
"Dua hari aku berusaha menghindar darimu dan berusaha melupakanmu. Tapi suaramu, tangismu, semua tentangmu setiap waktu terus terngiang di telingaku, pikiranku dan hatiku. Mungkin kedengaran nya aneh tapi Perlahan-lahan akupun menyadari bahwa aku benar-benar sudah jatuh cinta padamu tanpa melihatmu. Melodi aku benar-benar menyayangimu, perasaanku tulus. Tidak apa-apa jika kau sudah menyukai orang lain, tapi aku hanya ingin menyatakan perasaanku dan ingin terus berteman dengan mu." Suara kak Nada terdengar sedih. Astaga ia mengira aku menyukai orang lain.
"Terima kasih kak atas perasaan tulus kakak padaku. Oh ya kak, aku kemarin menulis sebuah syair untuk kakak. Akan aku kirimkan lewat SMS," Aku tidak ingin menjawab langsung pernyataan cinta kak Nada tapi aku akan membalas nya dengan syair yang ku tulis untuknya.
Arya Pov.
Aku menerima pesan dari Melodi berisi syair yang ia tulis untukku. Betapa terkejutnya aku ketika membaca syair itu. Ternyata perasaanku terbalas, ia juga menyukaiku. Kembali ku tekan nomor memanggil Melodi.
"Jadi orang yang kamu sukai adalah aku?" Ucapku dengan penuh bahagia.
"Aku juga merasakan perasaan yang sama seperti yang kak Nada rasakan," Ucapnya.
"Terima kasih, aku mencintaimu Melodi." Tuturku.
"Aku juga mencintaimu kak Nada,"
Aku sungguh bahagia, aku dan Melodi sudah terikat cinta dan kami sudah menjadi sepasang kekasih.
Hari demi hari kami lalui dengan terus berkomunkasi lewat telpon. Dengan gitarku, aku pun membuat nada lagu untuk syair yang di tuliskan Melodi untukku.
Aku dengan gitarku, Melodi dengan pianonya, kami menyanyikan lagu yang kami buat. Lirik syair indah dari hati melodi di iringin nada yang kucipta membuat sebuah alunan lagu, lagu yang bisa membuat siapapun hanyut di dalamnya, lagu yang mewakili ungkapan perasaan kami berdua. Lagu itupun selalu kami nyanyikan bersama dan hanya kami yang tahu.
__ADS_1
***
Waktu terus berlalu, musim berganti musim. Setahun sudah hubungan kami berjalan masih dengan suara dan cinta kami semakin kuat.
Hari ini aku ingin memberi tahu Melodi bahwa besok aku ada pekerjaan di surabaya selama seminggu. Akupun menelponnya.
"Halo, Asalamuallaikum kak Nada," Ucapnya.
"Wa'alaikum salam. Lagi ngapain Melodi sayang," Ucapku.
"Lagi nyiapin buat mata kuliah besok, kak Nada sendiri lagi ngapain?" Tanyanya.
"Aku juga lagi nyiapin barang-barang yang akan aku bawa untuk besok," Jawabku sambil mengemasi pakaianku dan beberapa berkas untuk pekerjaanku di surabaya besok.
"Besok, memangnya kak Nada mau ke mana?"
"Benarkah kak, kak Nada besok mau ke surabaya," Tanyanya terdengar senang.
"Benar, aku ingin bertemu dengan kekasihku," Rasanya aku tidak sabar, aku ingin sekali bisa mencubit pipinya, memeluknya mengatakan betapa aku mencintainya dengan tulus tanpa memikirkan seperti apa wajahnya. Aku akan menerima Melodi apa adanya karena aku mencintainya apa adanya. Begitupun dengannya, aku berharap dia juga menyukaiku apa adanya jika kami berhadapan langsung.
(Author : 🤔🤔Preet...mau menerima apa adanya yg ada skrg itu cinta menerima ada apanya dulu....🤣🤣
Arya. : lempar 👢👢
__ADS_1
Author : 🤕🤕 Haduh kena lempar sepatu aku)
"Melodi senang sekali kak, kita akan bertemu," Ucapnya.
"Aku juga senang Melodi sayang. Besok kalau sudah sampai di surabaya, aku akan menghubungimu sayang. Oh ya, kamu ingin aku membawakan apa sebagai oleh-oleh untukmu?" Tanyaku, sebetulnya aku berencana ingin membelikan dia bunga sebagai pelengkap sepasang cicin yang sudah kusiapkan dan akan kusematkan di jarinya dan jariku sebagai tanda ikatan bahwa aku ingin hubungan kami serius atau bisa di sebut aku akan melamarnya secara pribadi, setelah itu baru ke keluarganya.
"Melodi tidak ingin apa-apa, bisa bertemu dengan kak Nada saja aku sudah senang," Ah so sweet sekali kekasihku ini.
"Ya sudah kamu istirahat, besok kalau sudah sampai di surabaya aku akan menghubungimu ok. Have nice dream sayang. Aku mencintaimu selamanya," Ucapku.
"Terima kasih ya kak Nada, Aku juga mencintaimu," Ucap Melodi, tapi entah mengapa terdengar seperti sedih.
.
.
.
.
.
.
__ADS_1
.
Bersambung.....