
Arya POV
Aku naik ke panggung bersama Yasmin adik Candra. Lagu it's you from Ali Gatie pun aku nyanyikan bersama dengan iringan piano yang Yasmin mainkan, ternyata dia pintar juga memainkan piano sama seperti Melodi. Ah aku jadi teringat dengan Melodi, di mana kamu sekarang sayang.
Rasa rindu ku pada Melodi membuatku ingin menyanyikan lagu ciptaan kami berdua hingga akupun menyanyikan lagu itu tapi entah mengapa sampai di tengah lagu, aku sudah tidak sanggup lagi melanjutkan, aku meminta maaf pada semuanya dan hendak turun dari panggung tapi alangkah terkejutnya aku mendengar detingan alunan suara piano melanjutkan lagu yang tidak dapat aku selesaikan tadi, lagu ciptaanku dan Melodi.
Aku menoleh pada Yasmin berada ternyata gadis itu yang memainkan lagu ciptaanku dengan Melodi yang itu artinya dia adalah...
"Melodi," Ucapku menatap Yasmin apalagi tiba-tiba Yasmin dapat bernyanyi melanjutkan Syair lagu yang hanya aku dan Melodi yang tahu. Suara itu.... suara yang selama ini aku rindukan, Suara Melodi gadis yang aku cintai.
Ya tuhan Alhamdulillah engkau sudah mempertemukan aku dengan Melodi yang ternyata adalah Yasmin pantas saja aku selalu merasakan keberadaan Melodi pada diri Yasmin.
Aku bahagia sekali, aku ingin segera memeluk Melodi mengatakan betapa aku merindukannya, betapa aku mencintainya.
Kini Melodi sudah menyelesaikan lagu ciptaan kami, tapi entah mengapa gadis yang ku cintai itu menangis dan beranjak berlari meninggalkan panggung, meninggalkan aku tanpa merespon sedikitpun panggilanku. Apa dia kecewa karena ternyata aku adalah Nada? Ya tuhan ada apa ini semoga dia mau menerimaku apa adanya.
__ADS_1
Aku pun berlari mengejarnya, aku memanggil namanya namun hatikku terasa sakit dan kecewa, aku tak percaya di depanku dan Candra, Melodi memperkenalkan kekasihnya. Ya tuhan kenapa jadi seperti ini, apa selama aku koma Melodi sudah melupakan aku dan berpaling pada laki-laki lain.
Tidak ini tidak benar, aku nggak percaya jika Melodi sudah memiliki kekasih, aku nggak boleh menyerah.
"Ar, kamu kenapa?" Suara Candra menganggetkanku yang masih menatap kepergian Melodi bersama dengan kekasih yang ia perkenalkan.
"Tidak Can," Jawabku, aku masih belum bisa memberitahu Candra sahabatku bahwa aku sangat mencintai adiknya.
**
Semalaman aku sama sekali tidak bisa tidur setelah acara ulang tahun perusahaanku selesai, Suara Melodi, wajah cantik melodi selalu berniang di benakku. Ya tuhan, aku sungguh tidak rela jika cintaku berakhir seperti ini.
Ah sial, pemandangan macam apa ini......aku merasa kesal bagaimana tidak, aku melihat sebuah mobil memasuki pagar rumah Candra, laki-laki yang Melodi perkenalkan sebagai kekasihnya keluar dari mobil itu.
Tanganku mengepal, ingin rasanya aku menghampiri laki-laki itu dan menyuruhnya agar menjauhi Melodi karena aku sangat mencintai melodi.....huh sekuat mungkin aku beusaha menahan emosiku.
__ADS_1
.
.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
Bersambung.....
Terima kasih buat para readers yang masih senantiasa mengikuti cerita author, semoga sampai di sini para readers bisa mengerti cerita yang author sampaikan meskipun author bercerita dari dua sudut pandang kedua pemeran protagonis pria dan wanita. Author sengaja membuat ceriita dari dua sudut pandang kedua pemeran protagonis karena ini merupakan cerita romantis jadi author ingin para readers tercinta bisa mengetahui isi hati dari kedua pemeran protagonis. Semoga semua terhibur dengan cerita author agar author lebih semangat menulis lagi di tengah kesibukan pekerjaan author......Terima kasih and love you Allππ