
selesai menghabiskan sarapannya,Adi bersiap berangkat ke kantor mobilnya sudah disiapkan mang Udin sejak pagi,
Fani berlari kecil,bang...bang ...ada yang kelupaan...suaranya terdengar cempreng
otomatis membuat Adi menghentikan langkahnya dan membalikan badan, memandang tajam dan bingung berusaha mengingat barang bawaannya.
gak ada yang lupa kok....
ada...coba inget lagi....dengan tinggkah genit
sini tak bisikin
tangannya memberi isyarat agar Adi sedikit menurunkan tubuhnya.
cupp.....
ciuman manis di pipi Adi membuat nya terkejut.
dengan riang Fani membalikan tubuh dan berlari meninggalkan Adi yang masih terpaku seperti patung.
pulangnya jangan telat.....teriak Fani memasuki rumah.
mas...mas...jadi berangkat gak?
suara mang Ujang membuyarkan lamunannya
eh...iya....
Adi masuk ke dalam mobil.
mang Ujang melihat kejadian itu dengan geleng-geleng.
dasar anak muda jaman now umpatnya dalam hati.
di perjalanan Adi mengingat apa yang di lakukan Fani tadi pagi tanpa sadar tangganya mengelus pipi yang habis di cium Fani bibir tersenyum sendiri.
__ADS_1
di usianya yang hampir mencapai 30 an
Adi belum pernah dekat dengan perempuan,sejak patah hati waktu SMA dia menutup diri sikapnya acuh kepada wanita tapi Fani yang usianya baru memasuki 20an gadis muda ini mampu menggoyahkan kebekuan hati Adi, karena sebuah tragedi.
seandainya Fani tidak amnesia belum tentu sifatnya seperti anak-anak yang manja.
----------------
Fany mondar mandir di dalam lorong di lantai dua,sambil mengingat apa yang dikatakan mami dan dedy tadi pagi.
bang Adi ..gak boleh pergi ninggalin aku!!
di panggilnya mate tua mbok Ijah dengan suara cempreng membuat orang tua itu tergopoh-gopoh.
ada apa non.... jawabnya dengan napas tersengal-sengal.
sini mbok..aku mau tanya,
apa alesan yang membuat lelaki tidak meninggalkan perempuan?
mbok pikir ada apa,
pria tersebut tersebut pasti punya hubungan dekat dengan wanita , jawabnya singkat
hubungan seperti apa??
saudara seperti kakak dan adik,orang tua dan anak,suami istri contoh nya.
Fani mengangguk dan meninggalkan mbok Ijah sendiri,orang tua itu menatap majikan kecilnya sampai tidak terlihat di ujung lorong.
Fani memikirkan jawaban mbok Ijah barusan,
klo Kaka dan adik gak mungkin kita bukan saudara, orang tua dan anak juga tidak mungkin,klo suami istri...?!?
berarti aku harus menikah dengan bang Adi!!,
__ADS_1
aku pintar..akan ku minta bang Adi nikahin aku aja..kan bang Adi gak pernah nolak permintaan ku...memuji diri sendiri.
tapi klo mamy dan Dedy gak boleh gimana? ahhh...bingung...nanti di pikir belakangan.
Fany berjalan sambil melompat lompat seperti anak TK
membuat para pelayan geleng geleng kepala.
---------------------
jam. menunjukan pukul 5 sore,dengan dress bunga bunga warna kuning dengan bandana yang berhias bunga matahari Fany duduk di
teras rumahnya menunggu Adrian pulang kerja..
dia terus melihat jam tangannya,wajahnya terlihat gelisah.
jika sudah bosan Fani hilir mudik di teras dari ujung ke ujung.
tak berapa lama muncullah mobil Chevrolet warna hitam,yang menandakan Adi sudah pulang.
dengan senyuman manis disambut nya pemuda itu.
pemandangan seperti anak menyambut ayah pulang kantor....
bang Adi cape ya..di sambut dengan senyuman manis ala Fani.
Iya..di kantor lagi banyak kerjaan,kok tumben nunggu Abang
abis kangen gak ada temen.
kan banyak pelayan bisa nemenin main.
sama mereka gak seru,enak sama Abang Adi aja.
jawab Fani polos.
__ADS_1