
namaku Adrian usia 28th seorang tentara pangkatku lumayan,aq seorang jomblo abadi begitu kata keluarga besarku
di kesatuan aq begitu di hormati karena kerja keras dan tangan dinginku membuat aq menjadi anak emas
tugas kali ini di pedalaman Kalimantan yang berbatasan dengan negara tetangga
hari ini hanya patroli rutin karena aq akan segera mutasi ke Jakarta.
tetapi semua kacau setelah bertemu dia...
gadis itu... siapapun dirimu ku mohon ingatlah sesuatu.....(sedih)
kamu tidak bisa begini terus...siapa kamu..kenapa bisa terluka...didalam hutan sendian.
pertanyaan yang tidak bisa terjawab hanya bisa memandang tubuhnya yang penuh luka
tapi ini baru permulaan untuk kekacauan besar.
orang tuaku sudah berbahagia karena aq akan pulang ke Jakarta,paling tidak buat kumpul.
__ADS_1
sebetulnya kenapa aq masih jomblo sampai hari ini gak pernah bisa ku jawab,kadang geli karena aq menikmati hidup sendiri tapi Abang dan orang rumah justru sibuk menjodohkan dengan gadis kenalan mereka yang membuatku sebal.
dibilang jelek juga tidak tinggi170 cm kulit sawo matang tampang gak kalah dengan Iksan tadore walau Indonesia asli aq menguasai 5 bahasa, S2 kesehatan tapi lebih memilih karier jadi tentara,karena cinta negeri ini.
ajudanku bernama Teo,asal Jawa dengan logatnya yang khas dan selalu pakai blangkon dengan alasan cinta budaya selalu bicara apa adanya malah kadang cablak yang membuat ny terlibat masalah namun begitu loyal pada pekerjaannya,dia sahabat terbaik ku.
dan anak buahku yang lain bernama Tigor asal Medan,keahlian berburu sangat mengagumkan makanya untuk kali ini aq mengajaknya
patroli,sebetulnya gak perlu aq sendiri yang turun tapi pagi ini sengaja untuk mengucapkan selamat tinggal kepada tempat yang sangat indah di pedalaman sekaligus mencari dedaunan obat karena hobi mengumpulkan herbal buat oleh-oleh dari pada beli..wkwkkk
ku kemasi barang bawaan dan meletakan di dalam mobil walau perjalan yang bisa di tempuh menggunakan mobil hanya 10km sisanya jalan kaki gak papa
SIAP..DAN jawab mereka serempak dengan gaya hormat ala upacara bendera
aq cuma senyum tipis melihat mereka dan mulai menaiki mobil hari ini Teo yang menyetir, perjalanan 2 jam menyusuri pegunungan sangat indah mencuci mata walau Medan berat ini bisa buat olah raga yang memacu adrenalin hingga sampai di desa di pedalaman
pak dah sampai dari sini kita jalan kaki kata Tigor
ok bawa semua jangan sampai ada yang ketinggalan sebab kemungkinan kita akan menginap di hutan kataku
__ADS_1
Jo panggilan ku untuk Teo..minta ijin tetua desa nitip mobil kataku
siap..Teo pun mengambil langkah seribu ke arah rumah kepala suku,karena kami sering kesini
sekarang waktu menunjukan jam 10:00wit kami pun berangkat masuk kedalam hutan
terus masuk semakin dalam
tak terasa waktu berjalan sangat cepat jam sudah menunjukan pukul 13 siang
dri istirahat dulu kata Jo capek nich
aq menoleh melihat Teo sudah selonjorkan kaki di bawah pohon,
lah...katanya masih sanggup 10 km lg kok dah nyerah kataku senyum
mas sarapannya kurang banyak makanya bensinnya ngedrob.wkkk..celoteh tigor
sopret..Lo gor...gua gigit jadi bakpao sambil Teo kipas kipas dengan blangkonya
__ADS_1