Cinta Dalam Suara

Cinta Dalam Suara
Episode 5


__ADS_3

Katakan ada apa? " Ucapku.


"Besok, aku akan pindah kuliah ke Bandung," Ucapnya terlihat sedih.


"Selama ini sudah empat kali aku menyatakan cinta ke kamu. Aku berusaha melupakanmu tapi aku tidak bisa. Sekarang untuk yang terakhir kalinya aku ingin sekali lagi menyatakan cintaku padamu. Jika kamu mau menerima, aku akan membatalkan kuliahku ke bandung," Tuturnya penuh harap padaku.


"Aku mohon, cegahlah aku. Katakan kamu akan berusaha mencintaiku," Imbuhnya memegang tanganku.


"Maaf, aku gak bisa Sat." Tolakku sambil melepas tangannya.


"Kenapa.....?" Tanyanya kecewa.


"Apa perlu aku jawab, Sat?" Aku tidak ingin memberikan harapan palsu padanya. Aku ingin Satya mendapatkan gadis lain yang juga bisa mencintainya.


"Iya aku ingin dengar alasannya. Selama ini kamu selalu mengatakan maaf,"


"Aku sudah menyukai seseorang" Jawabku membuatnya terlihat kecewa.


"Siapa? " Tanyanya.


"Jika aku kasih tahu juga percuma kamu gak kenal orangnya," Bagaimana bisa ku katakan kalau aku sendiri tidak pernah melihat wajahnya, aku menyukai kak Nada hanya dengan mendengar suaranya.

__ADS_1


"Baiklah, aku pergi dulu semoga kamu bahagia selalu. Selamat tinggal," Ucap satya mengelus rambutku dan beranjak pergi.


Akupun terdiam dengan perasaan bersalah tapi aku harus tega padanya karena aku tidak bisa menerima cintanya, tanpa sadar aku melihat layar hpku.


Ya tuhan, aku lupa aku tadi sedang bicara dengan kak Nada di telp. Layar hp masih menunjukkan percakapan tersambung.


"Halo, Kak Nada ma...., " Belum selesai kataku sambungan sudah terputus.


"Mudah-mudahan kak Nada gak marah," Gumanku.


***


Arya Pov.


Entah mengapa dengan gadis ini hanya mendengar suaranya saja bisa membuatku menyukainya. Saat aku dan Melodi sedang asyik berbicara tiba-tiba aku mendengar seorang laki-laki menyatakan cinta pada Melodi, hatiku seketika merasa sakit, aku emosi, marah dan tidak suka ada yang mendekati melodi. Ya tuhan apa aku cemburu, apalagi mendengar Melodi menolak laki-laki itu dan berkata sudah menyukai orang lain. Sesak rasanya nafas ini, Melodi sudah menyukai orang lain.


Aku pun mematikan percakapan kami saat Melodi akan mulai berbicara lagi. Aku masih perlu menenangkan hati ini, aku belum sanggup berbicara pada Melodi lagi.


Apa aku cemburu, apa aku memang telah jatuh cinta pada Melodi. Ya Tuhan ada apa dengan perasaan ku ini. Aku benar-benar bingung dan gelisah.


Aku pun memutuskan untuk tidak berbicara dengan Melodi sementara waktu. Aku benar-benar ingin mengetahui perasaan apa sebenarnya ini. Mana mungkin aku jatuh cinta pada seorang gadis hanya dengan mendengar suaranya tanpa pernah bertemu.

__ADS_1


Dua hari sudah aku tidak mengangkat telp dan tidak membalas SMS dari Melodi. Aku menyibukkan diri ku dengan pekerjaan di kantor karena memang ada projek baru buat perusahaanku yang harus segera di tangani sehingga aku dan para karyawanku terpaksa lembur selama dua hari ini.


Aku tampak kusut dan kucel karena benar-benar stress tapi bukan masalah pekerjaan, aku benar-benar tidak bisa melupakan Melodi, suaranya selalu terdengar di telinggaku meskipun saat aku sedang berusaha keras untuk melupakannya dengan menyibukkan diri pada pekerjaanku. Aku pasti sudah gilaa........


Sekarang aku sudah sadar dengan perasaanku bahwa aku sudah jatuh cinta, aku jatuh cinta pada Melodi kepribadiannya yang membuatku tertarik, kesedihannya yang membuatku terenyuh ingin melindungi. Aku jatuh cinta pada gadis yang bahkan tidak pernah ku temui, gadis yang hanya ku kenal dengar suara indahnya. Apakah ini namanya CINTA DALAM SUARA.


.


.


.


.


.


.


.


.

__ADS_1


.


Bersambung.....


__ADS_2