cinta di ujung senja niat

cinta di ujung senja niat
memalukan


__ADS_3

kekacauan demi kekacauan yang di timbulkan poniah pelan pelan berangsur hilang setelah aku memilih bibi marlin,wanita tua itu begitu sabar mengajari poniah selayaknya wanita dewasa,sebulan sudah terlewati dan waktu aku harus pindah ke Jakarta semangkin dekat,aq bingung apakah harus membawa poniah juga tapi jika di tinggal di Samarinda dia tidak punya siapapun.


sekarang poniah sudah bisa membaca dan menulis, memasak,beres beres rumah dan bonus seterika baju walau setengah dari bajuku sudah di buat berlubang dan yang lain kelunturan,gak papa asal dia bisa melakukan nya dengan baik


segelas kopi juga beberapa potong pisang goreng tersaji di meja aku lihat dia bisa tersenyum senyum nonton acara komedi di TV seperti ini senang rasanya.


senyumnya manis juga ternyata, tanpa sadar aku memperhatikan gerak tubuhnya


lamunanku buyar setelah mendengar ketokan pintu


tok...tok...tok... assalamu'alaikum


poniah memandang kearah pintu dia akan bangkit tapi kularang


biar Abang aja de yang buka pintunya..jawabku beranjak


sebetulnya aku malu sejak tadi memandangi poniah secara diam-diam


waalaikum salam....pintu ku buka


kagetnya ada banyak orang di luar sana laki-laki dan perempuan lebih dari dua puluh orang

__ADS_1


dan pak RT yang memimpin mereka


ada apa pak RT kok banyak orang? tanyaku bingung


dah gak usah kebanyakan alesan bawa aja keduanya ke bale RT kata salah seorang dari mereka


iya nich bikin maksiat di kampung aja suara yang lain


pak RT mengangkat tangan kanannya dan warga pun diam


nak Adrian selamat malam maaf menggangu saya mendapat laporan dari warga katanya ada wanita yang tinggal bersama dengan denga anda disini tanya pak RT imam tampangnya serius tidak seperti biasa ramah


oh..itu ada pak jawab ku


tanya RT imam


aku terdiam memang aku tidak punya hubungan apapun dengan poniah,tapi di situasi begini jika salah bicara bisa di gebukin orang kampung


kerabat jauh pak jawabku


kenapa tidak lapor ke saya begini aja kayaknya kita bisa ke bale RT untuk menjelaskan semua tolong saudaranya perempuan nya di bawa kata RT

__ADS_1


gak bisa saya saja pak yang ikut pak tanyaku


tidak jawab RT tegas


akupun memanggil poniah sekalian kusuruh membawa hp yang kuletakan dimeja sebelah kopiku


poniah menghampiriku dan memandang aneh banyak orang di luar badanya mulai bergetar ketakutan,aku sadar dia tidak siap dengan situasi begini, karena situasi yang kualami juga sama tapi aku harus lebih kuat


aku menelepon Teo dan pak subandi atasanku untuk membantu


Ade jangan takut pegang tangan Abang pintaku


kugandeng tangannya yang sedingin es, mengikuti pak RT dan orang banyak yang berseru mengumpat mengatai kami pasangan mesum


di bale RT ada pak RW juga juga sahabatku Teo dan pak Subandi atasanku mereka mempersilahkan kami duduk dan mengintrogasi


nak Adrian saya tau anda aparat tapi yang anda lakukan itu tindakan asusila karena tinggal dengan perempuan yang di aku kerabat tetapi keseharian seperti suami istri,ada beberapa yang melihat anda memeluk wanita ini dan menciumnya,


saya bertanya apakah anda sudah menikah dengan dia menunjuk kearah poniah yang pucat pasi ketakutan tanya RT


saya bisa menjelaskan semua dan mulai menceritakan tentang poniah kepada pak RT

__ADS_1


Teo ikut mengklarifikasi keadaan tersebut


tetapi warga tidak terima kami diaggap pasangan mesum mereka mulai berteriak-teriak kawinin aja


__ADS_2