
Adi sedang sendirian di taman belakang duduk di bawah payung taman yang terbuat dari kayu,di temani kopi arabica tanpa gula dan cemilan dari pisang kesukaannya
Fani keluar dengan Susan,camelo belum pulang.terpaksa Adi sendirian
matahari mulai merangkak ke peraduan sinar yang tersisa menerpa tubuh Adi yang atletis.
di sruput nya kopi pelan pelan,masih segar ingatan Adi tadi malam ketika berbicara empat mata dengan camelo di ruang baca.
flash back
apakah sudah kamu pikir dengan masak untuk keluar dari rumah ini. camelo menatap Adi dengan wajah serius
ya Om,saya harus menyelesaikan tugas yang lain.dan sekarang kesehatan Fani sudah jauh membaik dia bisa saya tinggal.
apakah hubungan kalian hanya sebatas saudara,apakah kau tidak memiliki perasaan lain.
om..bercanda,kami memang sudah cukup lama bersama,tapi saya tidak mau ambil keuntungan dengan kondisi sekarang,Adi tertawa.
tapi ku lihat berbeda dengan Fani,anaku menganggap diri mu segala nya,apa tidak kau rasakan?
ahhh Adi mendesah,saya tau justru itu yang membuat saya takut,salah mengambil keputusan,jika suatu hari nanti ingatan nya kembali pasti dia tidak mengingat saya.
kau takut jatuh cinta Adi,camelo menekankan dengan pandangan yang tajam
Adi tersenyum,om bisa saja,niat saya tulus kok.
__ADS_1
aku tidak keberatan jika kau jadi menantuku,hatimu teruji tulus untuk Fani,tinggal hatimu menepuk bahu Adi dan meninggalkan nya sendirian termangu.
flash back off.
apa arti cinta,kata kata itu menghiasi hati Adi, sekarang ini mengingat ucapan camelo semalam, karena Adi belum pernah jatuh cinta sebelumnya.
duar...ha..ha... seseorang mengagetkannya dari belakang,kaget...ya..!!
Fani sudah berdiri dibelakang Adi dengan wajah riang,tanganya di kalungkan di leher Adi membuat Adi salah tingkah wajahnya memerah
de jangan gini ...malu di lihat orang
gak ada siapa-siapa kok...coba lihat...ha...ha
Fani begitu gembira sehingga menyandarkan kepalanya di bahu Adi
udah deh ...sana kamu mandi bau ah..
Adi berusaha melepaskan kalungan tangan Fani
di mandiin ya?ucapnya manja,
emang balita dimandiin,dah ahhh,Abang masuk dulu.
Adi bangkit berdiri meninggalkan Fani sendiri
__ADS_1
wajah cemberut terlihat jelas secepat kilat Fani berlari mengejar Adi dan melompat ke punggungnya
gendong.....!!! ha..ha..ha
sial Adi apes.. batu besar nepel di punggungnya kadang Fani seperti anak kecil minta gendong belakang.
pelayan pelayan yang melihat kejadian itu tersenyum cekikikan
benar benar serasi mereka layaknya pengantin baru.
sehabis mandi Fani memilih dress pink dengan bunga kecil rambut nya di gerai
Abang cantik kan...Fani dengan asik berputar putar seperti kipas angin
cantik kayak princess jawab Adi tersenyum
tanpa makeup Fani kelihatan sangat cantik
membuat Adi tidak jemu memandang apapun yang dikenakan tidak mengurangi penampilan nya.
tanpa sadar mereka diperhatikan sepasang mata tua dari jauh.
sudah saatnya kami istirahat dan engkau yang melanjutkan menjaga nya.
Adi dan Fani turun ke ruang makan,tetapi tangan Fani tidak juga melepaskan genggaman atas lengan Adi sehingga terasa melewati red karpet.
__ADS_1
udah dong lepasin sakit ah...Adi memohon
gak mau bilang dulu Abang punya ...pun 3x