
nanti kita akan bicarakan lagi, saatnya belum tepat ujar Adi dengan malas.
gak bisa...kami gak mau buat kesalahan yang sama.
bagaimanapun Fany adalah putri kami satu-satu nya, jelaskan Carlos agak marah
adipun mendesah dan mulai menceritakan kejadian hari itu.
Carlos termenung,kemudian menarik nafas panjang
aku akan menikahkan kalian secara resmi dalam bulan ini,tidak ada penolakan,kamu cukup menjaga Fany di sini semua kami yang urus,Susan pun mengangguk setuju.
tapi......Adi berusaha protes
carlos memeluk Adi dan berbisik saya percaya padamu kemudian melepaskan dan tersenyum
kami akan pulang soal kebutuhanmu akan di kirim .
keduanya meninggalkan kamar itu.
di koridor rumah sakit Susan berusaha mengejar langkah suaminya
Dedy ...tolong jelaskan ke mamy rencana apa yang akan Dedy lakukan jangan membuat momy khawatir.
Susan mengikuti langkah Carlos dan menarik lengannya
mamy tenang aja,Dedy gak akan berbuat kejahatan kok,tugas momy urus persiapan pernikahan mereka cukup.
__ADS_1
Dedy....gak coment atau marah kan?
Carlos pun berhenti dan memandangi wajah Susan yang khawatir
pernahkah Fany memperkenalkan yang lebih baik dari Adi ?dan pernahkan ada laki laki lain di samping Fany yang setulus Adi terus kenapa mamy susah hati sambil tersenyum kemudian tertawa riang
aku sudah mendapatkan berlian ..ha...ha...ha
Susan bengong mendengar penuturan suaminya.
di bangsal perawatan
Adi terlihat lesu pandangannya sayu menatap keluar jendela
Abang kenapa,kok wajahnya seperti kue lepet,apa soal tadi yang aku bilang ke Dady.
tanya Fany yang asik memainkan remote tv
kan udah terjadi,dan bang Adi juga berkomitmen kan terus masalahnya dimana,kita kan cuma gak sekamar tok karena takut sama Dady.
emang Abang Adi pernah bahas hal itu,enggak kan, berarti Abang yang enggak komitmen,sebab mengganggap nya tidak pernah terjadi,
jedarrrr....kepala ku seperti di benturkan tembok,kupandangi wajah Fany yang polos hingga kami saling bertatapan
tapi....ucap ku dengan berat hati
karena aku amnesia itu yang Abang khawatirkan
__ADS_1
,kita jangan berfikir terlalu jauh ke depan,nikmati apa yang ada sebab hidup adalah anugrah jawab Fany dengan senyuman
kalaupun suatu hari nanti ingatan ku kembali paling tidak Abang sudah ada di sisiku menjadi seorang yang sangat penting, apa yang berubah aku tetap aku.
aku benar-benar kalah telak
baiklah aku akan mempertimbangkanya,tapi Fany tidak akan menyesal dengan pilihan ini
justru yang akan menyesal Abang,karena masih sanggup gak ngimbangi daun muda!!
ha...ha...ha mengacak acak rambut adi
mau coba rupanya sambil mengelitik pinggang Fany
rumah keluarga Subrata
di ruang keluarga empat orang duduk berhadapan dengan suasana yang tegang
Carlos bersama Susan orang tua Stefani dan Johan serta Lilian orang tua Adrian
kedatangan kami ingin membahas masalah pernikahan antara Adi dan putri kami dalam suasana yang tidak menyenangkan
memang perkenalan kita di awali dengan hal yang tidak menyenangkan Carlos membuka kata.
kami sendiri juga tidak bisa menolak karena sudah terjadi dan putra kami sendiri tidak membantah atau menolak jawab Johan dingin
saya akan memberikan 5 % saham Carlos grub kepada Adrian sebagai hadiah pernikahan sekaligus rasa terimakasih atas pengorbanan yang dilakukan buat putri kami.
__ADS_1
Johan memandang Carlos dan tersenyum,aku juga akan memberi 5% saham kepada cucu kami jika lahir nantinya sambil tertawa.
suasana yang canggung berubah lumer mereka mulai membahas persiapan pernikahan yang akan di laksanakan