Cinta?

Cinta?
Penikmat Senyuman


__ADS_3

Disebuah kamar bernuansa modern dengan sentuhan warna abu abu terang dan sedikit corak biru yg membuat suasana kamar terlihat tenang. Terdapat seorang pemuda sedang terbaring di kasur king size miliknya dengan menatap langit langit kamarnya. Terlihat ia sedang memikiran sesuatu tetapi sesekali memperlihatkan senyum. Persekian detik terlontar sebuah kata 'gadis yg menarik' dari mulutnya.


"siapa yg menarik?" tanya seorang pemuda dengan sebuah buky ditangannya yg sudah berdiri disamping kasur king size pemilik kamar itu.


"yaa...soobin. sudah berapa kali kubilang, tidak bisakah kau mengetuk pintu sebelum masuk?" tanya jungkook dengan nada kesal.


"kau belum menjawab pertanyaan ku hyung" jawabnya cuek dan memilih duduk diujung kasur jungkook.


"buku" jawab jungkook simpel.


"buku? Sejak kapan kau tertarik dengan buku?" tanya soobin dengan nada kebingungan.


"semenjak....kau yg selalu menyuruhku membelikan buku yg kau sukai" balas jungkook enteng.


'dan saat itu aku bertemu dengan seseorang yg lebih menarik dari buku' sambung jungkook dalam hati.


'wanita dengan begitu dingin dengan pria lain namun begitu hangat kepada orang yang disukainya, bukannya itu lebih menarik?'.


'wajahnya yg dingin seolah olah menyimpan sebuah rahasia dibaliknya namun ketika dia tersenyum membuat hati siapa saja menjadi luluh dan tenang, tapi sayang dia jarang memperlihatkan sisi lembutnya yg seperti itu, karena itu aku selalu menikmati setiap sudut bibirnya membentuk lengkungan yg indah'

__ADS_1


'jika kau tahu, aku selalu memperhatikan mu, setiap hal yg kau lakukan, bahkan disaat kau membaca buku buku itu. aku menjadi iri dengan buku. Tapi, tidak ada yg lebih menyenangkan dari memperlihatkan diri kepadamu. kuberanikan diri untuk melangkah ke arahmu.


'apakah aku juga bisa merasakan kehangatan itu? Apakah es yg dingin itu bisa mencair? Dan apa ada rahasia di balik es itu? jika ada, bisakah kau berbagi denganku?'


****


"huftt... Apa joy masih lama?" tanya somi dengan raut wajah cemberut sambil sesekali mengintip ke arah pintu berharap yg ditunggu tunggu muncul didepan pintu.


"sabarlah sedikit, sbntr lagi mereka akan tiba" jawab sinb sambil membolak balikkan menu makanan diatas meja. " mari kita pesan dulu makanannya" sambung sinb


Selang beberapa menit joy,sowon, dan yeri pun datang menghampiri meja sinb dan somi. Somi pun memasang wajah cemberutnya membuat sinb geleng geleng kepala


"mianhae, tadi sangat macet dijalan" jawab joy merasa bersalah


"hooh, kau tahu dijalan tadi kami melihat jimin bersama pinky, sepertinya mereka akan menjadi pasangan kekasih. Mereka sangat serasi" ucap sowon antusias membuat semua yg ada di meja juga ikut antusias kecuali yeri.


"baiklah, nnti saja menggosipnya. Sekarang mari makan, pesanan seperti biasa" ucap sinb memotong pembicaraan mereka.


"akhirnya kita bisa berkumpul berlima, sangat jarang bisa berkumpul bersama seperti ini. Baiklah mari makan" ucap joy dengan penuh semangat.

__ADS_1


"andai kita berlima sekelas, uuhh" ucap sowon cemberut.


"yang sekelas hanya mereka bertiga" timpal joy.


Sinb dan somi hanya tersenyum, lalu mereka pun menyantap makanan yg mereka pesan. Memang sangat jarang mereka bisa berkumpul berlima karena di sibukkan dengan aktifitas masing masing.


Semantara yeri hanya diam sambil merenungi hal yg terjadi tadi di jalan. Ia melihat jimin dan pinky begitu terlihat sangat serasi.


'aku tahu, aku salah karena mecintai mu didalam diam dan aku bodoh. Aku tahu jelas kau mecintai wanita lain tapi hati ku tidak bisa menerimanya. Kau tersenyum sangat manis saat bersama wanita yg kau sukai. Senyuman yg membuat hati seluruh wanita menjerit, bisakah senyuman itu hanya untuk ku?. Kini kuputuskan untuk menikmati setiap senyuman yg kau ciptakan dari bibir mu, meski menikmatinya dari kejauhan bak sebuah pemandangan.'


'aku tidak berani melangkah ke arah mu untuk menjadi seseorang yg kau cintai. aku hanya berani melangkah mundur untuk menjadi adikmu dan berusaha sekuat tenaga menekan perasaan ini. Bukankah itu lebih baik dari pada tidak pernah dianggap.'


****


"Izinkan aku menikmati setiap senyuman yg kau ciptakan, itu cukup menghangatkan hati ku yg lelah"


............


TBC.......

__ADS_1


Thanks udh mampir♥♥♥🤗


__ADS_2