
pun...pun bangun Adi berbisik di telingaq puniah lembut sudah beberapa hari lewat sejak dia memutuskan merawat pun di rumah keluarga camelo
eehhhh... seperti nya pun masih di dunia mimpi,suaranya mengegam seperti kucing kecil mendekur, wajahnya sudah terlihat kemerahan kesehatan nya membaik alat medis yang terpasang sudah di lepaskan dosis obat tidurnya juga di kurangi.
sangat berbeda sebelum kedatangan Adi,tapi untuk bergerak sangat kesulitan Adi harus menyuapinya sebelum berangkat ke kantor dan sepulangnya karena pun tidak mau makan dari tangan siapapun,melihat pelayan yang baru di lihatnya akan membuat nya histeris dan pingsan
Adi sangat kelelahan mengurus bayinya persis setahun yang lalu di Kalimantan dia harus memulai dari nol untuk memulihkan kondisi mental dan fisik.
untungnya sekarang banyak tenaga yang siap 24jam di sisi nya
pun...Abang mau jalan-jalan,mau ikut gak? rayunya sebab sleeping beauty gak mau bangun.
hari ini ia berencana memperkenalkan Anggota keluarga camelo
perlahan pun membuka mata
mau...jawabnya lirih
bangun dong nanti Abang kasi permen lollipop yang gede,senyunya manis seperti gula.
pun berusaha duduk sesaat kemudian menyikap selimut untuk turun dari tempat tidur di bantu Adi dan berdiri, sayangnya tubuh pun terlalu lemah sehingga ambruk menabrak dada Adi yang bidang, secepat kilat ditangkap nya tubuh pun maka mereka berpelukan.
__ADS_1
pelan pelan gak usah ke buru..buru..pesan Adi dengan sabar
setelah beberapa waktu di lepaskan ya pelukanya dan mulai mundur satu meter tapi tangannya masih memegang tangan pun.
ayo melangkah pelan pelan jangan takut!!
pun mengangguk dan menyeret kakinya ke arah Adi
bagus.. bagus..gadis pintar.. tersenyum
setiap Adi di rumah pasti mengajarkan pun berjalan dan melakukan latihan fisik lainya,tetapi jika Adi ke kantor tidak ada siapapun yang menemaninya sehingga pun terkurung sendiri di kamar.
tapi hari ini Adi menuntun pun keluar kamar dengan berjalan sendiri,dan menuruni tangga menuju ruang makan.
betapa terkejutnya Susan dan Carlos akan hasdiah yang diberikan Adi pagi ini membuat seisi ruang makan tegang seperti ada bom yang akan meledak.
ayo...bisakan..pun pintar..sambil menuntun puniah yang berjalan seperti robot.
Carlos dan Susan berdiri di kursi masing masing menunggu apa yang akan terjadi dada mereka sesak antara senang dan takut melihat hari sebelumnya.
melihat banyak orang di ruang makan pun berhenti badanya gemetar menandakan ketakutan dan memberhentikan langkahnya.
__ADS_1
kenapa..kok berhenti mereka keluarga mereka sayang pun Adi meyakinkan tapi pun menggeleng ketakutan dan bersembunyi di balik tubuh Adi.
ada Abang disini jangan takut nanti klo mereka jahat Abang yang hukum ya.
Adi meyakinkan dengan memeluknya dan berbisik di telinga pun, karena tau kondisi pun yang ketakutan.
pun mengumpulkan tenaga dan mulai melangkah lagi ke arah meja makan, di ujung meja dia berdiri memegang meja nafasnya tersengal-sengal menunjukan satu perjuangan yang di lakukan untuk sampai ke meja makan.
dengan sigap pelayan memberikan kursi agar pun bisa duduk.
dengan susah payah berusaha duduk dengan nyaman.
beberapa saat kemudian Adi bawakan piring berisi makanan sendok dan segelas air putih di letakan di hadapan puniah,
de..makan sendiri ya!
Adi mengambil kursi lain duduk dan mulai sarapan,dengan tidak memperdulikan puniah
Carlos mengegam tangan terlihat agak marah tapi Susan menggeleng kepala memberi tanda untuk tidak ikut campur.
mereka mulai sarapan dengan keadaan yang berbeda benar benar keluarga sempurna (pandangan author)
__ADS_1