia pun langsung memeluk riko dengan erat,
"kau adalah cucu ku, kau benar² cucu ku" ucap kakek
riko bingung dengan perkataan kakek yang menyebut dirinya sebagai cucu ku. akhir nya ia melerai pelukan dan memberani kan diri untuk bertanya
"benar² cucu ku? apa maksud kakek? aku tidak mengerti" ucap riko
akhir nya sang kakek pun menjelas kan
"kau adalah putra dari tuan BROTO DWIKI RAHMAWAN dan NYONYA MARIA RAHMAWAN." ucap kakek yakin
__ADS_1
riko terbelalak mendengar pernyataan sang kakek, dan akhir nya ia bertanya
"bagaiman kakek bisa mengatakan itu semua? siapa mereka? kenapa kakek bisa sangat yakin bahwa aku adalah putra mereka?" tanya riko
kakek pun akhir nya menceritakan semua tentang keluarga tuan broto.
bahwa keluarga dwiki rahmawan memiliki simbol tersendiri dalam keluarga nya, yaitu bulan sabit. kakek juga menceritakan bagaimana baik hati nya tuan broto yang saat itu membantu perusahaan kakek di masa² tersulit nya, hingga akhirnya kakek widodo menganggap tuan broto sebagai anak nya.
kakek juga menceritakan tragedi 23 tahun yang lalu, tepat nya di hari kelahiran riko, bagaimana ayah nya di bantai oleh tuan wijaya & bagaimana ibu nya yang di sekap selama bertahun² oleh tuan wijaya. semua kakek ceritakan tanpa ada yang tertinggal sedikit pun.
"apa benar yang kakek katakan? aku... aku adalah putra dari keluarga bangsawan?" tanya riko
"ia nak, bahkan ayah mu adalah seseorang yang sangat di takuti di masa nya, karena ayah mu adalah seorang mafia yang terkenal di seantero negri ini. namun, karena kelicikan wijaya yang mengancam untuk membunuh mu beserta ibu mu kala itu, maka ayah mu pun pasrah dan membiar kan wijaya membunuh nya" ucap kakek
__ADS_1
"lalu... dimana ibu ku sekarang kek? apa ibuku masih hidup?" tanya riko
"kakek selalu mengawasi ibu mu hingga detik ini nak, ibu mu selalu percaya bahwa kau masih hidup, dan ia juga percaya bahwa kau pasti akan datang untuk membalas kan dendam atas kematian ayah mu" ucap kakek
mendengar perkataan kakek riko mengepal kan kedua tangan nya
"aku berjanji akan mengabul kan nya bu" ucap riko
"aku berjanji akan membalas kan dendam atas kematian ayah ku dan aku juga berjanji untuk membebas kan mu dari penderitaan yang selama ini kau alami, aku berjanji" ucap riko dengan tegas
mendengar itu semua, kakek pun bahagia, karena ternyata sifat dan sikap tuan broto yang kuat, perkasa, berani, dan penyayang. semua ia turun kan kepada putra nya. kakek sangat terharu dan memeluk riko
"kakek, jika kemarin aku berlatih bela diri untuk membalas kan dendam mu kepada wijaya untuk membalas budi pada mu.
__ADS_1
maka lain dengan kali ini, aku RIKO DWIKI RAHMAWAN akan membalas dan melenyap kan keluarga dan seluruh keturunan wijaya atas dendam ayah dan ibu ku" ucap riko
kakek pun mengangguk bahagia dan memeluk kembali cucu nya itu