
wanita tua itu tertegun mematung dalam pikirannya benarkah yang kulihat nona Fani anak bos yang hilang ,tapi benar benar pinang di belah dua cuma gaya pakaian yang beda
"aku harus cari tau ..tidak boleh kehilangan" katanya di tinggalkan keranjang belanja dan berhambur ke arah kasir,sempat ia mengamati sekeliling mencari wanita yang tadi bertabrakan dengan nya,dan pandanganya tertuju di kasir satu dimana wanita itu sudah mau beranjak pergi bersama belanjaanya.
Mak Ijah mengikuti wanita tersebut dari jauh ,memastikan dugaanya.
poniah berjalan santai mendorong belanjaanya ke arah lobby ,tidak sadar jika di perhatikan dari jauh.
perhatian poniah tertuju pada laki laki berseragam perwira AD berwarna hijau tua bercelana hijau tua dengan bunga melati kuncup tiga buah di bahunya terlihat juga atribut di dadanya terlihat seorang perwira dengan pangkat yang cukup tinggi di usia yang masih muda yang sedang menjawab telepon menghadap ke arah pintu masuk tidak memperhatikan kedatangan poniah
" Abang Adi dah lama nunggu...ya?"sapa poniah memeluk dari belakang dengan manja
pria itu kaget tersenyum,
"sutt.."meletakan tangan di bibir nya untuk menunjukan jika pria tersebut sedang menjawab telepon penting
poniah mengangguk mengerti.
setelah telpon berakhir Adrian memandang poniah tersenyum
" Abang mau bawa ade ke satu tempat" katanya mengandeng tangan poniah
__ADS_1
dan menyuruh supir nya memasukan belanjaan ke mobil
"kemana" tanya poniah
"R A H A S I A" tersenyum nakal
Adrian menggandeng tangan poniah menyusuri kios di dalam mall dan berhenti di toko perhiasan dan masuk kedalamnya.
"dulu waktu nikahin Ade di Samarinda Abang belum kasi mas kawin, sekarang Abang bayar janji abang," kataku
poniah tertegun selama ini dia tidak pernah mendapat hadiah dari Adrian selain di belikan baju.
Adrian membuka kotak itu di hadapan poniah
"cantiknya..bang ini buat saya bang" tanya poniah
Adrian mengangguk. poniah minta tolong di bantu memakai perhiasan tersebut setelah selesai mereka meninggalkan toko tersebut keluar mall xx
Mak Ijah yang dari tadi mengikuti mereka tertegun melihat nona nya dengan pria perwira tersebut lamunan nya buyar ketika di kagetkan mang Sardi.
sardi" Mak mana belanjaanya"
__ADS_1
Ijah" eh...kodok..loncat..bikin kaget aja
sardi " lihat apa..?"
Ijah " non Fani"
sardi " Mak jangan bercanda "(Sardi kesal)
Ijah " serius, ama cowok,ke arah parkiran,ayo kita kejar( menarik tangan Sardi)
sardi bingung tapi tetap mengikuti Mak Ijah ke arah parkiran.
Ijah " lihat itu ,Mak gak bohong (menunjuk ke arah poniah dan Ardi yang memasuki. mobil)dan segera meninggalkan parkiran
Ijah "ayo Sardi kita kejar!!"
mobil Ardi melewati Mak ijah dan Sardi meninggalkan mall xx
Mak Ijah kesal pada Sardi karena tidak cepat cepat akhirnya kehilangan mereka
sekarang tinggal Sardi. yang tertegun membatu melihat pemandangan tersebut.
__ADS_1