
"baiklah, akan aku jelaskan. bahwa aku adalah riko dwiki rahmawan putra tunggal dari tuan broto dwiki rahmawan & ny. maria rahmawan, dan aku adalah anak yang tidak pernah merasakan kasih sayang dari kedua orang tua ku, dan semua itu adalah ulah mu!. maka sudah sepantas nya jika apa yang menimpa kedua orang tua ku juga aku timpah kan kepada mu dan seluruh keluarga serta anak keturunan mu" ucap riko penuh kebencian
semua yang berada di sana bergidik ngeri mendengar penuturan riko yang penuh kebencian.
"bunuh saja aku, tapi jangan keturunan ku terutama putri ku, aku mohon" ucap wijaya memohon
"cih bahkan aku ingin sekali melihat dan menyaksikan bagaimana tersiksa nya dirimu jika aku melenyap kan putri tersayang mu itu terlebih dahulu. aku ingin kau juga merasakan bagaimana rasa nya hidup tanpa orang² tersayang mu, sebagaimana yang selama ini aku rasakan" tutur riko
__ADS_1
"tidak... tidak aku mohon jangan lakukan itu nak, aku mohon bunuh saja aku tapi jangan kau sakiti putri ku. aku tidak bisa melihat putri yang sangat aku cintai terluka di depan mataku, aku mohon" melas wijaya
"hahhhhhahahahahhhahaha" riko tertawa penuh kemenangan dan kembali menyeringai
"nak? aku tidak sudi mendengar kata² itu, kata itu sungguh menjijikan" ucap riko
lalu tanpa aba² riko langsung mengangkat pistol nya dan mengarah kan nya ke tuan wijaya, semua yang ada disana berteriak histeris. saat riko akan menarik pelatuk pistol nya
__ADS_1
"wah luar biasa keluarga yang sangat harmonis, tapi baiklah aku masih bermurah hati kepada mu untuk saat ini, karena tawaran mu itu cukup menggiur kan, dan aku memilih tawaran mu yang kedua nona, yaitu membunuh mu" ucap riko dengan seringaian yang jelas di wajah nya
"tidak nak, ayah mohon jangan lakukan ini, ayah tidak bisa melihat mu terluka, ayah mohon jangan lakukan ini demi ayah nak, ayah mohon. ayah tidak bisa kehilangan mu nak, ayah tidak mampu" ucap tuan wijaya langsung memeluk putri nya
"ayah aku tau bahwa ayah sangat menyayangi ku, aku tahu itu, ayah dan ibu selalu menjaga ku dari aku kecil hingga sampai detik ini. dan aku belum bisa dan tidak akan pernah bisa membalas jasa ayah dan ibu. untuk itu biar kan aku membalas nya dengan cara ini ayah, aku tidak bisa... aku tidak bisa melihat ayah tersakiti. aku mohon ayah, aku tidak bisa membiar kan siapa pun menyakiti ayah ku. walaupun seluruh penduduk bumi ini membenci ayah, tapi tidak dengan aku ayah, aku sangat mencintai ayah, ayah adalah pahlawan ku dan cinta pertama dalam hidup ku, dan itu berlaku selama nya. maka biar kan aku melakukan ini ayah" ucap ayana, langsung melepas kan pelukan ayah nya
ayana berdiri tepat di depan riko, dan menatap riko dengan tatapan pasrah, sementara riko menatap dengan tatapan penuh kebencian.
__ADS_1
saat riko akan kembali menarik pelatuk pistol yang ada di genggaman nya
"tunggu....