
di usapnya kepala Fani sehingga rambutnya berantakan,
iiihhhh..kan berantakan rancau Fany kesal
malam ini Fany bobo lagi di kamar Abang,
gak papa malam ini Abang berangkat kok nunggu mama jemput.
-------------------------------
jantung Fany berdetak kuat melihat membereskan barang barangnya dimasukan ke dalam koper,harinya sangat sakit pria tersebut akan meninggalkan dirinya untuk pergi jauh dan tidak akan kembali.
please Abang.... jangan pergi... please....please mulutnya komat-kamit seperti membaca mantra.
Bu Ijah menggeleng kan kepalanya..non ayo duduk ada buah enak nich dah di kupasin mencoba merayunya.
langkahnya mendekati jendela terlihat mobil Alphard masuk ke pekarangan turun lah wanita paruh baya yang di sambut ramah oleh Carlos dan istrinya
tak lama Adrian pun turun dengan menyeret kopernya menyapa mamanya .
bagaimana sudah siap,ayo berangkat ajak Lilian kepada putranya,
tidak masuk dulu,terima kasih saya mengejar pesawat mungkin lain hari tersenyum
tidak akan aku berlama-lama di rumah iblis ini
__ADS_1
dimana Stefani ....tanya Lilian
ada di atas bersama mbok Ijah jawab Adrian sambil memasukan koper dan barang barang lain ke dalam bagasi mobil.
mereka semua bersalaman dengan gembira dan mesin mobil sudah di hidupkan Lilian memasuki mobil tiba tiba terdengar suara barang yang pecah
pyarrrr.....bruakkkk.....
aaaaa............teriak seseorang
bang Adi jangan pergi....jika Abang masuk mobil adek ikut....!!!
semua menoleh kearah suara itu yang terdengar dari lantai dua sesosok tubuh wanita memakai pakaian kuning melompat dari lantai dua
F....A.....N.....I...... berteriak bersamaan
ahhhhh.....sakit.....gadis itu berteriak....
cepat cepat Adi berlari memeluk nya.
Fani kenapa nekat begini....mana yang sakit ayo kita ke rumah sakit katanya panik.
gak perlu...ini bukan apa-apa jawabnya tersenyum sambil menangis
yang penting Abang jangan pernah pergi sebab Fani tidak kenal siapaun kecuali abang
__ADS_1
adek gak mau di tinggal sendirian
Abang belahan jiwa Fani dan Fani sayang Abang "kemudian pingsan
deg...Jedar.....jantung Adi terasa tertusuk rasanya nyeri sekali mematung mendengar pengakuan fani
wanita yang di tolongnya hidup bergantungy yang di anggap obyek tapi diri wanita itu menganggapnya subyek
menjadi begitu penting dan berarti membuat Adi malu pada diri sendiri.
seluruh yang ada di tempat itu tertegun mereka terhenyak dengan terjadi di depan nya dan masing-masing shock dengan keadann tersebut.lilian merangkul Susan yang menagis histeris.carlos menyuruh pelayan menyiapkan mobil
Adi membopong tubuh Fani dengan kedua tangannya bukan pemandangan yang menyenangkan
wajahnya diliputi perasaan yang kacau balau antara marah,bingung,sedih, kecewa danasilan tubuh Fani ke dalam mobil dan mengusir supir untuk pergi karena dia akan membawa Fani ke rumah sakit.
di ikuti anggota keluarga yang lain.
----------------------------------------------
RS merenia
dengan sigap perawat dan satpam yang melihat Adi membopong tubuh manusia menyediakan tempat untuk membaringkannya dan langsung di bawa masuk ruang UGD
maaf tuan anda hanya boleh mengantar sampai di sini silakan ke loket pendaftaran seorang perawat mengarahkan Adi kemudian masuk dan menutup pintu ruang UGD.
__ADS_1
Adi mengambil tempat duduk lemas dan tak lama semua keluarga datang,bagaimana keadaanya tanya Carlos khawatir
masih di tangani mereka minta ke loket pendaftaran,dengan sigap Carlos menyelesaikan pendaftaran.