cinta di ujung senja niat

cinta di ujung senja niat
sudah berlalu


__ADS_3

gimana keadaanya tanya pak Bandi atasan ku,


meyodorkan kopi


aku hanya diam menatap ruang UGD yang masih tertutup


poniah akan baik baik saja hibur Teo


gak di sangka akan jadi begini...kataku sedih


gak lama pintu UGD dibuka keluarga nona poniah


akupun berdiri menghampiri perawat dan mengajakku kedalam ruangan dokter


beberapa waktu kemudian aku keluar menghapiri Teo dan pak Bandi dan menjelaskan keadaan poniah uang harus di rawat karena pembuluh darahnya kemungkinan pecah karena situasi tertekan,


dan mengajak mereka pulang sekaligus membereskan barang.


satu Minggu berlalu setelah kejadian itu poniah juga membaik dan dokter memperbolehkan nya pulang,tapi aku tidak membawanya pulang ke rumah tapi ke hotel dekat bandara rencananya besok pagi kami ke Jakarta.


nak kenapa poniah gak diajak beres beres tanya Bu marlin mate ku


tidak...takut trauma klo di sini jadi saya tinggal di hotel,lagian dia minum obat akan tidur sampai besok pagi jawabku


saya akan merindukan kalian katanya

__ADS_1


sama Bu..saya terimakasih sudah bantu merawat poniah menjabat tangan Bu marlin


poniah beruntung memiliki pria yang begitu mencintai nya saya doakan hubungan kalian langgeng. ucapnya senyum


ibu salah sangka...saya tidak ada hubungan..kataku menyanggah


sitttttt....jari telunjuk Bu marlin ditempelkan di mulutku..


jangan bicara begitu,hati tidak bisa di bohongi,tatapan matamu tidak bisa bohong,akuilah....senyum


di dalam hotel kupandangi poniah yang tidur ku ingat ucapan Bu marlin


apakah benar aku mencintaimu PONIAH?


pertanyaan yang aku sendiri gak bisa jawab.


bisa di sisinya melihatnya tersenyum aku sudah senang.


sekarang secara agama poniah istriku


tapi aku tidak tega mengambil kesempatan kala dia tidak tau siapa dirinya


dan tidak tau arti cinta


aku cuma mau dia bangun dari tidur panjangnya dan mulai hidup baru.

__ADS_1


setelah hari itu atasanku mempercepat proses mutasi ku dan aku diberikan cuti cukup panjang untuk mengurus poniah di rumah sakit


besok hari baru hidup baru di kota baru aku bisa perkenalkan poniah sebagai istri.


setelah perjalanan dengan pesawat kami tiba di bandara Soetta jam tiga sore.


dilanjutkan dengan taxi


aku menelepon teman untuk janji bertemu di senayan


Abang kita mau kemana kok gak sampai sampai ? tanya poniah


pulang kerumah de..sekarang kerjaan Abang pindah ke Jakarta jawabku


bang kotanya gede banyak mobil..jalanya kelak kelok klo gak inget bisa kesasar,Ade takut..katanya


kan ada Abang ...Ade gak usah takut merakul poniah dan mencium rambutnya.


pengantin baru ya..pak, sapa sopir taxi


iya..senyumku.


sampai plaza Senayan aku menelepon teman untuk bertemu di tempat parkir


gak berapa lama pria ganteng tinggi semampai berpenampilan elegan menghampiri Adrian mereka terlihat akrab dan masuk ke dalam taxi

__ADS_1


Kuningan pak kata pria itu kepada supir taksi


mobil pun melaju di jalan padat Jakarta


__ADS_2